Latihan Pretest PPG Pedagogik Penjas

Latihan Soal Pretest PPG Penjas Materi Pedagogik

Latihan Soal Pretest PPG Penjas Materi Pedagogik – Hai sobat bloggers, kali ini kita akan membahas contoh contoh soal latihan pretest PPG Penjas untutuk materi pedagogik. Soal yang akan bloggers berikan mengacu pada kisi-kisi Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) sebagai hasil evaluasi akhir para peserta PPG, baik untuk kompetensi pedagogik maupun profesional.

Untuk soal dan pembahasan kompetensi pedagogik yang akan bloggers bahas kali ini disusun untuk menilai dan mengevaluasi kemampuan peserta PPG dalam (1) merencanakan pembelajaran yang mendidik, (2) merancang penilaian, menilai, dan mengevaluasi pembelajaran dan (3) mengadaptasi dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berikut bloggers sajikan beberapa contoh soal latihan pretest PPG Penjas untuk materi pedagogik

Latihan Soal Pretest PPG Penjas Materi Pedagogik

Indikator Essensial

Menetapkan penilaian, dan evaluasi pembelajaran PJOK

Soal

11. Dalam melakukan penilaian tentang sikap fairplay yang terjadi dalam suatu pertandingan dapat dirumuskan suatu tugas dengan kata kerja di bawah ini.

A. Menyusun

B. Menghargai

C. Menganalisis

D. Bekerjasama

E. Mentoleransi

Kunci Jawaban

Jawaban : C

Pembahasan

Tujuan pendidikan dibagi ke dalam 3 domain, yaitu:

1. Kogniti f, berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, penger

ti an, dan keterampilan berpikir.

2. Afekti f, berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap,

apresiasi, dan cara penyesuaian diri.

3. Psikomotor, berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan

tangan, mengetik, berenang, dan mengoperasikan mesin.

Dalam taksonomi Bloom, kata kerja yang merefl eksikan ranah afektif adalah menerima, menanyakan,

menjawab, partisipasi, menerima, dll. Sedangkan menganalisis termasuk dalam ranah kogntif.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 12

Indikator Essensial

Melaksanakan penilaian otentik-holistik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam PJOK melalui pendekatan proses yang baik.

Soal

12. Rubrik dapat digunakan untuk membantu peserta didik mengukur sejauhmana kompetensi yang dimiliki dan dapat digunakan sebagai bagian dari perbaikan pembelajaran. Salah satu tujuan rubrik seperti yang digunakan siswa tersebut bisa berfungsi untuk:

Baca Juga  Soal Latihan Pretes PPG Guru Penjas Materi Profesional

A. Memotivasi

B. Menghakimi

C. Menentukan peringkat

D. Kelengkapan administrasi

E. Syarat sertifikasi

Kunci Jawaban

Jawaban : A

Pembahasan

Tujuan dari penilaian rubrik yaitu siswa diharapkan secara jelas memahami dasar penilaian yang akan digunakan untuk mengukur suatu kinerja siswa. Kedua pihak (guru dan siswa) akan mempunyai pedoman bersama yang jelas tentang tuntutan kinerja yang diharapkan. Rubrik diharapkan pula dapat menjadi pendorong atau motivator bagi siswa dalam proses pembelajaran.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 13

Indikator Essensial

Melaksanakan penilaian otentik holistik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam PJOK dengan berdasar pada kegunaan dan tujuan penilain

Soal

13. Guru akan mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan keterampilan motoriknya. Untuk itu guru dapat melakukan drengan menggunakan:

A. Rubrik

B. Tes tertulis

C. Tes komputer

D. Tes keterampilan dan pengukuran

E. Tes lisan

Kunci Jawaban

Jawaban : D

Pembahasan

Kegunaan Tes dan Pengukuran

(1) Menentukan Status: di dalam pendidikan adalah yang harus

diperhati kan adalah perkembangan anak, maka seharusnya pembina atau guru olahraga mengetahui

sampai di mana perkembagan itu terjadi. Untuk itu harus dilakukan pengukuran agar diketahui

status pada suatu saat ataupun dari waktu ke waktu.

(2) Klasifi kasi: di sekolah biasanya klasifi kasi

keolahragaan berdasarkan ti ngkat kelas bukan berdasarkan kemampuan atau keterampilan anak. Kalau

dipandang dari sudut kematangan jasmaniahnya atau ketangkasan mereka itu berbeda. Oleh karena

itu pengelompokan hendaknya berdasarkan kemampuan umum ketangkasan dan diatur sesuai dengan

kemajuan pembelajarannya.

(3) Diagnosa dan Bimbingan: bimbingan dimaksudkan supaya seti ap anak

memperoleh jalan di dalam menghadapi kesukaran-kesukaran yang dialami. Bimbingan mengharuskan

adanya evaluasi tentang kapasitas dan kemampuan anak sehingga proses pengajaran dapat disesuaikan

dengan kebutuhan anak.

(4) Moti vasi: Achievement score/nilai dalam keolahragaan dapat menjadi

perangsang bagi anak untuk berlati h lebih giat.

(5) Perbaikan mengajar: testi ng dan evaluasi adalah

suatu bagian dari pengajaran mempunyai tempat yang tepat dalam program pengajaran. Tes harus

ditempatkan pada bagian yang sudah dirancang pada tujuan pembelajaran sebelumnya sehingga nilai

tes tersebut dapat digunakan sesuai dengan tujuan dari bahan pembelajaran yang disajikan.

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 14

Indikator Essensial

Menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK

Soal

14. Ketika guru melakukan penilaian dengan memberikan cara siswa melakukan penilaian diri sendiri

dalam proses pembelajaran, maka hal tersebut memenuhi salah satu prinsip:

A. Penilaian untuk pembelajaran

B. Penilaian hasil pembelajaran

C. Evaluasi

D. Pembelajaran

Baca Juga  Contoh Soal Pretest PPG Untuk Penjas Materi Profesional

E. Penilaian rapor

Kunci Jawaban

Jawaban : A

Pembahasan

Beberapa prinsip penilaian sebagai bagian dari pembelajaran yaitu:

(1) Penilaian menentukan bagaimana siswa belajar. Proses pembelajaran harus ada dalam pikiran guru dan siswa ketika penilaian direncanakan dan ketika buktiatau keterangan ditafsirkan. Siswa perlu menyadari tentang bagaimana pembelajaran mereka. Penilaian untuk belajar berpusat pada praktik dalam ruang kelas. Aktivitas-aktivitas guru dan siswa yang dilakukan dalam kelas dapat diuraikan sebagai suatu penilaian. Dalam hal ini, tugas dan pertanyaan yang mendorong siswa untuk mempertunjukkan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman mereka. Apa yang siswa katakan dan lakukan kemudian diamatidan ditafsirkan, dan membuat penetapan tentang bagaimana pembelajaran dapat diperbaiki. Proses penilaian ini merupakan bagian esensial dari praktik dalam kelas setiap hari dan melibatkan guru dan siswa dalam refl eksi, dialog dan membuat keputusan.

(2) Penilaian merupakan kunci keterampilan profesional untuk guru. Guru memerlukan pengetahuan dan keterampilan profesional untuk merencanakan penilaian, mengamatipembelajaran, menganalisis dan menafsirkan keterangan pembelajaran, memberikan umpan balik untuk siswa dan membantu siswa dalam penilaian diri sendiri. Guru harus dibantu dalam mengembangkan keterampilan-keterampilan sepertiitu melalui pengembangan profesional secara kontinu. Umpan balik merupakan prinsip yang sangat krusial dalam penilaian untuk belajar, oleh karena itu umpan balik harus sensitif dan konstuktif karena sembarangan penilaian mempunyai emotional impact. Guru harus menyadari dan mengerti bahwa pengaruh komentar yang diberikan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan antusiasme siswa, sehingga harus disusun secara konstuktif dalam bentuk umpan balik yang diberikan. Komentar-komentar tersebut difokuskan pada pekerjaan daripada persoalan pribadi mereka dan disusun secara konstruktif untuk pembelajaran dan motivasi.

(3) Penilaian untuk belajar harus mempromosikan komitmen tujuan pembelajaran dan membagi pemahaman tentang kriteria dengan mereka yang dinilai Untuk berlangsungnya pembelajaran yang efektif, siswa perlu memahami apa yang mereka sedang berusaha untuk mencapainya. Pemahaman dan komitmen siswa merupakan bagian dalam memutuskan tujuan dan mengidentifi kasi kriteria untuk menaksir kemajuan. Mengkomunikasikan kriteria penilaian dengan mereka dalam suatu diskusi yang menggunakan istilah yang mereka dapat pahami, memberikan contoh tentang bagaimana kriteria dapat dijumpai dalam praktik dan melibatkan siswa dalam self-assessment.

