Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 256

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 256

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 256 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Ayo Kita Lakukan” IPA kelas 8 semester 1 halaman 256. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang komponen penyusun darah.

Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 256

Aktivitas 6.1 Model Komponen Penyusun Darah

Apa yang kamu perlukan?

  1. 1 buah tabung reaksi
  2. 3 buah pipet tetes
  3. 3 gelas ukur
  4. Minyak goreng
  5. Air
  6. Pewarna makanan
  7. Pelumas mesin atau oli

Apa yang harus kamu lakukan?

  1. Buatlah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang!
  2. Ukurlah 5 mL minyak goreng dengan menggunakan gelas ukur. Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti. Tuangkan minyak goreng tersebut ke dalam tabung reaksi.
  3. Ukurlah 5 mL oli dengan menggunakan gelas ukur. Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti. Tuangkan oli tersebut ke dalam tabung reaksi.
  4. Ukurlah 5 mL air dengan menggunakan gelas ukur. Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti. Tuangkan air tersebut ke dalam tabung reaksi.
  5. Tambahkan beberapa tetes zat warna kue pada campuran minyak goreng, oli, dan air.
  6. Tutuplah ujung tabung reaksi, dengan cara menyumbat bagian mulut tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari.
  7. Kocoklah beberapa saat hingga seluruh komponen tercampur dengan cukup sempurna. Lakukan dengan hati-hati agar tabung reaksi tidak terjatuh.
  8. Diamkan tabung reaksi beberapa saat, biarkan hingga larutan terpisah. Agar kamu mendapatkan hasil yang tepat, lakukan kegiatan ini dengan cermat dan teliti!

Apa yang perlu kamu diskusikan?

  1. Ada berapa lapisan yang terbentuk pada campuran tersebut?
  2. Gambarlah lapisan yang terbentuk dalam tabung reaksi tersebut!
  3. Analogikan setiap lapisan yang terbentuk dengan komponen-komponen penyusun darah!
Baca Juga  Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 109

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 256

  1. Lapisan yang terbentuk pada campuran tersebut ada 4, yaitu:
    • Plasma darah
    • Keping darah
    • Sel darah putih
    • Sel darah merah
  2. Lapisan yang terbentuk:
Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 256
  1. Analogi setiap lapisan yang terbentuk dengan komponen-komponen penyusun darah yaitu batas antara minyak dengan pewarna dianalogikan sebagai trombosit. Campuran minyak dan pewarna dianalogikan sebagai sel darah putih. Pewarna makanan dianalogikan sebagai darah merah.

Tahukah Kamu

Tahukah kamu darah dapat digolongkan menjadi beberapa golongan? Tahukah kamu sistem penggolongan darah? Darah dapat dikelompokkan berdasar sistem ABO, sistem Rhesus (Rh), dan sistem MN. Sistem ABO dan Rh merupakan sistem penggolongan darah yang sering digunakan. Berdasarkan sistem penggolongan darah ABO, darah dikelompokkan menjadi 4 golongan darah, yaitu golongan darah A, B, AB, dan O. Pembagian ini dilakukan karena adanya perbedaan aglutinogen (antigen) pada permukaan membran sel darah merah (eritrosit) dan antibodi (aglutinin) dalam plasma darah. Perhatikan Gambar 6.5!

Ada dua jenis antigen pada sel darah merah, yaitu antigen-A dan antigen-B. Antibodi dalam plasma darah juga terdiri atas dua jenis, yaitu antibodi anti-A dan antibodi anti-B. Jenis antigen dan antibodi inilah yang akan menentukan jenis golongan darah seseorang. Perhatikanlah Tabel 6.2!

Sistem penggolongan darah Rhesus dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu Rhesus positif (Rh+) dan Rhesus negatif (Rh−). Golongan darah seseorang dapat dikelompokkan berdasar dua sistem penggolongan darah baik sistem golongan darah ABO dan Rhesus, misalnya seseorang yang memiliki golongan darah A ada yang Rhesusnya positif dan ada yang Rhesusnya negatif.

Kita harus mengetahui golongan darah karena golongan darah sangat penting pada proses transfusi darah. Transfusi darah adalah proses pemindahan darah dari donor (pemberi) ke resipien (penerima). Jika seseorang mendapatkan transfusi darah dari donor yang golongan darahnya berbeda dengan golongan darah resipien, akan menimbulkan bahaya bagi resipien. Darah resipien dapat mengalami pembekuan atau penggumpalan dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dalam transfusi darah harus disesuaikan jenis golongan darah baik golongan berdasarkan ABO maupun Rhesusnya. Misalnya, kamu memiliki golongan darah A Rhesus positif, ketika kamu akan menerima transfusi darah, pilihan golongan darah yang juga golongan darah A Rhesus positif. Namun, jika tidak terdapat golongan darah A Rhesus positif, kamu dapat menerima dari golongan darah O Rhesus positif. Perhatikanlah Tabel 6.3 agar kamu dapat mengetahui golongan darah yang dapat ditransfusikan!

Baca Juga  Jawaban Aktivitas 1.5 Ayo Cari IPA Kelas 10 Halaman 14

Berdasarkan Tabel 6.3, kamu dapat mengetahui bahwa golongan darah AB dapat menerima darah dari resipien golongan darah apapun. Oleh karena itu, golongan darah AB disebut dengan resipien universal. Sebaliknya golongan darah O dapat menjadi donor bagi semua golongan darah atau golongan darah O itu sendiri. Oleh karena itu, golongan darah O disebut sebagai donor universal.

Meskipun secara teorinya golongan darah AB dapat menerima dari semua golongan darah, akan tetapi pada praktiknya tim medis selalu mengusahakan golongan darah yang sama pada saat transfusi darah. Misalnya seseorang yang bergolongan darah AB, pada saat membutuhkan transfusi darah, akan ditransfusi oleh orang atau keluarga yang bergolongan darah AB juga.

Rangkuman

  1. Darah merupakan jaringan pengikat yang berwujud cair dan tersusun atas dua komponen utama yaitu plasma dan elemen seluler, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).
  2. Plasma darah tersusun atas 91,5% air (H2O) dan 8,5% zat-zat terlarut. Zat-zat terlarut tersebut tersusun atas protein (albumin, fibrinogen, dan globulin) dan zat-zat lain (sari makanan, mineral, hormon, antibodi, dan zat sisa metabolisme).
  3. Hemoglobin dalam eritrosit berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel-sel seluruh tubuh dalam bentuk oksihemoglobin dan mengangkut karbon dioksida dari sel-sel tubuh ke paru-paru dalam bentuk karbaminohemoglobin.
  4. Sel darah putih berfungsi untuk melawan kuman/bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh, baik melalui fagositosis maupun dengan membentuk antibodi.
  5. Keping darah berfungsi untuk proses pembekuan darah saat terjadinya luka.

  1. Darah dapat dikelompokkan berdasar sistem ABO, sistem Rhesus (Rh), dan sistem MN. Sistem ABO dan Rh merupakan sistem penggolongan darah yang sering digunakan.
  2. Jantung berfungsi untuk memompa darah. Jantung terdiri atas 4 ruangan, yaitu serambi (atrium) kiri dan serambi (atrium) kanan serta bilik (ventrikel) kiri dan bilik (ventrikel) kanan.
  3. Pembuluh darah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler.
  4. Peredaran darah kecil dimulai dari jantung (bilik kanan) menuju ke paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung (serambi kiri). Peredaran darah besar dimulai dari jantung (bilik kiri) menuju ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung lagi (serambi kanan).
  5. Faktor yang memengaruhi frekuensi denyut jantung di antaranya adalah kegiatan atau aktivitas tubuh, jenis kelamin, suhu tubuh, umur, dan komposisi ion.
  6. Gangguan pada sistem peredaran darah antara lain: jantung koroner, stroke, varises, anemia, hipotensi, dan hipertensi.
Baca Juga  Jawaban Ke Mana Perginya Air? Kelas 3

Nah, itu dia pembahasan Ayo Kita Lakukan IPA kelas 8 semester 1 halaman 256 tentang komponen penyusun darah. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 8 Halaman 211

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 212

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 214

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 217

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 219

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 220

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 223

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 225

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 235

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 8 BAB 5 Halaman 249

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *