Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda

Bacaan Sistem tanam paksa Pemerintah Kolonial Belanda beserta kunci jawaban yang terdapat pada materi Kelas 5 Tema 7 subtema 1 pembelajaran 3 akan kita bahas kali ini ya Sobat Bloggers. Materi ini adalah lanjutan dari materi peristiwa-peristiwa pada masa Pemerintahan Kolonial Inggris pada pembelajaran sebelumnya. Apakah sobat sudah pernah mengetahui bagaimana sistem tanam paksa Pemerintahan Kolonial Belanda? Supaya Sobat dapat lebih memahaminya, mari kita simak materinya bersama-sama.

Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda Kelas 5 Tema 7 Halaman 30

Ayo Membaca

Bacalah bacaan berikut dengan nyaring!

Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda

Pada masa kepemimpinan Johanes Van Den Bosch, Belanda memperkenalkan sistem tanam paksa. Sistem tanam paksa pertama kali diperkenalkan di Jawa dan dikembangkan di daerah-daerah lain di luar Jawa. Di Sumatra Barat, sistem tanam paksa dimulai sejak tahun 1847. Saat itu, penduduk yang telah lama menanam kopi secara bebas dipaksa menanam kopi untuk diserahkan kepada pemerintah kolonial. Sistem yang hampir sama juga dilaksanakan di tempat lain seperti Minahasa, Lampung, dan Palembang. Kopi merupakan tanaman utama di Sumatra Barat dan Minahasa. Adapun lada merupakan tanaman utama di Lampung dan Palembang. Di Minahasa, kebijakan yang sama kemudian juga berlaku pada tanaman kelapa.

Baca Juga  Latihan Soal PAT Matematika Kelas 8

Pelaksanaan tanam paksa banyak terjadi penyimpangan, di antaranya sebagai berikut.

c Kelas 5 pembelajaran 3 subtema 1 tema 7
Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda

1. Jatah tanah untuk tanaman ekspor melebihi seperlima tanah garapan, apalagi jika tanahnya subur.

2. Rakyat lebih banyak mencurahkan perhatian, tenaga, dan waktunya untuk tanaman ekspor sehingga banyak yang tidak sempat mengerjakan sawah dan ladang sendiri.

3. Rakyat yang tidak memiliki tanah harus bekerja melebihi 1/5 tahun.

4. Waktu pelaksanaan tanam paksa ternyata melebihi waktu tanam padi (tiga bulan) sebab tanaman-tanaman perkebunan memerlukan perawatan terus-menerus.

5. Setiap kelebihan hasil panen dari jumlah pajak yang harus dibayarkan kembali kepada rakyat ternyata tidak dikembalikan kepada rakyat.

6. Kegagalan panen tanaman wajib menjadi tanggung jawab rakyat/petani.

Adanya penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan tanam paksa membawa akibat yang memberatkan rakyat Indonesia. Akibat penyimpangan pelaksanaan tanam paksa tersebut antara lain: banyak tanah terbengkalai sehingga panen gagal, rakyat makin menderita, wabah penyakit merajalela, bahaya kelaparan melanda Cirebon dan memaksa rakyat mengungsi ke daerah lain untuk menyelamatkan diri. Kelaparan hebat juga terjadi di Grobogan yang mengakibatkan banyak kematian sehingga jumlah penduduk menurun tajam.

Edward Douwes Dekker
Edward Douwes Dekker

Tanam paksa yang diterapkan Belanda di Indonesia ternyata mengakibatkan aksi penentangan. Berkat adanya kecaman dari berbagai pihak, akhirnya pemerintah Belanda menghapus tanam paksa secara bertahap. Salah satu tokoh Belanda yang menentang sistem tanam paksa adalah Douwes Dekker dengan nama samaran Multatuli.

Dia menentang tanam paksa dengan mengarang buku berjudul Max Havelaar. Edward Douwes Dekker mengajukan tuntutan kepada pemerintah kolonial Belanda untuk lebih memperhatikan kehidupan bangsa Indonesia karena kejayaan negeri Belanda itu merupakan hasil tetesan keringat rakyat Indonesia. Dia mengusulkan langkah-langkah untuk membalas budi baik bangsa Indonesia. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut.

Baca Juga  Bacaan Sistem Irigasi Subak, Materi Kelas 5

a. Pendidikan (edukasi).

b. Membangun saluran pengairan (irigasi).

c. Memindahkan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya (transmigrasi).

Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda Kelas 5 Tema 7 Halaman 32

Ayo Berlatih

Ayo, temukan kosakata baku dan kata serapan pada bacaan yang berjudul “Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda”.

Kemudian, carilah arti katanya. Kamu dapat mencarinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi.

Perhatikan cara-cara menggunakan kamus berikut.

1. Pilihlah sebuah kata dari daftar kosakata barumu, misalnya: pilar.

2. Bukalah kamusmu. Carilah daftar kata-kata yang dimulai dengan huruf awal “p”. Ingat, setiap kata pada kamus selalu diurutkan berdasarkan urutan abjad.

3. Dalam daftar kata yang berhuruf awal “p”, carilah daftar kata yang dimulai dengan “pi”.

4. Carilah daftar kata yang dimulai dengan “pil”. Kata pilar akan kamu temukan di antara kata-kata itu. Selamat mencari.

Jawaban Kosakata baku dan kosakata tidak baku pada bacaan sistem tanam paksa Pemerintah Kolonial Belanda.
Jawaban kosakata baku dan kosakata tidak baku pada bacaan sistem tanam paksa Pemerintah Kolonial Belanda.
Kosakata baku dan kosakata tidak baku pada bacaan sistem tanam paksa Pemerintah Kolonial Belanda.

Jawaban:

Kosakata BacaanKosakata pada Bacaan
Kosakata BakuArti Kata
WajibHarus dilakukan
KolonialPenjajah
PemerintahOrang atau lembaga yang mengatur tata laksana suatu negara
EksporMengirim atau  menjual barang ke luar negeri
PanenPemungutan hasil pertanian
PetaniOrang berusaha atau berkegiatan mengolah tanah untuk diambil hasilnya
RakyatOrang yang berada di suatu negara dan diakui keberadaannya oleh pemerintah
EdukasiPendidikan
IrigasiPengairan

Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda Kelas 5 Tema 7 Halaman 33

Ayo Menulis

Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!

Informasi penting dalam bacaan Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda Kelas 5 Tema 7
Informasi penting dalam bacaan Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda
1. Apakah tanam paksa itu?

Jawaban: Sistem yang memaksa rakyat menanam komoditas tertentu dengan peraturan tertentu.

Baca Juga  Jawaban Aktivitas 6.4 IPA Kelas 10 Halaman 139
2. Siapakah yang menerapkan tanam paksa?

Jawaban: Pemerintah kolonial Belanda.

3. Di manakah tanam paksa dilaksanakan?

Jawaban: Tanam paksa dilaksanakan di Pulau Jawa, Sumatra Barat, Minahasa, Lampung, dan Palembang

4. Bagaimana tanam paksa dilaksanakan?

Jawaban: Sistem tanam paksa dimulai sejak tahun 1847, ketika penduduk yang telah lama menanam kopi secara bebas dipaksa menanam kopi untuk diserahkan kepada pemerintah kolonial.

5. Apa akibat tanam paksa?

Jawaban: Akibat penyimpangan pelaksanaan tanam paksa antara lain: banyak tanah yang terbengkalai sehingga panen gagal; rakyat makin menderita; wabah penyakit merajalela; bahaya kelaparan di Cirebon yang memaksa rakyat mengungsi ke daerah lain untuk menyelamatkan diri; kelaparan hebat di Grobogan sehingga banyak terjadi kematian dan menyebabkan jumlah penduduk menurun tajam.

6. Siapakah penentang tanam paksa?

Jawaban: Penentang tanam paksa: rakyat Indonesia dan Douwes Dekker.

Demikian materi tentang sistem tanam paksa Pemerintahan Kolonial Belanda. Selanjutnya, kita akan mempelajari materi tentang peristiwa perlawanan terhadap Portugis yang masih ada pada materi pembelajaran 3, subtema 1, tema 7.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *