Jawaban Bandingkanlah IPA Kelas 7 Halaman 12

Jawaban Bandingkanlah IPA Kelas 7 Halaman 12

Jawaban Bandingkanlah IPA Kelas 7 Halaman 12 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Bandingkanlah” IPA kelas 7 semester 1 halaman 12. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang besaran dan satuan pada mikroorganisme bakteri dan virus.

Bandingkanlah IPA Kelas 7 Halaman 12

Besaran dan Satuan pada Mikroorganisme Bakteri memiliki panjang sampai dengan 10 µm. Virus memiliki panjang sampai dengan 100 nm. Berdasarkan data tersebut, manakah yang berukuran lebih panjang, bakteri atau virus? Jelaskan jawabanmu.

Jawaban Bandingkanlah IPA Kelas 7 Halaman 12

Diketahui:

Bakteri 10 µm (mikrometer) dengan virus 100 nm (nanometer)

Ditanya:

Antara bakteri dan virus, mana yang memiliki ukuran lebih panjang?

Hubungan antara µm, nm, dan meter adalah sebagai berikut.

1 µm = 10^-6 m dan 1 nm = 10^1-6 (^ = pangkat)

Sekarang kita konversikan ukuran panjang bakteri dan virus menjadi satuan meter.

Panjang bakteri 10 µm = 10 x 10^-6 m menjadi 1 x 10^-5 m

Panjang virus 100 nm = 100 x 10^-9 m menjadi 1 x 10^-7 m

Panjang bakteri 1 x 10^-5 m dapat diubah ke bentuk desimal menjadi 0,00001 m (5 angka setelah koma)

Panjang virus 1 x 10^-7 m dapat diubah ke bentuk desimal menjadi 0,0000001 m (7 angka setelah koma)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa ukuran bakteri lebih panjang dari ukuran virus jika satuan panjangnya disamakan ke dalam bentuk meter.

Perlu Diketahui

  • Pada saat ini, penyelidikan tentang alam telah menghasilkan kumpulan pengetahuan yang demikian kompleks. Untuk memudahkan, pengetahuan-pengetahuan tersebut digolongkan menjadi empat (4), yaitu sebagai berikut.
    1. Fisika, mempelajari tentang aspek mendasar alam, misalnya materi, energi, gaya, gerak, panas, cahaya, dan berbagai gejala alam fisik lainnya.
    2. Kimia, meliputi penyelidikan tentang penyusun dan perubahan zat.
    3. Biologi, mempelajari tentang sistem kehidupan mulai dari ukuran renik sampai dengan lingkungan yang sangat luas.
    4. Ilmu Bumi dan Antariksa, mempelajari asal mula bumi, perkembangan dan keadaan saat ini, bintang-bintang, planet-planet, dan berbagai benda langit lainnya.
  • Misalkan, kamu memiliki seekor kelinci. Hal apa dan besaran apa yang dapat diukur dari kelinci tersebut? Misalnya panjang telinganya, jarak loncatannya, dan frekuensi menarik napasnya tiap menit. Tentu saja, ada hal-hal yang tidak dapat diukur (bukan besaran) dari kelinci tersebut, seperti warna, bau, kasih sayang terhadap anaknya, takut terhadap anjing, dan lain-lain.
Baca Juga  Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 118

Info Ilmuan

Tahukah kamu, terdapat banyak ilmuwan yang mengembangkan pola-pola pengamatan dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Robert Grosseteste (1170–1253) adalah perintis teori ilmiah. Ia memperkenalkan metode analisis, penggunaan pengamatan, percobaan, dan penyimpulan dalam membuat evaluasi ilmiah. Grosseteste juga banyak mengacu pada pemikiran Platonis dan Aristotelian.
  2. Francis Bacon (1560-1626), dikenal sebagai Bapak Ilmu Kealaman yang mempunyai ajaran bahwa kebenaran harus dengan menggunakan pengumpulan fakta sebanyak-banyaknya, kemudian menarik kesimpulan. Metode induktif pertama kali diterapkan oleh Bacon.
  3. Galileo Galilei (1564-1642) adalah ilmuwan yang pertama kali memperkenalkan metode pendekatan ilmiah di Eropa. Penemuannya yang terkenal adalah penelitian kembali terhadap teori Coppernicus tentang heliosentrisme dengan menggunakan teleskop dan matematika. Galileo melalui pendekatan saintifiknya berhasil menunjukkan bahwa teori geontrisme yang dianut orang pada masanya adalah salah dan tidak berdasarkan pada pengamatan ilmiah.
  4. Penelitian di bidang IPA juga ditunjang hasil penelitian Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723) yang menemukan mikroskop.
  5. Jauh sebelum zaman para ahli tersebut, ada seorang ilmuwan yang bernama Al-Kindi yang lahir pada tahun 796 M. Al-Kindi meneliti banyak objek IPA, dan berhasil menjelaskan secara rinci proses kimia, seperti penyaringan dan penyulingan.

Rangkuman

  1. Penyelidikan ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses, antara lain mengamati, membuat inferensi, dan mengomunikasikan.
  2. Pengukuran merupakan bagian dari pengamatan.
  3. Mengukur adalah membandingkan besaran dengan besaran sejenis sebagai satuan; menghasilkan ukuran yang terdiri atas nilai dan satuan. Mengukur membutuhkan alat ukur. Alat ukur harus sesuai dengan besaran yang akan diukur.
  4. Besaran yang diukur terdiri atas besaran pokok dan turunan. Satuan besaran pokok didefinisikan, satuan besaran turunan diturunkan dari besaran pokok. Panjang, massa, waktu, kuat arus, suhu, jumlah zat, dan intensitas cahaya termasuk besaran pokok. Luas, volume, konsentrasi (kepekatan) larutan, serta laju pertumbuhan termasuk besaran turunan.
Baca Juga  Jawaban Ayo Berlatih IPA Kelas 10 Halaman 96

Nah, itu dia pembahasan Bandingkanlah IPA kelas 7 semester 1 halaman 12 tentang besaran dan satuan pada mikroorganisme bakteri dan virus. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban UJI KOMPETENSI IPA Kelas 9 BAB 9 Halaman 196

Jawaban Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 207

Jawaban Ayo, Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 208

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 209

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 215

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 227

Jawaban Ayo, Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 234

Jawaban Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 238

Jawaban UJI KOMPETENSI IPA Kelas 9 BAB 10 Halaman 245

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 7 Halaman 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *