Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 9 BAB 1 Halaman 47

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 9 BAB 1 Halaman 47

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 9 BAB 1 Halaman 47 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang jawaban Uji Kompetensi BAB 1 IPA kelas 9 semester 1 halaman 47 yang terdiri dari pilihan ganda dan uraian. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang sistem reproduksi pada manusia.

Uji Kompetensi IPA Kelas 9 BAB 1 Halaman 47

Pilihan Ganda

1. Bagian testis yang berperan dalam produksi sperma dan hormon testosteron disebut ….

A. epididimis
B. vas deferens
C. vesikula seminalis
D. tubulus seminiferus

2. Pasangan antara bagian alat reproduksi laki-laki dan fungsinya berikut ini yang benar adalah ….

A. skrotum berfungsi sebagai pembungkus testis
B. tubulus seminiferus berfungsi sebagai saluran tempat keluarnya sperma
C. uretra berfungsi sebagai tempat pematangan sperma
D. vas deferens berfungsi sebagai tempat produksi sperma

3. Pernyataan yang benar terkait dengan jumlah kromosom spermatogonium dan spermatozoa adalah ….

A. spermatogonium bersifat diploid, spermatozoa bersifat haploid
B. spermatogonium bersifat haploid, spermatozoa bersifat diploid
C. spermatogonium bersifat diploid, spermatozoa bersifat diploid
D. spermatogonium bersifat haploid, spermatozoa bersifat haploid

4. Ovarium adalah tempat terjadinya ….

A. fertilisasi
B. implantasi
C. pematangan ovum
D. perkembangan bayi

5. Pernyataan yang benar mengenai oogenesis adalah ….

A. oogenesis dimulai sejak bayi dilahirkan
B. hasil akhir oogenesis adalah satu ovum dan tiga badan polar
C. badan polar merupakan hasil pembelahan oosit sekunder secara meiosis
D. ketika bayi perempuan lahir proses pembentukan sel telur sampai pada fase pembentukan oosit primer

6. Tahap oogenesis pada bayi perempuan yang baru lahir telah sampai pada fase ….

A. ootid
B. oogonium
C. oosit primer
D. oosit sekunder

7. Hormon yang memicu berkembangnya folikel dan penebalan dinding rahim secara berturut-turut adalah ….

A. LH dan FSH
B. LH dan estrogen
C. FSH dan progesteron
D. estrogen dan progesteron

8. Berikut ini yang langsung terbentuk setelah proses fertilisasi adalah ….

A. janin
B. zigot
C. embrio
D. plasenta

9. Proses meluruhnya sel-sel epitel yang menyusun dinding rahim disebut ….

A. ovulasi
B. fertilisasi
C. implantasi
D. menstruasi

10. Perhatikan ciri penyakit berikut ini!

1. Disebabkan oleh Treponema pallidum
2. Biasanya menyerang daerah sekitar kelamin
3. Gejala awal berupa borok pada tempat masuknya bakteri

Baca Juga  Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 129

Ciri-ciri penyakit di atas dimiliki oleh orang yang menderita penyakit ….

A. sifilis
B. gonore
C. HIV/AIDS
D. herpes simplex genitalis

Uraian

  1. Jelaskan proses terjadinya menstruasi dan hormon yang berperan!
  2. Uterus atau rahim merupakan bagian dari sistem reproduksi pada mamalia. Sebutkan salah satu fungsi uterus!
  3. Bagaimanakah cara penularan HIV/AIDS? Jelaskan pula cara pencegahan agar tidak tertular HIV/AIDS!
  4. Lengkapilah skema proses spermatogenesis berikut ini!
Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 9 BAB 1 Halaman 47
  1. Saat ovum mengalami pembuahan, zigot yang dihasilkan akan berkembang dan menempel pada dinding endometrium yang sudah menebal. Oleh karena itu, ketebalan endometrium harus dipertahankan selama kehamilan. Jelaskan mekanisme hormonal untuk mempertebal dan mempertahankan ketebalan dinding endometrium!

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 9 BAB 1 Halaman 47

Pilihan Ganda

  1. D. tubulus seminiferus
  2. A. skrotum berfungsi sebagai pembungkus testis
  3. A. spermatogonium bersifat diploid, spermatozoa bersifat haploid
  4. C. pematangan ovum
  5. D. ketika bayi perempuan lahir proses pembentukan sel telur sampai pada fasepembentukan oosit primer

  1. C. oosit primer
  2. C. FSH dan progesteron
  3. B. zigot
  4. D. menstruasi
  5. A. sifilis

Uraian

  1. Proses terjadinya menstruasi dan hormon yang berperan:
    a. Fase pra ovulasi adalah fase sejak hari pertama menstruasi terjadi dan hormon perangsang FSH mengalami peningkatan serta melepaskan zat kimia atau hormon pelepas gonadotropin (GnRH)
    b. Fase ovulasi adalah fase kedua yang terjadi sejak menstruasi hari pertama, akan terjadi peningkatan hormon estrogen atau hormon FSH.
    c. Fase luteal adalah fase kedua yang dimulai sejak fase ovulasi, yaitu folikel melepas sel telur agar bergerak ke tuba falopi.
    d. Fase menstruasi adalah fase ketika dinding rahim meluruh karena tidak terjadi pembuahan sel telur yang disebabkan oleh penurunan hormon progesteron.
  2. Uterus atau rahim merupakan bagian dari sistem reproduksi pada mamalia. Salah satu fungsi dari uterus atau rahim yaitu sebagai tempat berkembangnya sel telur yang sudah dibuahi.
  3. Cara penularan HIV/AIDS dapat terjadi melalui kontak cairan tubuh (darah dan sperma) dengan penderita HIV/AIDS. Adapun cara mencegah HIV/AIDS dapat dilakukan dengan cara menggunakan jarum suntik sekali pakai, menghindari kontak dengan penderita HIV/AIDS, dan menghindari seks bebas.

  1. Skema proses spermatogenesis (urut dari atas ke bawah) :
    a. Spermatogonium (diploid/2n)
    b. Pembelahan mitosis
    c. Spermatosit primer (diploid)
    d. Pembelahan meiosis 1
    e. Spermatosit sekunder (haploid)
    f. Pembelahan meiosis 2
    g. Spermatid (haploid)
    h. Berdiferensiasi
    i. Sel sperma (haploid)
  2. Saat ovum mengalami pembuahan, zigot yang dihasilkan akan berkembang dan menempel pada dinding endometrium yang sudah menebal. Oleh karena itu, ketebalan endometrium harus dipertahankan selama kehamilan. Ketebalan endometrium dipengaruhi hormon progesteron. Semakin tinggi hormon progesteron maka dinding rahim akan semakin tebal, namun jika hormon progesteron rendah maka dinding rahim akan meluruh dan terjadilah menstruasi.
Baca Juga  Jawaban Pengayaan IPA Kelas 10 Halaman 74

Tahukah Kamu

  1. Hormon testosteron memiliki banyak fungsi, antara lain: mengatur perkembangan dan fungsi alat reproduksi laki-laki, serta mengatur perkembangan ciri-ciri reproduksi sekunder. Perkembangan reproduksi sekunder ditandai dengan tumbuhnya rambut pada daerah tertentu, meningkatnya aktivitas kelenjar minyak dan keringat dalam kulit, suara yang lebih besar, otot yang lebih kuat, serta dada yang lebih bidang. Meningkatnya aktivitas kelenjar minyak dan keringat pada masa pubertas dapat memicu munculnya jerawat dan bau badan.
  2. Pada laki-laki tertentu yang berumur sekitar 50 tahun, kelenjar prostat dapat mengalami pembesaran, dari ukuran sebesar buah kemiri menjadi seukuran buah jeruk lemon atau yang dikenal Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). BPH merupakan kelainan yang menyebabkan saluran uretra menjadi kecil dan sulit untuk mengeluarkan urine. BPH berbeda dengan kanker prostat. Pada umumnya kanker prostat berkembang di bagian luar dari kelenjar prostat, sedangkan pada BPH yang berkembang adalah bagian dalam kelenjar prostat.
  3. Tahukah kamu fungsi lain dari hormon estrogen dan progesteron? Hormon estrogen dan progesteron berperan mengatur siklus menstruasi. Hormon ini juga mengatur perkembangan ciri-ciri reproduksi sekunder pada perempuan. Ciri reproduksi sekunder tersebut antara lain, semakin besarnya pinggul, tumbuhnya rambut pada bagian tertentu, berkembangnya payudara, semakin aktifnya kelenjar minyak, dan kelenjar keringat yang dapat memicu munculnya jerawat.

  1. Tahukah kamu bahwa selaput dara merupakan selaput tipis yang tersusun atas pembuluh darah? Selaput dara tersebut dapat robek karena aktivitas yang membahayakan. Oleh sebab itu, kepada para perempuan selalu berhati-hatilah agar selaput daramu tidak rusak, dengan cara tidak melakukan aktivitas yang membahayakan! Mungkin saat ini kamu bertanya-tanya mengapa Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan selaput dara kepada kaum perempuan? Tentunya Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan selaput dara kepada kaum perempuan bukan tanpa tujuan. Tujuan utama dari penciptaan selaput dara adalah agar perempuan dapat menjaga diri untuk tidak melakukan aktivitas yang membahayakan terutama dari perbuatan tercela yang melanggar norma sosial dan agama.
  2. Tingginya sisa metabolisme hormon luteinizing hormone (LH) pada urine digunakan sebagai bahan uji atau tes untuk mengetahui waktu terjadi ovulasi. Alat tes untuk mengetahui waktu ovulasi tersebut mengandung suatu jenis antibodi monoklonal yang dapat menimbulkan perubahan warna ketika bereaksi dengan zat sisa metabolisme hormon LH.
Baca Juga  Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 8 BAB 1 Halaman 66

Rangkuman

  1. Pembelahan mitosis merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk. Jika sel induk memiliki kromosom 2n (diploid), maka jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan juga 2n (diploid).
  2. Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anakan yang memiliki kromosom haploid (n) yang berasal dari sel induk diploid (2n).
  3. Sistem reproduksi pada laki-laki tersusun atas penis dan skrotum yang termasuk alat reproduksi luar; testis, epididimis, vas deferens, uretra, kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper yang termasuk alat reproduksi dalam.
  4. Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma yang terjadi di dalam tubulus seminiferus. Kumpulan tubulus inilah yang membentuk testis.
  5. Proses pembentukan sperma bermula dari sel induk sperma atau spermatogonium yang bersifat diploid (2n). Selanjutnya, sel spermatogonium mengalami pembelahan secara mitosis maupun meiosis dan mengalami diferensiasi atau perkembangan sehingga terbentuk sel sperma atau spermatozoa yang memiliki ekor dan bersifat haploid (n).

  1. Alat reproduksi perempuan dapat dibedakan menjadi alat reproduksi luar yang terdiri atas vulva dan labium serta alat reproduksi dalam yang terdiri atas ovarium, tuba fallopii, uterus, dan vagina.
  2. Oogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin perempuan (ovum) yang terjadi di dalam ovarium.
  3. Menstruasi terjadi apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma.
  4. Fertilisasi terjadi apabila sel telur dibuahi oleh sel sperma. Setelah terjadi fertilisasi, zigot yang terbentuk akan melakukan pembelahan dan berkembang menjadi embrio yang selanjutnya tertanam ke dalam endometrium, pada kondisi ini seseorang mengalami kehamilan.
  5. Penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia antara lain gonore, sifilis, herpes simplex genitalis, HIV/AIDS, keputihan, dan epididimitis.

Nah, itu dia pembahasan Uji Kompetensi IPA kelas 9 BAB 1 semester 1 halaman 39 tentang sistem reproduksi pada manusia. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 8 BAB 6 Halaman 283

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 9 Halaman 7

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 8

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 9 Halaman 10

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 12

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 15

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 15

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 31

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 39

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *