Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 23

Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 23

Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 23 – Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas tentang “Ayo, Kita Lakukan” IPA kelas 9 semester 2 halaman 23. Dengan adanya pembahasan ini diharapkan Sobat Bloggers dapat memahami tentang besar dan arah gaya Lorentz.

Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 23

Aktivitas 6.5 Menentukan Besar dan Arah Gaya Lorentz

Apa yang kamu perlukan?

  1. Kawat atau batang penyangga
  2. Kabel atau kawat tembaga
  3. 3 buah magnet
  4. 3 buah baterai
  5. Lempengan aluminium foil (kertas aluminium foil)
  6. Alas (tripleks/kardus/styrofoam)

Apa yang harus kamu lakukan?

  1. Susunlah alat seperti Gambar 6.28!
  1. Sambungkan baterai pada rangkaian yang telah kamu buat untuk mengalirkan arus listrik. Ukurlah besar simpangan (panjang simpangan) yang ditimbulkan oleh aluminium foil yang dialiri arus listrik ketika didekatkan pada magnet!
  2. Cobalah menambah jumlah baterai dan ukurlah besar simpangan yang dihasilkan!
  3. Cobalah lakukan penambahan magnet untuk beberapa magnet jika tersedia!
  4. Tuliskan hasil pengamatanmu di Tabel 6.2a dan Tabel 6.2b berikut!

Apa yang perlu kamu diskusikan?

  1. Berdasarkan data, bagaimanakah hubungan antara jumlah baterai dengan besarnya simpangan yang dialami oleh kawat berarus listrik?
  2. Bagaimanakah hubungan antara besar medan magnet dengan besar simpangan yang dialami oleh kawat berarus tersebut?

Apa yang dapat kamu simpulkan?

Bagaimana hubungan antara besar simpangan dengan kuat arus listrik dan medan magnet?

Jawaban Ayo, Kita Lakukan IPA Kelas 9 Halaman 23

  1. Hubungan antara jumlah baterai dengan besarnya simpangan yang dialami oleh kawat berarus listrik adalah semakin banyak baterai yang dipasang semakin besar gaya lorentznya sehingga menimbulkan simpangan. Kawat berarus yang berada di dalam medan magnet akan mengalami sebuah gaya yang disebut gaya lorentz. Adanya gaya lorentz menimbulkan simpangan pada aluminium foil. Semain banyak baterai yang dipasang pada rangkaian maka semakin besar arus listrik gaya lorentznya. Arus listrik sebanding dengan gaya yang ditimbulkan.
  2. Hubungan antara jumlah baterai dengan besarnya simpangan yang dialami oleh kawat berarus listrik adalah semakin banyak baterai yang dipasang semakin besar gaya lorentznya sehingga menimbulkan simpangan. Kawat berarus yang berada di dalam medan magnet akan mengalami sebuah gaya yang disebut gaya lorentz. Adanya gaya lorentz menimbulkan simpangan pada aluminium foil. Semain banyak baterai yang dipasang pada rangkaian maka semakin besar arus listrik gaya lorentznya. Arus listrik sebanding dengan gaya yang ditimbulkan.
Baca Juga  Pengertian Atmosfer, Manfaat Serta Fungsinya

Kesimpulan

Berdasarkan pecobaan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kawat berarus yang berada dalam medan magnet akan mengalami gaya yang disebut dengan gaya Lorentz. Adanya gaya Lorentz dalam percobaan menimbulkan simpangan pada aluminium foil. Berdasarkan hasil percobaan tersebut dapat diketahui bahwa semakin besar arus listrik, gaya Lorentz yang dihasilkan semakin besar. Semakin besar medan magnet, gaya Lorentz yang dihasilkan semakin besar. Begitu pula dengan panjang kawat berarus, semakin panjang kawat berarus yang ada dalam medan magnet, gaya Lorentz yang dihasilkan juga semakin besar. Untuk arah arus (I) dan arah medan magnet (B) saling tegak lurus, secara matematis, besarnya gaya Lorentz dituliskan sebagai berikut.

F = B . I . L

dengan:
F = gaya Lorentz (newton)
B = medan magnet (tesla)
I = kuat arus listrik (ampere)
L = panjang kawat berarus yang masuk ke dalam medan magnet (meter)

Penentuan arah gaya Lorentz, dapat dilakukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Perhatikan Gambar 6.29!

Rangkuman

  1. Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan dapat menarik benda lain. Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kutub-kutub yang senama bila didekatkan akan saling tolak menolak, sedangkan kutub-kutub yang berbeda nama bila didekatkan akan saling tarik-menarik.
  2. Lobster duri, bakteri, merpati, elang, salmon, dan penyu laut memanfaatkan prinsip medan magnet bumi untuk navigasi, menghindari predator, dan mencari mangsa.
  3. Gaya magnet ditimbulkan oleh gerakan muatan listrik seperti elektron dan proton (partikel elementer penyusun magnet).

  1. Berdasarkan kekuatan magnet untuk menarik benda, bahan magnet dibagi menjadi tiga, yaitu feromagnetik, diamagnetik, dan paramagnetik.
  2. Magnet dapat dibuat dengan cara menggosok, induksi (mendekatkan), dan induksi magnetik (elektromagnet).
  3. Sifat kemagnetan bahan dapat dihilangkan dengan cara memukul-mukul, memanaskan, dan meliliti magnet dengan arus bolak-balik atau AC.
  4. Interaksi kawat berarus dalam sebuah medan magnet akan menghasilkan gaya, yang disebut sebagai gaya Lorentz.
Baca Juga  Jawaban Ayo Kita Selesaikan IPA Kelas 9 Halaman 103

  1. Besarnya gaya Lorentz dipengaruhi oleh besarnya kuat medan magnet, arus listrik, dan panjang kawat. Contoh penerapan gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari adalah motor listrik, bel listrik, sakelar elektromagnetik, dan telepon kawat.
  2. Induksi elektromagnetik membahas tentang konsep arus listrik yang dapat menghasilkan medan magnet dan medan magnet yang mampu menghasilkan listrik. Contoh penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari adalah generator, dinamo AC/DC, dan transformator.
  3. Transformator adalah alat yang digunakan untuk mengubah besar tegangan listrik. Berdasarkan penggunaannya, transformator dibagi menjadi dua jenis, yaitu transformator stepdown dan transformator step-up.
  4. Prinsip kemagnetan diterapkan dalam teknologi MRI (Magnetic Resonance Imaging), kereta maglev, dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

Nah, itu dia pembahasan Ayo, Kita Lakukan IPA kelas 9 semester 2 halaman 23 tentang besar dan arah gaya Lorentz. Semoga dengan adanya pembahasan ini dapat membantu Sobat Bloggers semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *