Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 227

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 227

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 227 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Ayo, Kita Lakukan” IPA kelas 9 semester 2 halaman 227. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang pembuatan alat pemurnian air sederhana.

Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 227

Aktivitas 10.2 Membuat Alat Pemurnian Air Sederhana

Apa yang kamu perlukan?

  1. 1 buah botol air minum ukuran besar (1 liter atau lebih)
  2. 2 gelas pasir
  3. 2 gelas kerikil
  4. 1 gelas batu
  5. Arang
  6. Ijuk atau sabut kelapa
  7. Kapas/kain
  8. Tongkat bambu
  9. Kawat
  10. Baskom/wadah air
  11. Karet gelang/tali
  12. Air kotor

Perhatikan Gambar 10.21 untuk membuat alat pemurnian air sederhana.

Apa yang harus kamu lakukan?

  1. Potonglah satu botol air mineral seperti pada Gambar 10.21.
  2. Buatlah lapisan-lapisan bahan penyaring dengan cara memasukkan bahan-bahan ke dalam botol dengan urutan: batu→ kerikil→ arang tempurung kelapa→pasir halus→ijuk→pasir halus→ijuk. Agar lebih jelas coba perhatikan kembali Gambar 10.21!
  3. Kamu dapat mengganti urutan-urutan lapisan bahan sesuai dengan kesepakatan kelompok.
  4. Catatlah urutan-urutan lapisan yang kamu buat jika memang berbeda dengan petunjuk.
  5. Pasang kapas atau kain pada bagian ujung botol, lalu ikat dengan karet atau tali.
  6. Letakkan botol pada suatu penyangga.
  7. Tuangkan air kotor ke alat yang sudah kamu siapkan. Amati air yang keluar dari alat tersebut.
  8. Bandingkan kejernihan air yang keluar dengan air yang masuk.
  9. Catatlah juga kecepatan dalam proses penyaringan. Kecepatan proses penyaringan dapat dihitung dengan membandingkan volume air yang tertampung dengan waktu tertentu (misalnya dalam waktu 15 menit).
  10. Bandingkan kualitas air hasil saringan kelompokmu dengan kelompok yang lain.

Apa yang perlu kamu diskusikan?

  1. Bagaimana keadaan air pada saat dimasukkan ke dalam alat yang kamu buat dan pada saat ke luar dari alat tersebut? Coba kamu bandingkan! Gunakan data hasil pengamatan untuk memeroleh jawabannya!
  2. Apakah kualitas air hasil kelompokmu berbeda dengan kelompok yang lain? Mengapa demikian?
  3. Setelah membandingkan hasil percobaan kelompokmu dengan hasil percobaan kelompok lain, bagaimanakah hubungan kecepatan pemurnian air dengan kejernihan air yang dihasilkan?
Baca Juga  Jawaban Matematika Perhitungan Bilangan Bulat Besar Kelas 4 Kurikulum Merdeka

Apa yang dapat kamu simpulkan?

Berdasarkan percobaan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan?

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 227

Jawaban Apa yang perlu kamu diskusikan

  1. Keadaan air pada saat dimasukkan ke dalam alat pemurnian itu kotor, saat air keluar dari alat pemurnian sudah jernih. Hal ini dikarenakan partikel-partikel yang terlarut dalam air kotor akan tersaring oleh pasir, ijuk, dan kapas. Arang akan membantu mengurangi kuman dan menyerap kotoran yang terdapat dalam air sehingga menjadi jernih.
  2. Kualitas air dapat dilihat dari kejernihannya. Hal ini karena pengaruh susunan bahan dalam alat penjernihnya. Apabila pada bagian paling atas diisi pasir atau kerikil, air yang kotor tidak dapat tersaring dengan baik karena bahan tersebut memiliki porositas yang tinggi. Bahan-bahan seperti kerikil, batu, dan pasir yang memiliki porositas yang cukup tinggi akan membantu mengalirkan air ke lapisan di bawahnya. Sementara itu, bahan seperti ijuk atau kapas akan membantu menahan air yang kotor agar tidak terlalu cepat mengalir sehingga kotoran yang ada di dalamnya akan tersaring dengan baik.
  3. Alat penjernih air yang tersusun dengan komposisi pasir atau kerikil yang lebih banyak, maka akan cepat menyaring air, tetapi hasilnya kurang jernih. Apabila susunan bahannya terdiri atas bahan yang mampu menahan air, seperti arang atau ijuk yang cukup banyak, air hasil penyaringan akan lebih jernih. Tetapi kecepatan penyaringannya lebih lambat. Jadi, hubungan antara kecepatan pemurnian air dengan air yang dihasilkan adalah semakin cepat air yang mengalir maka air yang dihasilkan kurang jernih. Sebaliknya, semakin lambat air mengalir melalui alat penjernih, air yang dihasilkan semakin jernih.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil percobaan dan hasil diskusi yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa, air yang kotor dapat dijernihkan dengan menggunakan penyaring yang tersusun dari beberapa bahan. Bahan-bahan yang digunakan akan mengendapkan kotoran-kotoran yang terkandung dalam air sehingga ketika selesai disaring akan menghasilkan air yang jernih. Penggunaan komposisi dari bahan penyaring yang tepat akanmembantu percepatan penjernihan air dan kejernihan air yang dihasilkan.

