Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 217

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 217

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 217 — Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Ayo Kita Cari Tahu” IPA kelas 8 semester 1 halaman 217. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang kode pewarna makanan dan industri tekstil.

Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 217

Pewarna buatan memiliki kode tertentu. Sebagai contohnya, pewarna makanan dan minuman memiliki kode yang berbeda dengan pewarna yang digunakan dalam industri tekstil. Coba carilah kode dari berbagai zat pewarna untuk makanan dan zat pewarna untuk berbagai industri misalnya, industri tekstil dan industri cat. Kemudian, carilah kemasan makanan atau minuman, setelah itu periksalah apakah zat warna yang digunakan pada makanan atau minuman tersebut aman dikonsumsi?

Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 8 Halaman 217

Kode pewarna makanan

  1. E102/FD & C Yellow No.5 : Tartrazine memberi warna kuning, misalnya digunakan pada minuman, es krim, permen, sereal.
  2. E110/FD & C Yellow No.6 : Sunset yellow FCF memberi warna orange, misalnya digunakan pada sereal, roti, permen, minuman, dan es krim.
  3. E127/FD & C Red No.3 : Eritrosin memberi warna merah, mislanya digunakan pada permen, produk susu, dan makanan ringan.
  4. E129/FD & C No.40 : Allura Red AC memberi warna orange-merah misalnya digunakan pada permen, pudding, produk susu, dan minuman.

Kode pewarna industri tekstil
E124 :  Ponceau 4R

Pewarna digunakan produsen untuk memberikan penampilan yang menarik pada hasil produksi mereka melalui penggunaan bahan–bahan tambahan kimiawi untuk makanan (BTM) atau Food Additives.

Baca Juga  Kunci Jawaban Bab 3 Topik B Buku Siswa Kelas 4 IPAS Kurikulum Merdeka Halaman 76

Tahukah Kamu

  1. Barang siapa dengan tanpa hak dan melawan hukum menggunakan narkotika golongan I bagi diri sendiri, dipidana penjara paling lama 4 tahun, golongan II 2 tahun, dan golongan III 1 tahun (UU Narkotika Pasal 85). Barang siapa dengan tanpa hak dan melawan hukum menggunakan narkotika terhadap orang lain atau memberikan narkotika golongan I untuk digunakan orang lain, dipidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 750 juta rupiah; golongan II 10 tahun penjara dan denda 500 juta rupiah; golongan III 5 tahun penjara dan denda 250 juta rupiah (UU Narkotika Pasal 84).
  2. Barang siapa tanpa hak dan melawan hukum menggunakan psikotropika golongan I di luar ketentuan hukum dapat dipidana 4-15 tahun penjara dan denda 15-750 juta rupiah (UU Psikotropika pasal 59)

  1. Zat adiktif juga dapat dikelompokkan berdasarkan pada pengaruhnya terhadap tubuh, yaitu:
    • ƒ Stimulan, merupakan zat adiktif yang dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat atau fungsi organ tubuh lainnya, seperti meningkatkan detak jantung, laju pernapasan, dan tekanan darah. Stimulan akan membuat orang lebih siaga dan tidak merasakan lelah, contohnya kafein, nikotin, kokain, dan metamfetamin. Ingatlah! Kokain dan metamfetamin dilarang digunakan, barang siapa yang menggunakan di luar ketentuan hukum dapat dipidana 15 tahun penjara.
    • ƒ Sedatif/hipnotika atau dikenal dengan depresan, merupakan zat adiktif yang memiliki efek berkebalikan dengan stimulan. Depresan akan menghambat aktivitas sistem saraf pusat atau fungsi organ tubuh lainnya. Depresan akan menurunkan kesadaran dan menyebabkan rasa kantuk, menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung, dan membuat otot lebih rileks. Contoh depresan misalnya: asam barbiturat, alkohol, dan diazepam.
    • ƒ Halusinogen, merupakan zat adiktif yang memberikan efek halusinasi atau khayal. Pengguna zat ini akan mendengar atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. Contoh halusinogen misalnya, LSA (Lysergic acid amide) dan LSD (Lysergic acid diethylamide). Penggunaan LSA dan LSD juga dilarang oleh hukum, oleh karena itu hindarilah zat-zat ini.
Baca Juga  Jawaban Ayo Kita Cari Tahu IPA Kelas 9 Halaman 72

  1. Pecandu cukup umur dan orangtua/wali pecandu belum cukup umur wajib melaporkan diri/dilaporkan keluarganya pada pejabat/lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan (UU Narkotika Pasal 88).
  2. Agar pemuda bangsa Indonesia terbebas dari narkoba, dibentuklah ikrar pemuda anti narkoba, yang bunyinya sebagai berikut. “Kami pemuda-pemudi Indonesia, sebagai harapan bangsa berjanji. (1) Akan tetap menjaga masa depan kami dengan cara menjauhi narkoba. (2) Akan tetap memelihara hubungan persahabatan yang terjalin antara sesama dengan cara saling mengedukasi maupun melengkapi dan menginspirasi untuk tetap menerapkan gaya hidup sehat tanpa narkoba. (3) Akan tetap berdiri teguh tidak tergoyahkan dalam berinisiatif, berinovasi, dan berpartisipasi dalam segala upaya untuk mencapai masa depan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Rangkuman

  1. Zat aditif adalah zat yang ditambahkan pada makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas, keawetan, kelezatan, dan kemenarikan makanan dan minuman.
  2. Zat aditif ada yang bersifat alami dan buatan. Zat aditif dapat berupa bahan pewarna, pemanis, pengawet, penyedap, pemberi aroma, pengental, dan pengemulsi.
  3. Contoh pewarna alami misalnya pewarna dari daun suji dan pandan, sedangkan pewarna buatan misalnya tartrazine.
  4. Pengawetan dapat dilakukan secara fisik, misalnya melalui pemanasan atau penyinaran, dan secara kimia misalnya dengan pemberian natrium benzoat maupun garam.
  5. Contoh bahan pemanis alami misalnya gula, sedangkan pemanis buatan misalnya aspartam, siklamat, dan sakarin.
  6. Contoh penyedap alami misalnya bunga cengkeh, serai, kayu manis, garam, bawang putih, sedangkan penyedap buatan misalnya vetsin.
  7. Penggunaan bahan aditif buatan harus menggunakan bahan yang diizinkan oleh pemerintah dan tidak melebihi jumlah maksimal yang diizinkan.
  8. Zat adiktif merupakan bahan makanan atau minuman yang dapat menimbulkan kecanduan pada penggunanya. Zat adiktif dibedakan menjadi narkotika, psikotropika, zat psiko-aktif lainnya.
Baca Juga  Prinsip Pembelajaran dan Prinsip Asesmen Kurikulum Merdeka

  1. Contoh narkotika adalah heroin, kokain, dan morfin.
  2. Contoh psikotropika adalah ekstasi, sabu-sabu, diazepam, dan LSD.
  3. Contoh zat psiko-aktif lain adalah kafein, nikotin, dan alkohol.
  4. Bahan-bahan adiktif yang termasuk kelompok narkotika tidak boleh digunakan secara sembarangan dan secara bebas karena memiliki efek yang sangat membahayakan bagi penggunanya.
  5. Menyimpan atau menggunakan bahan yang tergolong narkotika secara bebas merupakan suatu bentuk pelanggaran hukum yang dapat mengakibatkan pelakunya mendapat sanksi pidana.
  6. Beberapa macam bahan adiktif yang tergolong psikotropika masih boleh dipergunakan sebagai obat, namun penggunaannya dalam pengawasan yang ketat oleh pemerintah.
  7. Dampak penggunaan zat adiktif dalam jangka panjang di antaranya daya berpikir berkurang, motivasi belajar turun, perhatian ke lingkungan berkurang, menyebabkan penyakit pada organ dalam, ketergantungan, dan kematian.
  8. Upaya pencegahan diri dari bahaya narkoba di antaranya yaitu mengenal dan menilai diri sendiri, meningkatkan harga diri, meningkatkan rasa percaya diri, terampil mengatasi masalah dan keputusan, memilih pergaulan yang baik, dan terampil menolak tawaran narkoba.

Nah, itu dia pembahasan Ayo Kita Cari Tahu IPA kelas 8 semester 1 halaman 217 tentang kode pewarna makanan dan industri tekstil. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Baca juga

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 8 Halaman 179

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 8 Halaman 182

Jawaban Ayo Kita Diskusikan IPA Kelas 8 Halaman 182

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 185

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 190

Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 8 Halaman 192

Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 8 BAB 4 Halaman 204

Jawaban Ayo Kita Pikirkan IPA Kelas 8 Halaman 211

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 212

Jawaban Ayo Kita Lakukan IPA Kelas 8 Halaman 214

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *