Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 20

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 20

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 20 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Ayo Kita Diskusikan” IPA kelas 8 semester 1 halaman 20. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang hubungan hukum Newton dengan peristiwa sehari-hari dan kegiatan olahraga.

Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 20

1. Lengkapi Tabel 1.5 berikut dengan analisis peristiwa-peristiwa yang tertera pada tabel. Centang apakah peristiwa tersebut merupakan penerapan dari Hukum I, II, atau III Newton, kemudian tuliskan alasanmu pada kolom alasan dengan baik dan benar!

2. Jelaskan penerapan Hukum Newton pada kegiatan olahraga seperti basket, golf, senam lantai, sepak bola, dan lain-lain!

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 20

  1. Hubungan hukum Newton dengan peristiwa sehari-hari

1. Dua ekor kijang yang saling beradu kekuatan terpental akibat saling mendorong satu sama lain.

  • Hukum Newton III
  • Alasan: kedua ekor kijang terpental karena adanya gaya aksi reaksi dari masing-masing kijang yang saling mendorong satu sama lain.

2. Dua ekor badak jantan yang bermassa sama melakukan adu kekuatan untuk memperebutkan daerah kekuasaan. Keduanya saling mendorong dengan gaya yang sama, sehingga tidak ada satu pun badak yang bergeser dari posisinya.

  • Hukum Newton I
  • Alasan: kedua gaya dari dua ekor badak jantan sama besarnya dan saling berlawanan arah mengakibatkan resultan gaya sama dengan nol (∑=0)

3. Seekor anak badak bermain-main dengan induknya. Anak badak tersebut terpental ke belakang karena mencoba mendorong induknya dengan kuat.

  • Hukum Newton III
  • Alasan: anak badak terpental akibat dari gaya reaksi induk badak dari gaya aksi anak badak saat mendorong induknya.

4. Seekor harimau jantan mendorong anak kijang dengan kekuatan penuh hingga terpental jauh.

  • Hukum Newton II
  • Alasan: dengan gaya yang kuat, harimau jantan mampu mendorong anak kijang dengan percepatan tertentu.

5. Seekor elang terbang bebas di udara dengan cara mengepakkan sayapnya ke bawah. Kecepatan udara yang lebih cepat di bagian atas sayap mengakibatkan elang tersebut terangkat ke atas.

  • Hukum Newton III
  • Alasan: kepakkan sayap burung elang ke bawah (gaya aksi) mengakibatkan burung elang terangkat ke atas (gaya reaksi).
Baca Juga  Jawaban Dongeng Bunga Melati yang Baik Hati Kelas 3

6. Seekor gajah betina mendorong anaknya ke sungai untuk minum. Gajah betina tersebut mendorong anaknya dengan hati-hati karena massa tubuhnya yang jauh lebih besar daripada massa tubuh anaknya.

  • Hukum newton II
  • Alasan: dengan gaya yang diberikan, gajah betina mampu menggerakkan anaknya dengan percepatan tertentu.

7. Seekor ikan berenang di dalam air dengan cara menggerakkan siripnya ke belakang.

  • Hukum Newton III
  • Alasan: gerakkan sirip ikan ke belakang (gaya reaksi) mengakibatkan ikan terdorong ke depan (gaya reaksi).

8. Seekor jerapah jantan memiliki kepala yang besar untuk menyerang jerapah jantan lainnya saat dewasa.

  • Hukum Newton II
  • Alasan: kepala yang besar berarti memiliki massa yang besar pula sehingga gaya yang dikeluarkan untuk menerang jerapah jantan lainnya juga besar.

9. Seekor kuda berlari dengan kecepatan konstan sambil membawa sebuah paket di punggungnya. Secara tiba-tiba kambing tersebut berhenti sehingga terlempar ke depan.

  • Hukum Newton I
  • Alasan: paket yang terlempar ke depan karena ingin mempertahankan keadaannya ( gerak dengan kecepatan konstan) kelembaman benda atau inersia.

10. Seorang joki kuda mengikuti kompetisi final berkuda. Di menit terakhir kuda yang ditungganginya berhenti secara tiba-tiba, sehingga joki tersebut terpental ke depan.

  • Hukum Newton I
  • Alasan: joki kuda terlempar ke depan karena ingin mempertahankan keadaannya (gerak dengan kecepatan konstan) kelembaman benda atau inersia.
  1. Hubungan hukum Newton dengan kegiatan olahraga

1. Hukum Newton I: posisi pesenam lantai dapat seimbang ketika berdiri dengan satu kaki.
2. Hukum Newton II: pemain sepak bola menendang bola dengan sekuat tenaga sehingga bola dapat meluncur dengan percepatan tertentu.
3. Hukum Newton III: tangan pesenam lantai menekan besi penyangga (Faksi), besi penyangga memberikan gaya yang sama ke alas kepada pesenam lantai namun berlawanan arah.

Rangkuman

  1. Jarak merupakan panjang lintasan yang ditempuh, sedangkan perpindahan merupakan jumlah lintasan yang ditempuh dengan memperhitungkan posisi awal dan akhir benda.
  2. Gerak Lurus dibedakan menjadi dua, yaitu Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB).
  3. Gerak Lurus Beraturan (GLB) terjadi apabila kecepatan gerak suatu benda konstan.
  4. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) terjadi apabila suatu benda bergerak dengan percepatan yang konstan.
  5. Gaya adalah tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan kecepatan benda.
  6. Gaya dapat dibedakan menjadi gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh contohnya adalah gaya otot dan gaya gesek. Gaya otot adalah gaya yang ditimbulkan oleh koordinasi otot dengan rangka tubuh. Gaya gesek adalah gaya yang diakibatkan oleh adanya dua buah benda yang saling bergesekan. Gaya tak sentuh adalah gaya yang tidak membutuhkan kontak langsung dengan benda yang dikenai.
  1. Hukum I Newton menyatakan bahwa benda yang tidak mengalami resultan gaya (ΣF=0) akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan.
  2. Hukum II Newton menyatakan bahwa percepatan gerak sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang diberikan, namun berbanding terbalik dengan massanya.
  3. Hukum III Newton menyatakan bahwa ketika benda pertama mengerjakan gaya (Faksi) pada benda kedua, maka benda kedua tersebut akan memberikan gaya (Freaksi) yang sama besar ke benda pertama namun berlawanan arah atau Faksi=−Freaksi.
  4. Fungsi rangka yaitu memberikan bentuk pada tubuh dan menopang tubuh kita; melindungi organ dalam, misalnya tulang rusuk melindungi jantung dan paru-paru, tulang tengkorak melindungi otak; tempat menempelnya otot yang merupakan alat gerak aktif sehingga dapat menggerakkan tulang; sebagai tempat pembentukan sel darah (pada jenis tulang tertentu, seperti tulang paha).
  5. Berdasarkan bentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi empat jenis tulang, yaitu tulang panjang (misalnya tulang lengan atas atau humerus), tulang pipih (misalnya tulang dada atau sternum), tulang pendek (misalnya tulang ruas jari atau falang), dan tulang tidak beraturan (misalnya tulang punggung atau vertebra).
  1. Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sendi dapat dikelompokkan berdasarkan banyak sedikitnya gerakan yang mungkin dilakukan. Sendi yang tidak dapat digerakkan disebut dengan sinartrosis, misalnya sendi yang terdapat pada tulang tengkorak. Sendi yang dapat digerakkan namun terbatas disebut dengan amfiartrosis, misalnya sendi antarruas tulang belakang. Sendi yang dapat digerakkan dengan bebas disebut dengan diartrosis. Sendi diartrosis dibagi menjadi sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi pelana, dan sendi geser.
  2. Ada tiga jenis jaringan otot yang menyusun tubuh manusia, yaitu otot rangka, otot jantung, dan otot polos.
  3. Ada beberapa macam gangguan dan kelainan yang terjadi pada sistem gerak antara lain, riketsia, osteoporosis, fraktura (patah tulang), artritis, lordosis, kifosis, dan skoliosis.
  4. Hewan yang hidup di air dapat melayang-layang di dalam air dengan mengeluarkan sedikit energi karena adanya gaya angkat oleh air.
  5. Kecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki otot dan tulang yang kuat. Hal tersebut diperlukan untuk mengatasi inersia (kecenderungan tubuh untuk diam) dan untuk menyimpan energi pegas (elastisitas) untuk melakukan berbagai aktivitas.
  1. Berdasarkan asal datangnya rangsangan, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, dan gerak esionom.
  2. Gerak endonom adalah gerak yang terjadi akibat rangsangan yang berasal dari dalam sel atau tubuh tumbuhan.
  3. Gerak higroskopis adalah gerak yang terjadi karena adanya perubahan kadar air di dalam sel secara tidak merata. Contohnya membukanya buah polong-polongan dan membukanya dinding sporangium tumbuhan paku.
  4. Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari luar tubuh tumbuhan (lingkungan sekitar). Berdasarkan arah respons gerak yang dilakukan tumbuhan, gerak esionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak taksis, dan gerak nasti.
Baca Juga  Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 63

Nah, itu dia pembahasan Ayo Kita Diskusikan IPA kelas 8 semester 1 halaman 20 tentang hubungan hukum Newton dengan peristiwa sehari-hari dan kegiatan olahraga. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban Ayo, Kita Diskusikan IPA Kelas 9 Halaman 238

Jawaban UJI KOMPETENSI IPA Kelas 9 BAB 10 Halaman 245

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 7 Halaman 3

Jawaban Bandingkanlah IPA Kelas 7 Halaman 12

Jawaban Ayo Kita Latihan IPA Kelas 7 Halaman 13

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 3

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 8 Halaman 7

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 10

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 12

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *