Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Ayo Kita Selesaikan” IPA kelas 9 semester 1 halaman 30. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang cairan ketuban dan fungsinya.

Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30

  1. Mengapa cairan ketuban (amnion) dapat membantu proses kelahiran? Petunjuk: kaitkan dengan gaya gesek antara bayi dan saluran reproduksi ibu.
  2. Mengapa cairan ketuban berfungsi sebagai pendeteksi kelainan keturunan (genetik) pada janin? Petunjuk: coba kamu cari jawabannya dengan cara membaca buku di perpustakaan atau melalui internet dengan kata kunci ”Amniosentesis”.

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30

  1. Cairan ketuban (amnion) dapat membantu proses kelahiran karena pada cairan ketuban (amnion) mengakibatkan gaya gesek antara saluran reproduksi ibu dan bayi menjadi kecil. Selain itu cairan ketuban (amnion) juga berfungsi sebagai pelumas yang memudahkan keluarnya bayi dari rahim ibu, dan cairan ketuban (amnion) juga digunakan sebagai tanda jika bayi sudah siap dilahirkan.
  2. Cairan ketuban dapat berfungsi sebagai pendeteksi kelainan keturunan (genetik) pada janin karena pada cairan ketuban terdapat materi genetik yang sama dengan materi genetik pada janin.

Tahukah Kamu

  1. Hormon testosteron memiliki banyak fungsi, antara lain: mengatur perkembangan dan fungsi alat reproduksi laki-laki, serta mengatur perkembangan ciri-ciri reproduksi sekunder. Perkembangan reproduksi sekunder ditandai dengan tumbuhnya rambut pada daerah tertentu, meningkatnya aktivitas kelenjar minyak dan keringat dalam kulit, suara yang lebih besar, otot yang lebih kuat, serta dada yang lebih bidang. Meningkatnya aktivitas kelenjar minyak dan keringat pada masa pubertas dapat memicu munculnya jerawat dan bau badan.
  2. Pada laki-laki tertentu yang berumur sekitar 50 tahun, kelenjar prostat dapat mengalami pembesaran, dari ukuran sebesar buah kemiri menjadi seukuran buah jeruk lemon atau yang dikenal Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). BPH merupakan kelainan yang menyebabkan saluran uretra menjadi kecil dan sulit untuk mengeluarkan urine. BPH berbeda dengan kanker prostat. Pada umumnya kanker prostat berkembang di bagian luar dari kelenjar prostat, sedangkan pada BPH yang berkembang adalah bagian dalam kelenjar prostat.
  3. Tahukah kamu fungsi lain dari hormon estrogen dan progesteron? Hormon estrogen dan progesteron berperan mengatur siklus menstruasi. Hormon ini juga mengatur perkembangan ciri-ciri reproduksi sekunder pada perempuan. Ciri reproduksi sekunder tersebut antara lain, semakin besarnya pinggul, tumbuhnya rambut pada bagian tertentu, berkembangnya payudara, semakin aktifnya kelenjar minyak, dan kelenjar keringat yang dapat memicu munculnya jerawat.
Baca Juga  Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 231

  1. Tahukah kamu bahwa selaput dara merupakan selaput tipis yang tersusun atas pembuluh darah? Selaput dara tersebut dapat robek karena aktivitas yang membahayakan. Oleh sebab itu, kepada para perempuan selalu berhati-hatilah agar selaput daramu tidak rusak, dengan cara tidak melakukan aktivitas yang membahayakan! Mungkin saat ini kamu bertanya-tanya mengapa Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan selaput dara kepada kaum perempuan? Tentunya Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan selaput dara kepada kaum perempuan bukan tanpa tujuan. Tujuan utama dari penciptaan selaput dara adalah agar perempuan dapat menjaga diri untuk tidak melakukan aktivitas yang membahayakan terutama dari perbuatan tercela yang melanggar norma sosial dan agama.
  2. Tingginya sisa metabolisme hormon luteinizing hormone (LH) pada urine digunakan sebagai bahan uji atau tes untuk mengetahui waktu terjadi ovulasi. Alat tes untuk mengetahui waktu ovulasi tersebut mengandung suatu jenis antibodi monoklonal yang dapat menimbulkan perubahan warna ketika bereaksi dengan zat sisa metabolisme hormon LH.

Rangkuman

  1. Pembelahan mitosis merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk. Jika sel induk memiliki kromosom 2n (diploid), maka jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan juga 2n (diploid).
  2. Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anakan yang memiliki kromosom haploid (n) yang berasal dari sel induk diploid (2n).
  3. Sistem reproduksi pada laki-laki tersusun atas penis dan skrotum yang termasuk alat reproduksi luar; testis, epididimis, vas deferens, uretra, kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper yang termasuk alat reproduksi dalam.
  4. Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma yang terjadi di dalam tubulus seminiferus. Kumpulan tubulus inilah yang membentuk testis.
  5. Proses pembentukan sperma bermula dari sel induk sperma atau spermatogonium yang bersifat diploid (2n). Selanjutnya, sel spermatogonium mengalami pembelahan secara mitosis maupun meiosis dan mengalami diferensiasi atau perkembangan sehingga terbentuk sel sperma atau spermatozoa yang memiliki ekor dan bersifat haploid (n).
Baca Juga  Jawaban Topik 1 Modul 5 Pelatihan Mandiri PMM

  1. Alat reproduksi perempuan dapat dibedakan menjadi alat reproduksi luar yang terdiri atas vulva dan labium serta alat reproduksi dalam yang terdiri atas ovarium, tuba fallopii, uterus, dan vagina.
  2. Oogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin perempuan (ovum) yang terjadi di dalam ovarium.
  3. Menstruasi terjadi apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma.
  4. Fertilisasi terjadi apabila sel telur dibuahi oleh sel sperma. Setelah terjadi fertilisasi, zigot yang terbentuk akan melakukan pembelahan dan berkembang menjadi embrio yang selanjutnya tertanam ke dalam endometrium, pada kondisi ini seseorang mengalami kehamilan.
  5. Penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia antara lain gonore, sifilis, herpes simplex genitalis, HIV/AIDS, keputihan, dan epididimitis.

Nah, itu dia pembahasan Ayo Selesaikan IPA kelas 9 semester 1 halaman 30 tentang cairan ketuban dan fungsinya. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 263

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 8 Halaman 263

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 268

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 8 BAB 6 Halaman 283

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 9 Halaman 7

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 8

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 9 Halaman 10

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 12

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 15

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *