Soal Pretest PPG Penjas Untuk Materi Profesional

Soal Pretest PPG Penjas Untuk Materi Profesional – Hai sobat bloggers, kali ini kita akan membahas contoh soal latihan pretest PPG Penjas untuk materi profesional. Soal yang akan bloggers berikan mengacu pada kisi-kisi Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) sebagai hasil evaluasi akhir para peserta PPG, baik untuk kompetensi pedagogik maupun profesional.

Untuk soal dan pembahasan kompetensi pedagogik yang akan bloggers bahas kali ini disusun untuk menilai dan mengevaluasi kemampuan peserta PPG dalam (1) merencanakan pembelajaran yang mendidik, (2) merancang penilaian, menilai, dan mengevaluasi pembelajaran dan (3) mengadaptasi dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berikut bloggers sajikan beberapa contoh soal latihan pretest PPG Penjas untuk materi profesional

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 31

Indikator Essensial

Mampu menjelaskan pengertian pemanduan bakat dalam olahraga

Soal

31. Hakikat guru melakukan pemanduan bakat olahraga adalah untuk:

A. Menciptakan atlet hebat

B. Memperkirakan potensi prestasi Anak

C. Memandu anak dalam berolahraga

D. Memilih siswa untuk ekstrakurikuler olahraga

E. Mencari atlet

Kunci Jawaban

Kunci: B

Pembahasan

Untuk menjadi atlet berprestasi diperlukan kerja keras dan waktu berlatih yang lama. Jika seseorang pada hakekatnya tidak memiliki bakat, makan usahanya selama dan sebesar itu tidak akan optimal. Oleh sebab itu, pemanduan bakat di usia dini menjadi sangat penting. Di sinilah peran guru pendidikan jasmani dalam mengenali dan memilih atalet yang memiliki kemampuan. Tujuan pemanduan bakat adalah untuk memperkirakan seberapa besar bakat seseorang untuk berpeluang berprestasi tinggi di kemudian hari.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 32

Indikator Essensial

Mampu menguraikan aspek-aspek dalam pemanduan bakat olahraga

Soal

32. Aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pemanduan bakat adalah:

A. Anatomis dan fi siologis

B. Tinggi badan, keterampilan olahraga, status gizi

C. Status gizi dan makanan

D. Biologis, biomotor, fi siologis

E. Psikologi dan tingkat emosi

Kunci Jawaban

Kunci: D

Pembahasan

Atlet yang berkemampuan tinggi mempunyai profil biologis yang spesifik, kemampuan biomotor yang tinggi dan sifat fisiologis yang kuat. Oleh sebab itu, faktor-faktor ini merupakan hal penting dalam pemanduan bakat dan harus diperhatikan oleh guru pendidikan jasmani.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 33

Indikator Essensial

Mampu menguraikan fungsi otot dan tulang dalam hubungannya dengan aktivitas gerak penjas dan olahraga

Soal

33. Seorang pemain menggenggam raket dengan kencang. Otot yang bekerja untuk menggengam raket tersebut mengalami kontraksi:

A. Isotonik

B. Isometrik

C. Eksentrik

D. Fleksi

E. Ekstensi

Kunci Jawaban

Kunci: B

Pembahasan

Kontraksi Isotonik: Dalam kegiatan olahraga salah satu contoh nyata kontraksi isotonik adalah ketika

lengan seseorang mengangkat dumble. Untuk mengangkat dumble dari posisi lengan lurus menjadi

lengan di tekuk, otot biceps brachii berkontraksi dalam pola kerja isotonik. Isotonik diartikan sebagai pola kontraksi yang berpegang pada tonusnya tetap, sebaliknya panjang ukuran oto berubah/memendek. Kontraksi isotonik juga disebut kontraksi otot kontraksi konsentris atau dinamis. Secara anatomis otot biceps brachii berlokasi di lengan atas anterior. Otot ini mempunyai origo di tulang scapula. Tepatnya adalah di proseseus coracoideus dan supra glenoidalis scapula. Sedang intersisnya ada di tulang radius (tuberositas radial). Ketika berkontraksi isotonik maka lengan bawah akan terangkat ke atas atau fl eksi lengan terjadi.

Baca Juga  Soal Latihan Pretest PPG Materi Pedagogik Nomer 11 - 15

Kontraksi Isometrik: Dalam olahraga, menggemgam raket tenis merupakn salah satu contoh kontraksi iso metrik otot lengan bawah. Pada saat ini otot lengan bekerja mampertahankan agar raket tidak lepas. Musculus fl eksor digitorum superfi cialis dan profondus adalah otot yang berlokasi dibagian anterior lengan bawah. Keduanya memiliki origo di tulang humerus, ulna dan radius (didaerah siku), sedangkan insersinya ada pada basic phalangea I dan II. Dalam memegang raket tenis, otot ini mula- mula berkontraksi secara isotonik yang menghasilkan fl eksi pada jari-jari tangan. Selanjutnya otot ini berkontraksi isometrik yang menghasilkan dipertahankannya fl eksi jari-jari untuk menggemgam gagang raket. Disebut isometrik di ambil dari istilah Iso yang artinya ”tetap” dan metric yang mengambarkan ”ukuran”. Kontraksi Isometrik adalah kontraksi dimana otot tidak mengalami perubahan ukuran.

Kontraksi Eksentrik: Ketika lengan mengangkat sebuah dumbel merupakan contoh nyata kontraksi isotonik, maka jika dumbel diturunkan kembali otot biceps brachii mengalami kontraksi eksentrik Untuk dapat turun secara perlahan atau lengan kembali ekstensi, maka otot biceps brachii harus bekerja dalam pola kerja eksentrik. Disebut eksentrik sebab serabut-serabut otot bergeser keluar dari pusat/centranya.

Kontraksi Isokinetik: Dasar Pola Isokinetik adalah Pola Isokinetik, yakni otot mengalami pemendekan. Perbedaan yang nyata adalah

1. Bila kontrakasi isotonik setiap lintasan gerak otot menanggung beban yang sama, pada kontraksi

isokinetik beban yang ditanggung tidak sama.

2. Bila pada kontraksi isotonik kecepatan dalam menempuk lintasan gerak tidak rata, pada kontraksi

isokinetik kecepatan dalam menempuh jarak lintasan adalah rata.

Kontraksi Plyometrik: Pada dasar pola plyometrik adalah pola isotonik, yakni otot mengalami pemendekan ke arah pusat sarcomere dengan didahului tarikan pemanjangan. Dalam kegiatan olahraga kontraksi ini diwujudkan dalam kerja yang meledak (melempar, meloncat). Disebut plyometrik dari istilah piyo dan metrik. Piyo berartiberlapis-lapis, sedangkan metrik artinya ukuran panjang.sehingga plyometrik artinya suatu kontraksi yang mempunyai lapisan-lapisan kecepatan gerak pada setiap perubahan ukuran panjang.Artinya dalam berkontraksi kecepatan antara meter pertama,kedua adan seterusnya ditempuh dengan yang makin pendek(tidak sama).

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 34

Indikator Essensial

Mampu menguraikan fungsi sendi dalam hubungannya dengan aktivitas gerak penjas dan olahraga

Soal

34. Dasar-dasar fi sika yang digunakan dalam biomekanika adalah:

A. Kekuatan, panas, cahaya

B. Keseimbangan, gerak, gaya

C. Gravitasi, pendulum, elektromagnetik

D. Temperatur, gaya, periode

E. Massa, gaya, pengungkit

Kunci Jawaban

Kunci: B

Pembahasan

Dasar-dasar biomekanika ditunjang oleh fisika. Fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat dan fenomena alam dan seluruh interaksi yang terjadi di dalamnya. Kajian filsafat meliputipanas, bunyi, cahaya, kesimbangan, gerak, gaya. Dasar fisika yang digunakan dalam biomekanika adalah keseimbangan, gerak, dan gaya.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 35

Indikator Essensial

Mampu menjelaskan pengertian kinesiologi/biomekanika dalam olahraga

Soal

35. Ilmu-ilmu yang menunjang biomekanika:

A. Matematika, biologi, kinesiologi

B. Biologi, mekanika, motorik

C. Mekanika terapan,biologi, fi siologi

D. Kimia, fi sika, matematika

E. Biomotorik

Kunci Jawaban

Kunci: C

Pembahasan

Biomekanika didefinisikan sebagai bidang ilmu aplikasi mekanika pada system biologi. Biomekanika merupakan kombinasi antara disiplin ilmu mekanika terapan dan ilmu-ilmu biologi dan fisiologi. Biomekanika menyangkut tubuh manusia dan hampir semua tubuh mahluk hidup. Dalam biomekanika prinsip-prinsip mekanika dipakai dalam penyusunan konsep, analisis, disain dan pengembangan peralatan dan sistem dalam biologi dan kedokteran. Mekanika adalah salah satu cabang ilmu dari bidang ilmu fisika yang mempelajari gerakan dan perubahan bentuk suatu materi yang diakibatkan oleh gangguan mekanik yang disebut gaya. Mekanika adalah cabang ilmu yang tertua dari semua cabang ilmu dalam fisika. Sedangkan, mekanika teknik atau disebut juga denagn mekanika terapan adalah ilmu yang mempelajari peneraapan dari prinsip-prinpsip mekanika. Mekanika terapan mempelajari analisis dan disain dari sistem mekanik.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 36

Indikator Essensial

Mampu menguraikan aspek mekanika gerak dalam menghasilkan gerak yang efektif dan efisien

Soal

36. Biomekanika penting untuk dipelajari, karena:

A. Meningkatkan stamina atlet dalam waktu singkat

B. Memungkinkan pembelajaran pendidikan jasmani lebih bermakna

C. Mencetak juara secara cepat dan hemat biaya

D. Mengembangkan gerak dasar olahraga yang lebih efi sien dan efektif

E. Gerak dalam olahraga sulit untuk dipahami

Kunci Jawaban

Kunci: D

Pembahasan

Biomekanika erat kaitanya dengan ilmu keolahragaan sehingga, biomekanika memiliki fungsi penting

Baca Juga  Contoh Soal Pretest PPG PGSD Muatan IPA

bagi guru pendidikan jasmani dan pelatih olahraga, dalam hal ini fungsi dan kegunaan biomekanika bagi guru pendidikan jasmani dan pelatih olahraga menurut Arma Abdulah ( 1994 : 202 ) dijelaskan bahwa;

(1) pemahaman biomekanika akan menghasilkan peningkatan pengetahuan tentang kerumitan fungsi anatomis – fisiologi – dan mekanika dari tubuh manusia dan akan membantu meniadakan kesalahan yang dilakukan guru dalam proses belajar mengajar keterampilan, sehingga dapat meningkatkan perkembangan unjuk kerja keterampilan khusus lebih cepat dan sempurna;

(2) pengetahuan biomekanika juga penting bagi atlet karena ia akan menyadari kekeliruan untuk mencoba meniru gaya atlet lain karena gaya tersebut memberikan keberhasilan bagi atlet tersebut, sehingga atlet harus mengembangkan gayanya sendiri, sebab pada umumnya tidak ada dua manusia yang sama dalam karakteristik jasmani, sepertikekuatan otot, kelentukan, tipe tubuh dan begitupula karakteristik psikologis. Dengan demikian pada penyampaian yang kedua dapat gigunakan oleh para pelatih olahraga untuk mengenal karakteristik dan kemampuan atlet, sehingga memiliki cara untuk mengembangkan kemampuan dan prestasi atlet. Secara garis besar fungsi dan kegunaan biomekanika pada guru pendidikan jasmani maupun pelatih olahraga, yakni;

a. Memberikan dasar ilmu pengetahuan untuk mengambil keputusan berkenaan dengan keterampilan dan gerak dasar pada olahraga.

b. Sebagai dasar untuk memperoleh jawaban tentang masalah dalam unjuk kerja (Praktek) olahraga.

c. Pirinsip serta asasnya dipakai dalam meberikan assasment dan koreksi terhadap unjuk kerja yang

dilakukan oleh peserta didik/atlet.

d. Mampu dalam mengembangkan gerak dasar olahraga yang lebih efi sien dan efi sien.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 37

Indikator Essensial

Mampu menguraikan faktor yang mempengaruhi mekanika gerak dalam olahraga

Soal

37. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi gaya eksternal (external force) dalam mekanika

gerak manusia, kecuali:

A. Daya tarik bumi

B. Gesekan

C. Gaya reaksi dari tanah

D. Tahanan udara

E. Kontraksi otot

Kunci Jawaban

Kunci: E

Pembahasan

Dalam aktivitas olahraga gaya berasal dari dua sumber, yaitu gaya internal (internal force) dan gaya

eksternal (external force). Internal force diciptakan dari dalam tubuh seseorang akibat hasil kontraksi antara otot-otot yang melakukan aktivitas tarik menarik melalui tendon kemudian tendon memberi isyarat kontraksi kepada tulang yang menghasilkan suatu gerakan atau tahanan, sedangkan external force adalah suatu gaya yang tercipta karena adanya pengaruh dari faktor gravitasi, gaya reaksi dari tanah, gesekan, tahanan udara dalam berbagai aktivitas pada cabang olahraga yang menghasilkan suatu gaya dorongan atau tarikan.

Soal Pretest PPG Penjas Untuk Materi Profesional

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 38

Indikator Essensial

Mampu menjelaskan fungsi organ jantung, paru dan organ lain dalam proses kardiovaskular

Soal

38. Di bawah ini adalah organ-organ yang menjadi sistem utama kardiovaskular:

A. Paru-paru, jantung, pembuluh darah

B. Jantung, tulang, otot

C. Ligamen, paru-paru, usus kecil

D. Pembuluh darah, jantung, persendian

E. Darah, jantung, ginjal

Kunci Jawaban

Kunci: A

Pembahasan

Sistem peredaran darah manusia memiliki tiga komponen penting yang masing-masingnya saling

berkaitan. Tiga komponen ini mengatur jalannya pengangkutan dan penerimaan kembali darah ke dan dari seluruh tubuh.

Berikut merupakan tiga komponen utama sistem sirkulasi darah manusia.

(1) Jantung: Sel darah diproduksi dalam sumsum tulang. Nah, jantung adalah organ paling vital dalam sistem peredaran darah yang fungsinya memompa dan menerima darah ke seluruh tubuh. Letak jantung ada di antara paru-paru. Tepatnya di tengah dada, di bagian belakang kiri tulang dada. Ukuran jantung kira-kira sedikit lebih besar dari kepalan tangan Anda, yakni sekitar 200-425 gram. Jantung Anda terdiri atas empat ruang, yakni serambi (atrium) kiri dan kanan serta bilik (ventrikel) kiri dan kanan. Jantung memiliki empat katup yang memisahkan keempat ruang tersebut. Katup jantung berfungsi menjaga aliran darah mengalir ke arah yang benar. Katup ini termasuk katup trikuspid, mitral, paru, dan aorta. Setiap katup memiliki fl aps, yang disebut leafl et atau cusp, yang membuka dan menutup sekali setiap jantung Anda berdetak.

(2) Pembuluh darah adalah pipa elastis yang menjadi bagian dari sistem sirkulasi darah. Pembuluh berfungsi untuk membawa darah dari jantung ke bagian tubuh lain atau sebaliknya.

Ada tiga pembuluh darah utama yang terdapat di jantung, yaitu:

• Arteri, membawa darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke bagian tubuh lainnya. Arteri memiliki dinding yang cukup elastis sehingga mampu menjaga tekanan darah tetap konsisten.

Baca Juga  Jawaban Masalah Sosial di Sekitar Kita

• Vena, pembuluh darah yang satu ini membawa darah yang miskin oksigen dari seluruh tubuh untuk kembali ke jantung. Dibandingkan dengan arteri, vena memiliki dinding pembuluh yang lebih tipis.

• Kapiler, pembuluh darah ini bertugas untuk menghubungkan arteri terkecil dengan vena terkecil.

Dindingnya sangat tipis sehingga memungkinkan pembuluh darah untuk bertukar senyawa dengan jaringan sekitarnya, sepertikarbon dioksida, air, oksigen, limbah, dan nutrisi.

(3) Darah: Tubuh manusia rata-rata mengandung sekitar 4-5 liter darah. Darah berfungsi untuk mengangkut nutrisi, oksigen, hormon, dan berbagai zat lainnya dari dan ke seluruh tubuh Anda. Tanpa darah, bisa dipastikan oksigen dan sari makanan akan sulit disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh.

Darah terdiri atas beberapa komponen, yaitu:

• Plasma darah. Plasma darah mengisi sekitar 55-60 persen dari volume darah dalam tubuh. Tugas uta ma plasma darah adalah mengangkut sel-sel darah untuk kemudian diedarkan ke seluruh tubuh bersama nutrisi, hasil limbah tubuh, antibodi, protein pembekuan darah, dan bahan ki mia, seperti hormon dan protein yang bertugas untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

• Sel darah merah (eritrosit). Sel darah merah bertugas membawa oksigen dari paru-paru untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sel darah ini juga bertugas mengangkut kembali karbon dioksida dari seluruh tubuh ke paru-paru untuk dikeluarkan.

• Sel darah putih (leukosit). Meski memiliki jumlah yang lebih sedikit dibanding sel darah merah, sel darah putih mengemban tugas yang tak main-main. Sel darah putih bertanggung jawab untuk melawan infeksi virus, bakteri, dan jamur yang memicu perkembangan penyakit. Hal ini disebabkan karena sel darah putih memproduksi antibodi yang akan membantu memerangi zat asing tersebut.  Keping darah (trombosit). Trombosit memiliki peran penting proses pembekuan darah (koagulasi) saat tubuh terluka. Tepatnya, trombosit akan membentuk sumbatan bersama benang fi brin guna menghentikan perdarahan sekaligus merangsang pertumbuhan jaringan baru di area luka.

Soal Pretest PPG Penjas Untuk Materi Profesional

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 39

Indikator Essensial

Mampu menguraikan tentang sistem energi dalam hubungan aktivitas gerak dan olahraga

Soal

39. Pemecahan Adenosin Triposfat (ATP) menjadi Adenosin Diposfat (ADP) + Posfat inorganic (Pi) dalam otot akan menghasilkan:

A. Daya tahan

B. Cidera otot

C. Energi

D. Oksigen

E. Kelelahan

Kunci Jawaban

Kunci: C

Pembahasan

Energi yang dihasilkan dari proses oksidasi bahan makanan tidak dapat secara langsung digunakan untuk proses kontraksi otot atau proses-proses yang lainnya. Energi ini terlebih dahulu diubah menjadi senyawa kimia berenergi tinggi, yaitu Adenosine Tri Phosphate (ATP). ATP yang terbentuk kemudian diangkut ke setiap bagian sel yang memerlukan energi. Adapun proses biologis yang menggunakan ATP sebagai sumber enereginya antara lain: proses biosintesis, transportasi ion-ion secara aktif melalui membran sel, kontraksi otot, konduksi saraf dan sekresi kelenjar. Apabila ATP pecah menjadi Adenosine Diposphate (ADP) dan Phosphate inorganic (Pi), maka sejumlah energi akan dilepaskan. Energi inilah yang akan gunakan untuk kontraksi otot dan proses-proses biologi lainnya.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 40

Indikator Essensial

Mampu menguraikan aspek kecemasan,

dan stress dalam hubungan dengan

aktivitas penjas dan olahraga

Soal

40. Jika mengalami tekanan psikis ketika sedang bertanding, anak akan berpotensi untuk mengalami:

A. Peningkatan konsentrasi

B. Penurunan kecemasan

C. Peningkatan kecemasan

D. Peningkatan stamina

E. Penurunan emosi

Kunci Jawaban

Kunci: C

Pembahasan

Gejala- gejala rasa cemas dan stress dalam pertandingan misalnya rasa cemas, rasa khawatir, ketegangan, kebingungan, kurang atau hilang konsentrasi, dan rasa percaya diri yang menurun suatu pertandingan.

Demikian tadi pembahasan Soal Pretest PPG Penjas Untuk Materi Profesional yang dapat bloggers sajikan, untuk contoh lainnya, sobat dapat membacanya pada artikel-artikel lain yang ada di bloggers.

Contoh Soal Pretest PPG Penjas Materi Profesional Nomer 21 – 30

Soal Latihan Pretest PPG Penjas Materi Pedagogik nomer 16 – 20

Latihan Soal Pretest PPG Penjas Materi Pedagogik nomer 11 – 15

Soal Pretest PPG Pedagogik Penjas Materi Pedagogik nomer 6 – 10

Latihan Pretest PPG Pedagogik Penjas Materi Pedagogik nomer 1-5

Semoga dapat bermanfaat bagi sobat semuanya yang sedang mempersiapkan diri menghadapi pretest PPG dalam Jabatan. dan semoga mendapatkan hasil yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.