Baca Juga  Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 30

Tahukah Kamu?

  1. Pembangkit listrik tenaga surya sudah digunakan secara besar-besaran di Portugal, Spanyol bagian selatan, Jerman, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Saat ini, Indonesia mulai menggunakan teknologi ini sebagai sumber energi pada lampu penerangan di berbagai kota dan untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah yang belum mendapat aliran listrik. Kita sebagai anak bangsa tentunya harus banyak belajar mengenai teknologi ini sehingga teknologi ini dapat diterapkan di seluruh pelosok Nusantara. Harapannya, semua penduduk Indonesia dapat menikmati manfaat aliran listrik.
  2. Tahukah kamu bahwa hydrogen power ini sudah banyak dikembangkan terutama sebagai bahan bakar mobil? Penerapan teknologi ini dimulai pada tahun 1990, Amory Lovin seorang fisikawan Amerika dan mahasiswanya mendesain mobil ringan, aman, dan menggunakan bahan bakar hidrogen. Ini merupakan dasar dari mobil-mobil berbahan bakar hidrogen yang saat ini sedang dikembangkan oleh pabrik mobil. Bahkan di Jepang, teknologi ini sudah dikembangkan untuk menghasilkan listrik yang dapat memenuhi kebutuhan listrik suatu kota kecil. Di Kanada, teknologi ini sudah diproduksi dengan skala yang tidak terlalu besar. Alat ini mampu menghasilkan H2 dari air. Alat ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan berbahan bakar hidrogen. Nah, bagaimana menurutmu? Tentunya kamu sangat tertarik untuk belajar teknologi ini bukan? Dengan mempelajari teknologi ini lebih lanjut dan lebih dalam tentunya kamu dapat menguasai teknologi ini dan mampu membuat mobil berbahan bakar hidrogen untuk masyarakat Indonesia.
  3. Tahukah kamu bahwa di Indonesia juga sudah mulai dikembangkan mobil tenaga listrik yang ramah lingkungan? Pada tahun 2013 Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) telah mengembangkan purwarupa mobil listrik yang berkapasitas empat orang. Mobil tersebut sudah meraih banyak kejuaraan dunia di antaranya di Jepang dan Australia. Mobil ini dapat mencapai kecepatan 100 km/jam dan memiliki daya simpan baterai sebesar 5 KW.
Baca Juga  Latihan Soal PAT PJOK Kelas 8

Rangkuman

  1. Berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan, teknologi dapat dibagi menjadi dua, yaitu teknologi ramah lingkungan dan teknologi tidak ramah lingkungan.
  2. Teknologi ramah lingkungan merupakan bentuk aplikasi teknologi dengan tujuan memberi kemudahan bagi aktivitas dan pemenuhan kebutuhan manusia dengan memperhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan. Beberapa prinsip teknologi ini di antaranya adalah tidak menghasilkan limbah yang berbahaya dan menggunakan energi yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbarui.
  3. Teknologi ramah lingkungan dapat diaplikasikan pada beberapa bidang kehidupan di antaranya bidang energi, lingkungan, industri, dan transportasi.

  1. Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang energi antara lain teknologi biofuel, biogas, sel surya, dan pembangkit listrik tenaga air, tenaga pasang surut air laut, tenaga angin, geotermal, hydrogen power, dan fuel cell.
  2. Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang lingkungan adalah biopori, fitoremediasi, teknologi toilet pengompos, dan teknologi pemurnian air.
  3. Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang transportasi, misalnya kendaraan hidrogen, bus surya, dan mobil listrik
  4. Contoh teknologi ramah lingkungan di bidang industri adalah biopulping.
  5. Teknologi tidak ramah lingkungan pada umumnya menggunakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti minyak bumi atau batu bara.

Nah, itu dia pembahasan Ayo, Kita Lakukan IPA kelas 9 semester 2 halaman 227 tentang pembuatan alat pemurnian air sederhana. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 176

Jawaban Ayo, Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 176

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 177

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 181

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 183

Jawaban UJI KOMPETENSI IPA Kelas 9 BAB 9 Halaman 196

Jawaban Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 207

Jawaban Ayo, Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 208

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 209

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 215

Leave a Reply

Your email address will not be published.