Penyebab Motor Matic Cepat Rusak dan Masuk Bengkel
Penyebab Motor Matic Cepat Rusak dan Masuk Bengkel

Penyebab Motor Matic Cepat Rusak dan Masuk Bengkel

Bloggers.id – Cukup tidak disadari oleh banyak orang bahwa beberapa kebiasaan berkendara ataupun perilaku pengendara ternyata dapat menjadi penyebab motor matic cepat rusak. Padahal jenis kendaraan ini sedang begitu diminati saat ini oleh berbagai kalangan masyarakat. Tak hanya menyediakan beragam kemudahan dan kepraktisaan berkendara pada para penggunanya, namun skuter matic kini  juga menawarkan berbagai model dan desain yang menarik serta memanjakan para konsumennya.

Penyebab Motor Matic Cepat Rusak dan Masuk Bengkel

Walaupun demikian, mengendarai motor matic tidak bisa dilakukan dengan sembarangan jika Anda tidak ingin matic kesayangan Anda cepat rusak. Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan supaya kendaraan kesayangan tetap nyaman dikendarai dan lebih awet usianya. Masalahnya, tak sedikit dari kita yang secara tidak sadar melakukan beberapa kebiasaan yang membuat motor matic cepat rusak. Oleh karena itu, kami rangkum beberapa faktor yang menjadi penyebab motor matic cepat rusak dan masuk bengkel.

Baca Juga: 8 Cara Merawat Motor Matic yang Benar Supaya Awet

Penyebab Motor Matic Cepat Rusak dan Masuk Bengkel

1. Langsung Menghidupkan Mesin Motor

Berbeda dengan motor matic produksi tahun-tahun lama, motor matic keluaran terbaru pada umumnya sudah dilengkapi dengan beragam teknologi canggih terkini, beberapa di antaranya dikenal dengan teknologi injeksi dan ECU. Saat kunci kontak diputar ke arah ON, sebaiknya Anda menunggu sejenak terlebih dahulu sampai indikator MIL yang ada di speedometer mati (sampainya bunyi berhenti), baru selanjutnya Anda bisa menghidupkan mesin motor. Tindakan tersebut bertujuan mendeteksi sistem kinerja injeksi motor serta menyiapkan sistem kelistrikan pada motor yang dialirkan lewat ECU ke seluruh area motor yang membutuhkan energi listrik.

Baca Juga  Inilah Teknologi Canggih Yang Ada di Daihatsu Rocky

2. Membuka Gas di Awal Secara Penuh

Membuka tuas gas secara penuh setelah keadaan berhenti juga dapat menjadi penyebab mesin motor matic usianya tidak awet. Hal ini paling sering kita temui saat pengendara sepeda motor matic ataupun non-matic berhenti di lampu lalu lintas. Saat lampu berpindah dari merah ke hijau, tidak sedikit orang-orang yang buru-buru membuka tuas gas secara penuh bak seorang pembalap.

Tindakan tersebut memang membuat akselerasi motor kita menjadi lebih cepat. Namun, jika kebiasaan buruk ini sering Anda lakukan, dapat membuat beberapa kerusakan pada komponen-komponen penting terutama pada sektor dapur pacu, seperti v-belt, roller, bahkan juga berdampak pada piston serta membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Baca Juga: Apa Saja Bahaya Motor Injeksi Kehabisan Bensin? Berikut Penjelasannya

3. Mematikan Mesin dengan Standar Samping

Kebiasaan buruk selanjutnya yang membuat motor matic cepat rusak adalah mematikan mesin motor dengan menggunakan standar samping atau fitur side stand switch. Fitur ini banyak ditemukan pada motor matic keluaran terbaru dan sudah menjadi standard. Fungsinya untuk mencegah motor menyala saat standar samping masih turun.

Namun sayangnya, tidak sedikit dari kita yang kurang tepat memanfaatkan fitur ini, sehingga membuat motor matic cepat rusak, yakni untuk mematikan mesin. Memang benar bahwa saat standar samping diturunkan mesin akan mati, namun kompinen lain seperti lampu depan dan belakang serta area speedometer tidak langsung mati. Sisi buruknya hal ini dapat menyerap daya pada komponen aki, terlebih jika Anda sampai lupa memutar kunci ke posisi off. Maka tidak jarang kebiasaan kurang baik ini membuat daya aki cepat habis dan mesin motor susah dinyalakan.

