AYLA TABRAK CBR 1000RR SP, BAGAIMANA AKHIRNYA?

Kejadian Ayla tabrak CBR yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah sedang menjadi perbincangan hangat warganet Indonesia. Hal ini menjadi viral di media sosial karena sebuah mobil Ayla yang masih kredit menyeruduk motor kelas sultan yang memiliki harga mencapai 700 juta rupiah. Tak hayal kejadian ini menjadi sorotan netizen dan informasinya cepat menyebar di jagad dunia maya.

Lalu, bagaimana sebenarnya krononolgi Ayla vs CBR bisa saling beradu? Siapa yang salah di antara keduanya? Berikut ulasannya.

Kronologi Awal Kejadian Ayla Tabrak CBR 1000RR SP

Dimas Prasetyahani (pengendara motor CBR) menuturkan bahwa mulanya pengemudi Ayla tidak terima dan marah dengan suara mesin sepeda motor miliknya.

Kemudian pengendara Ayla yang belum diketahui inisialnya memaksa pengendara CBR untuk menepi. Mereka terlibat perdebatan yang cukup lama di pinggir jalan hingga akhirnya pengemudi Ayla Kembali masuk ke mobil karena suatu hal.

Pengendara CBR yang tidak terima dipermalukan di depan umum menyusul pengendara Ayla. Ketika sudah berhasil menyusul mobil, tidak lama pengemudi Ayla langsung menabrak sepeda motor CBR dengan kecepatan yang cukup kencang antara 80-100 km/jam.

Pengemudi Ayla dengan sengaja menabrak pengendara CBR dengan kecepatan tinggi tanpa direm hingga terseret 15 meter ke tepi jalan.

Kondisi Pengendara CBR 1000RR SP

Tabrakan antara kedua kendaraan tersebut menyebabkan pengendara CBR 1000 RR SP, Dimas Prasetyahani mengalami patah tulang lengan kiri dan harus dilarikan ke rumah sakit setempat di Puwokerto.

“Karena saya ditabrak dengan kecepatan 100 km per jam tanpa direm sedikitpun. Jadi benar-benar ditabrak dengan spontan. Kemudian saya sempat terpelanting ke dalam kolong mobil, terseret sekitar 15 meter, itu sangat tidak manusiawi,” ungkap Dimas melalui akun instagramnya.

Baca Juga  6 Daftar Harga Mobil SUV yang Dapat Pajak 0 Persen

Beruntung bagi Dimas walaupun terseret sejauh 15 meter tetapi nyawanya masih terselamatkan. Sementara pengendara Ayla dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka apapun.

Tindak Lanjut Kasus Ayla Tabrak CBR

Kasus yang cukup menghebohkan dunia maya ini mendapat tindak lanjut dari Pihak Satlantas Polresta Banyumas dengan melakukan mediasi dan tindakan hukum yang dibutuhkan.

Pihak keluarga pengendara Ayla memohon damai dengan menyiapkan ganti rugi berupa mobil Daihatsu Alya dan rumah seharga 300-400 juta rupiah.

Namun pihak pengendara CBR menolak ganti rugi tersebut. Dimas merasa Iba kepada penabrak yang berpendapatan di bawah UMR, memiliki istri yang sedang hamil tua 6 bulan dan menjadi tulang punggung keluarganya.

“Rumah dan unit yang ditawarkan kami tolak dan silahkan penabrak mengganti dengan nominal semampunya saja”, kata Dimas kepada penabrak.

Pengendara CBR tersebut melanjutkan, “Insya Allah motor masih bisa diberesi dan rejeki masih bisa dicari namun apabila harus menyengsarakan satu keluarga dengan menahan tulang punggung keluarga dan menyengsarakan keluarga besarnya  sepertinya bukan pilihan yang bijak. Jadi dengan ini kami menyampaikan bahwa case lcgc vs  cbr1000rrsp ditutup.”

Penutup

Kasus Ayla tabrak CBR 1000RR SP menjadi pelajaran berharga bagi banyak pengguna jalan untuk dapat menahan emosi saat berkendara. Kondisi jalanan dengan beragam jenis kendaraan dan gaya berkendara yang berbeda-beda sangat rentan memicu pertikaian antar pengendara.

Berbijaklah dalam berkendara supaya tidak merugikan diri sendiri, keluarga dan banyak pihak. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan ragu-ragu untuk memberikan kritik serta saran di kolom komentar. Salam otomotif!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page