(4) Penilaian harus menolong pembelajar untuk mengetahui bagaimana memperbaiki belajarnya. Siswa-siswa memerlukan informasi dan petunjuk untuk merencanakan langkah-langkah belajar mereka berikutnya. Guru harus menunjukkan dengan tepat kekuatan siswa dan menasehati bagaimana cara mengembangkannya, menjelaskan kelemahan dan bagaimana cara mereka mengatasinya, dan menyediakan kesempatan siswa untuk memperbaiki pekerjaan mereka.

(5) Penilaian mengakui semua capaian prestasi pendidikan yang diraih oleh siswa. Penilaian untuk belajar harus digunakan untuk memberi kesempatan lebih banyak pada semua siswa untuk belajar dalam semua aktivitas bidang pendidikan. Di samping itu, harus memungkinkan mencapai prestasi yang terbaik dan menghargai serta mengakui usaha mereka. Berdasarkan prinsip nilai untuk belajar tersebut di atas, tampak bahwa guru dan siswa memainkan peran yang utama dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran dalam kelas. Guru diarahkan agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang profesional dalam mengajar, sedangkan siswa-siswa diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajarnya dengan melibatkan mereka dalam penilaian melalui self-assessment, sehingga kualitas proses dan produk pembelajaran menjadi lebih baik.

Baca Juga  Jawaban Buku Tema 2 Halaman 32 Kelas 1

Soal Pretest PPG Penjas Nomer 15

Indikator Essensial

Penerapan pendekatan Saintifik dalam pembelajaran PJOK

Soal

15. Seorang guru pendidikan jasmani meminta siswa melakukan pengamatan video suatu Pertandingan

sepakbola dari sisi bagaimana pemain menerapkan taktiknya. Kegiatan ini dapat disebut sebagai pendekatan saintifi k dengan cara:

A. Eksperimentasi

B. Mengamati

C. Mengomunikasi

D. Menalar

E. Mempresetasikan

Kunci Jawaban

Jawaban : B

Pembahasan

Pedekatan saintifi k dapat dilakukan dengan mengamati, menanya, menalar, mengokumnikasikan, melakukan eksperimentasi. Untuk kegiatan mengamati, dapat disebut sebagai proses mengenal objek melalui penggunaan indra yang dimiliki, misalnya dengan melihat/menonton, mendengarkan, dan membaca. Sehingga peserta didik akan memperoleh konsep awal dan menemukan permasalahan-permasalahan dalam materi yang akan dipelajari. Proses ini juga menyebabkan peserta didik memahami obyek secara nyata, senang, tertantang, dan memudahkan pelaksanaan proses pembelajaran selanjutnya.

Contoh kegiatan mengamatidalam pembelajaran materi pokok sepak bola:

• Mencari dan membaca informasi variasi dan kombinasi teknik teknik permainan sepak bola (mengumpan, mengontrol, menggiring, posisi, dan menembak bola ke gawang) dari berbagai sumber media cetak atau elektronik. Proses pengamatan ini dapat dilakukan sebelum atau sesudah pembelajaran.

• Mengamatipertandingan sepak bola secara langsung dan atau di TV/Video dan membuat catatan

tentang variasi dan kombinasi teknik dasar (mengumpan, mengontrol, menggiring, dan menembak bola ke gawang) dan membuat catatan hasil pengamatan, atau Bermain sepak bola dan yang lainnya mengamatipertandingan tersebut, dan membuat catatan tentang kekuatan dan kelemahan variasi dan kombinasi (mengumpan, mengontrol, menggiring, posisi, dan menembak bola ke gawang) yang dilakukan oleh temannya selama bermain

Demikian tadi pembahasan Soal Pretest PPG Penjas yang dapat bloggers sajikan, untuk contoh lainnya, sobat dapat membacanya pada artikel-artikel lain yang ada di bloggers.

Soal Pretest PPG Pedagogik Penjas nomer 6 – 10

Latihan Pretest PPG Pedagogik Penjas nomer 1-5

Semoga dapat bermanfaat bagi sobat semuanya yang sedang mempersiapkan diri menghadapi pretest PPG dalam Jabatan. dan semoga mendapatkan hasil yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *