Gaya Gravitasi, Kekuatan Alam Yang Misterius

Gaya Gravitasi, Kekuatan Alam Yang Misterius

Gaya Gravitasi, Kekuatan Alam Yang Misterius – Apakah kamu pernah bermain lempar bola bersama teman teman? Lalu, apakah kalian penasaran, kenapa semua benda yang dilemparkan ke atas akan kembali ke bawah?

Semua benda menarik benda lain karena gaya yang disebut gravitasi. Gravitasi adalah gaya tarik yang bekerja melintasi ruang. Artinya, benda tidak harus saling menyentuh agar gaya gravitasi dapat mempengaruhinya. Misalnya, Matahari, yang berjarak jutaan mil dari Bumi, menarik Bumi dan planet-planet lain serta benda-benda di tata surya .

Jadi gaya gravitasi membuat semua planet tetap mengorbit mengelilingi matahari.

Apa lagi yang dilakukan gravitasi?

Mengapa Sobat Bloggers mendarat di tanah ketika melompat bukannya melayang ke luar angkasa? Mengapa benda jatuh saat kalian melempar atau menjatuhkannya? Jawabannya adalah gravitasi: kekuatan tak terlihat yang menarik benda-benda ke arah satu sama lain. Gravitasi bumi adalah apa yang membuat Sobat Bloggers tetap di tanah dan apa yang membuat benda jatuh.

Segala sesuatu yang memiliki massa juga memiliki gravitasi. Benda dengan massa lebih besar memiliki gravitasi yang lebih besar. Gravitasi juga semakin lemah dengan jarak. Jadi, semakin dekat objek satu sama lain, semakin kuat tarikan gravitasinya.

Gravitasi bumi berasal dari semua massanya. Semua massanya membuat tarikan gravitasi gabungan pada semua massa di tubuh kalian. Itulah yang memberi Sobat Bloggers berat badan. Dan jika Sobat Bloggers berada di sebuah planet dengan massa lebih kecil dari Bumi, berat kalian akan lebih ringan daripada yang Sobat Bloggers lakukan di bumi.

Sobat Bloggers mengerahkan gaya gravitasi yang sama di Bumi seperti yang dilakukan bumi pada kalian. Namun karena Bumi jauh lebih masif dari kalian, kekuatan kalian tidak benar-benar berpengaruh pada planet kita.

Baca Juga  Jawaban Ciri Gerak Tari Daerah kelas 4 tema 8

Gravitasi di alam semesta kita

Gravitasi adalah apa yang menahan planet-planet di orbit mengelilingi matahari dan apa yang membuat bulan tetap mengorbit di sekitar Bumi. Tarikan gravitasi bulan menarik laut ke arahnya, menyebabkan pasang surut air laut. Gravitasi menciptakan bintang dan planet dengan menyatukan bahan dari mana mereka dibuat.

Gravitasi tidak hanya menarik massa tetapi juga cahaya. Albert Einstein menemukan prinsip ini. Jika Sobat Bloggers menyorotkan senter ke atas, cahayanya akan menjadi lebih merah tanpa terasa saat gravitasi menariknya. Kalian mungkin tidak dapat melihat perubahan dengan mata telanjang, tetapi para ilmuwan dapat mengukurnya.

Lubang hitam mengemas begitu banyak massa ke dalam volume yang begitu kecil sehingga gravitasinya cukup kuat untuk menahan apa pun, bahkan cahaya, agar tidak lolos.

Gravitasi di Bumi

Gravitasi sangat penting bagi kita. Kita tidak bisa hidup di Bumi tanpanya. Gravitasi matahari membuat Bumi tetap mengorbit di sekitarnya, menjaga kita pada jarak yang nyaman untuk menikmati cahaya dan kehangatan matahari. Ini menahan atmosfer kita dan udara yang kita butuhkan untuk bernapas. Gravitasi adalah apa yang menyatukan dunia kita.

Di Bumi gravitasi menarik benda-benda ke arah pusat Bumi. Inilah yang membuat benda jatuh. Itu juga yang memberi bobot benda. Berat adalah ukuran gaya gravitasi antara suatu benda dan permukaan tempat ia berdiri. Jika seseorang berdiri di atas timbangan, gravitasi menarik orang tersebut ke arah timbangan. Skala menunjukkan kekuatan gaya ini, atau berat badan seseorang.

Namun, gravitasi tidak sama di semua tempat di Bumi. Gravitasi sedikit lebih kuat di tempat-tempat dengan lebih banyak massa di bawah tanah daripada di tempat-tempat dengan massa lebih sedikit. NASA menggunakan dua pesawat ruang angkasa untuk mengukur variasi gravitasi bumi ini. Pesawat ruang angkasa ini adalah bagian dari misi Gravity Recovery and Climate Experiment (GRACE).

Baca Juga  Kunci Jawaban Bab 2 Topik C Buku Siswa Kelas 4 IPAS Kurikulum Merdeka Halaman 50

GRACE mendeteksi perubahan kecil dalam gravitasi dari waktu ke waktu. Perubahan ini telah mengungkapkan detail penting tentang planet kita. Misalnya, GRACE memantau perubahan permukaan laut dan dapat mendeteksi perubahan kerak bumi yang disebabkan oleh gempa bumi.

Gravitasi di Luar Angkasa

Di tata surya, semua planet mengorbit, atau mengelilingi, Matahari dalam jalur yang konstan. Mereka akan bergerak dalam garis lurus, tetapi gaya gravitasi menarik mereka ke arah Matahari. Pada saat yang sama, kecepatan planet-planet dalam orbitnya membuat mereka tidak jatuh ke Matahari.

Pesawat ruang angkasa dan satelit melakukan perjalanan mengelilingi Bumi dengan cara yang sama. Gravitasi bumi membuat mereka tetap di orbit, dan kecepatan mereka mencegah mereka jatuh kembali ke Bumi.

Ketika astronot berada di dalam pesawat ruang angkasa di orbit, mereka mengalami keadaan tanpa bobot. Para astronot melayang bebas karena mereka mengelilingi Bumi dengan kecepatan yang sama dengan pesawat ruang angkasa. Tetapi meskipun gravitasi Bumi tidak menarik mereka seperti yang terjadi di Bumi namun mereka tidak lolos darinya. Gravitasi bumi membuat para astronot tetap berada di orbit, seperti halnya pesawat ruang angkasa.

Hukum Gravitasi Newton

Isaac Newton , seorang ilmuwan Inggris, menemukan hukum, atau kebenaran, tentang gravitasi di akhir tahun 1600-an. Newton mengatakan bahwa gaya gravitasi antar benda bergantung pada massanya, atau jumlah materi yang dikandungnya. Semakin besar massa suatu benda, semakin besar pula gaya gravitasinya. 

Misalnya, Matahari, yang memiliki massa yang sangat besar, memiliki gaya gravitasi yang lebih besar daripada Bumi, yang memiliki massa yang jauh lebih kecil. Bahkan setitik debu pun memiliki gaya gravitasi. Tapi gravitasinya sangat, sangat kecil.

Gaya gravitasi juga bergantung pada jarak antara dua benda. Semakin kecil jaraknya, semakin besar gaya gravitasi di antara mereka.

Baca Juga  Kunci Jawaban Campuran Homogen dan Heterogen Kelas 5

Leave a Reply

Your email address will not be published.