Baca Juga  Daftar Harga Matic Yamaha Kelas Entry Level Terbaru

4. Menahan Gas Saat Macet

Kebiasaan menahan gas saat macet juga masih sering dilakukan oleh banyak pengendara. Tidak sedikit pengendara motor yang membuka gas sedikit, tapi menahan laju motor dengan menekan tuas rem. Meski terkesan sepele, nyatanya kebiasan buruk ini bisa membikin ampas kopling mengalami aus. Jadi, lebih baik mulai sekarang Anda menghindari kebiasaan tersebut.

Baca Juga: Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah

5. Tuas Rem Ditekan Saat Berjalan

Tindakan ini biasa dilakukan jika sewaktu-waktu harus melakukan pengereman mendadak, terlebih lalu lintas sekarang yang sering terjadi macet dan memaksa pengendara harus sering menekan tuas rem. Sehingga kebiasaan ini pada umumnya dilakukan secara tidak sadar oleh kita. Banyak orang yang masih mengendarai sepeda motor dengan jari telunjuk ataupun ditambah jari tengah menempel pada tuas rem. Efeknya, secara tidak sadar kerap menekan tuas rem saat kendaraan sedang berjalan.

Kebiasaan buruk ini ternyata juga punya beberapa dampak negatif pada motor matic kesayangan Anda. Pertama, lampu rem motor matic Anda jadi lebih cepat putus. Kedua, kampas rem juga akan lebih cepat habis sebelum waktunya.

6. Lupa Mengganti Oli Mesin dan Oli Gardan

Selain kebiasaan kurang baik saat berkendara, penyebab motor matic cepat rusak juga bisa disebabkan perlakuan kita terhadap kendaraan. Perlakuan kurang tepat yang kerap dilakukan oleh pemilik kendaraan yang pertama adalah lupa mengganti oli CVT. Perlu Anda ketahui bahwa pada motor matic terdapat beberapa jenis oli yang harus rutin diganti, yakni oli mesin dan oli gardan.

Kebanyak orang hanya melakukan penggantian oli mesin saja saat melakukan servis berkala. Padahal, mengganti oli gardan secara rutin juga penting untuk menjaga komponen-komponen penting seperti komponen gir yang ada di dalam CVT. Begitupun oli mesin atau biasa dikenal dengan istilah oli CVT. Penggantiannya juga harus diperhatikan supaya mesin tetap awet.

Baca Juga  Perbedaan Mobil Suzuki Ertiga GX dengan Suzuki Ertiga Sport

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Motor Matic , Penting Diketahui!

7. Malas Membersihkan Komponen CVT

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, kebiasaan buruk yang membuat motor matic cepat rusak berikutnya adalah malas membersihkan komponen CVT. Hal ini penting dilakukan supaya tidak memunculkan gejala mesin bergetar atau ‘gredek’ saat akselerasi awal. Nah, jika Anda abai terhadap hal ini, jangan heran jika CVT akan menimbulkan bunyi bising seperti decitan atau gesekan besi. Selain itu, performa motor matic Anda juga menjadi tidak maksimal lagi.

Penutup

Demikian pembahasan tentang penyebab motor matic cepat rusak dan masuk bengkel. Kebiasaan tersebut bisa terjadi karena tidak disadari ataupun faktor lupa oleh kita sebagai pemilik kendaraan. Setelah mengetahui kebiasaan kurang baik tersebut, semoga kita dapat menghindari kebiasaan buruk tersebut supaya motor matic kesayangan menjadi lebih awet dan nyaman dikendarai.

Terima kasih banyak sudah menyempatkan membaca artikel ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Sobat bloggers dan jangan lupa untuk meninggalkan jejak melalui kritik dan saran yang membangun, salam otomotif! [Bloggers.id]

Baca Juga: Daftar Harga Matic Honda Kelas Entry Level Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *