Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah
Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah

Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah

Bloggers.id – Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah -Saat musim penghujan datang seringkali menimbulkan genangan air hingga banjir, terutama di daerah perkotaan karena daya serap air ke tanah yang sangat minim. Momen ini tentu dapat membuat Anda pusing untuk bepergian karena kawatir menemui banjir di tengah jalan. Namun, kerap kali banyak dari kita yang terjebak banjir dan mau tidak mau melewati genangan air demi sampai ke tempat tujuan. Padahal perlu diketahui bahwa motor matic memiliki bagian yang sensitif bila kemasukan air.

Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah

Sebenarnya tidak dilarang menerobos banjir menggunakan motor matic, asalkan ketinggiannya masih bisa ditolerir dan tidak dalam keadaan mesin hidup. Tapi kalau terpaksa harus motor matic terjang banjir, maka siap-siap melakukan pengecekan pada beberapa bagian.

Cara mengecek Motor Matic Terkena Banjir dengan Mudah

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, pemeriksaan terhadap motor matic yang terpaksa harus menerjang genangan air yang tinggi sebaiknya cepat dilakukan. Beruntungnya pemeriksaan tersebut terbilang mudah dilakukan di banyak bengkel maupun dilakukan sendiri. Berikut bagian yang wajib langsung dicek setelah motor matic setelah terkena banjir.

1. Pertolongan Pertama Setelah Terkena Banjir

Berusahalah untuk menenangkan diri dan jangan mudah panik ketika mengalami motor matic mengalami selip sesaat setelah melewati genangan banjir. Hal ini wajar terjadi dan bukan masalah yang serius. Biasanya motor akan bergerak sangat lambat meski gas sudah diputar banyak. Hal ini terjadi karena air yang masuk ke bagian CVT membuat belt dan pulley menjadi licin.

Baca Juga  Review Suzuki XL7: Desain, Performa dan Kisaran Harganya

Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu menarik karet yang ada di bagian bawah CVT untuk mengeluarkan air yang masuk. Setelahnya, motor masih akan terasa selip, namun lama-kelamaan akan berangsur normal kembali. Untuk memastikan kondisinya, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan bagian dalam CVT untuk membersihkan sisa air ke bengkel ataupun sendiri.

Baca juga: 8 Cara Merawat Motor Matic yang Benar Supaya Awet

2. Periksa Bagian CVT

Pemeriksaan bagian CVT dilakukan dengan mengecek belt dan pulley. Kemungkinan masih ada sisa air yang harus dibersihkan. Sebab jika dibiarkan, sisa air dalam CVT berpotensi menimbulkan karat. Supaya tidak memunculkan masalah lain, akan lebih baik lagi jika pembersihan dilakukan dengan melepas belt dan pulley.

Anda perlu memastikan komponen belt dan pulley sepenuhnya kering. Pembersihan juga bisa dilakukan dengan menyemprot sisa air yang tersisa menggunakan kompresor pada bagian-bagian sudut di dalam CVT. Biasanya mekanik bengkel sudah terbiasa dengan tindakan semacam ini pada motor matic.

3. Lumasi grease atau gemuk

Air yang masuk ke dalam CVT juga akan mengganggu pelumasan yang dilakukan oleh grease atau gemuk di beberapa bagian. Bagian CVT yang terlumasi oleh grease akan mengering. Dampaknya adalah akan terjadi gesekan yang cukup berlebih, sehingga membuat komponen tidak awet. Jadi, disarankan untuk kembali melumasinya kembali dengan grease baru. Pengolesan grease bisa dilakukan setelah pembersihan CVT selesai dilakukan. Penggunaan grease dilakukan pada bagian bearing.

4. Mengganti Oli Gardan

Ketikan bagian CVT kemasukan air, sangat besar oli gardan juga akan tercemar. Meski ada sil karet yang melindungi bagian gardan, sifat air yang lebih encer dari oli kemungkinan masih bisa menyusup lewat celah sil.

Baca Juga  Warna Honda CBR250RR Terbaru Makin Agresif dan Berkarakter

Oli gardan yang tercampur air, oli warnanya akan berubah menjadi agak putih. Oli gardan yang sudah tercampur air tidak akan optimal melakukan pelumasan. Jadi supaya lebih aman, lakukan segera penggantian oli gardan supaya melindungi komponen transmisi dalam CVT.

Baca juga: Apa Saja Bahaya Motor Injeksi Kehabisan Bensin? Berikut Penjelasannya

5. Ganti oli mesin

Meski bagian dalam CVT terpisah dari sirkulasi oli mesin, tak ada salahnya untuk melakukan penggantian oli mesin juga. Karena bisa saja air masuk melalui celah tutup oli atau celah lainnya saat motor menerjang banjir. Namun untuk memastikan kondisi oli, pemilik bisa terlebih dahulu melakukan pengecekan melalui dipstick yang biasanya menyatu dengan tutup oli. Kalau oli terlihat cair dan berwarna keputihan artinya telah tercampur air. Maka Anda harus segera lakukan penggantian oli baru.

Penutup

Demikian pembahasan tentang cara mengecek motor matic terkena banjir dengan mudah. Dengan mengetahui Langkah-langkah tersebut, Anda kan lebih merasa aman dan yakin menggunakan kendaraan matic Anda setelah menerjang banjir. Namun tetap, berusahalah sebisa mungkin supaya kendaraan matic Anda tidak terkena banjir.

 Terima kasih banyak sudah menyempatkan membaca artikel ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Sobat Bloggers dan jangan lupa untuk meninggalkan jejak melalui kritik dan saran yang membangun, salam otomotif! [Bloggers.id]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *