Peluang Usaha Ternak Bebek dan Tips Penting Memulainya

Peluang Usaha Ternak Bebek dan Tips Penting Memulainya

Peluang Usaha Ternak Bebek dan Tips Penting Memulainya – Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas tentang ide usaha kuliner makanan daerah yang cukup menguntungkan dan dapat dicoba. Kali ini bloggers akan membagikan satu lagi peluang usaha yang dapat dikelola sebagai sambilan dan tentunya memiiki profit yang lumayan juga. Peluang usaaha tersebut adalah Ternak bebek . ya peluang usaha ternak bebek yang mudah dan dapat dikelola disela-sela waktu luang Anda dirumah.

Usaha ternak bebek memang memiliki prospek yang cukup menjanjikan walaupun hanya dikelola sebagai usaha sampingan saja. Hal ini disebabkan karena permintaan telur bebek semakin tinggi di pasaran namun tidak diimbangi denga produksi telur bebek di kalangan peternak di Indonesia. Tentunya hal inil membuat peluang usaha ternak bebek semakin terbuka lebar untuk dijalankan.  Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mencoba usaha ini dirumah, bloggers akan membagikan beberapa tips penting sebelum Anda benar-benar mencobanya. Usaha petenakan memang bisa dibilang sederhana, intinya adalah Anda cukup membeli bebek, menyiapkan lahan dan kandang, lalu merawat bebek Anda dengan baik. Namun ada baiknya Anda memperhatikan beberapa tips berikut ini

Baca Juga : Tips Jitu Memilih Jasa Cleaning Service dengan Layanan Profesional

1# Buat analisa bisnis

Sama seperti dengan pengelolaan bisnis lainnya, dalam memeulai usaha ternak bebek juga memerlukan analisa terlebih dahulu. Dengan analisa ini, Anda harus mengetahui semua informasi baik dari cara pengelolaan, perhitungan modal dampai dengan cara pemeliharaan bebek.

Anda harus benar benar menghitung dengan baik anggaran dalam beternak ungags satu ini. Catatlah segala jenis keperluan mulai dari pembelian bibit, pembuatan kandang, persediaan pakan, dan sampai dengan biaya perawatan berkala. Setelah mengetahui jumlah modal yang Anda butuhkan, selanjutnya adalah menyesuaikannya dengan anggaran yang Anda miliki dan  menghitung biaya perawatan serta keuntungan yang akan Anda dapatkan setelah telur bebek siap panen.

Baca Juga  Cara mendaftarkan bisnis pada Google My Bussines

2# Persiapkan tempat untuk beternak

Lokasi juga merupakan factor penting yang harus Anda persiapkan. Area tersebut juga harus terletak di lahan kering bersih dan nyaman bagi bebek Anda. Idealnya 1 meter kandang bebek bisa digunakan untuk 2 ekor bebek. Maka hitunglah dengan baik luas lahan yang Anda miliki dengan jumlah bebek yang akan Anda pelihara.

Baca Juga : Creator Insider bagikan 3 Tips Riset Keyword Youtube!

Anda memerlukan lahan yang jauh dari pemukiman warga, sehingga suara maupun bau yang ditimbulkan tidak akan mengganggu warga disekitarnya. Selain itu, suara dari kendaraan bermotor ataun suara bising lainya akan berpengaruh terhadap telur yang dihasilkan. Namun, lokasinya juga harus bisa diakses kendaraan bermotor untuk memastikan kelancaran baik dari pengangkutan bahan perawatan seperti pakan maupun proses pemanenan dan distribusinya.

3# Pembuatan kandang

Setelah menentuka  lokasi hal yang perlu Anda lakukan adalah membuat kandang sbeagai tempat bernaung bebek-bebek Anda. Ada tiga macam kandang yang biasa digunakan dalam beternak bebek yaitu kandang panggung, kandang litter, dan kandang sistem baterai. Ada berbagai macam informasi yang Anda dapat cari di internet mengenai kandang-kandang ini.

Pada intinya, Anda dapat memilih jenis kandang yang akan Anda buat sesuai kebutuhan, luas lahan, serta modal yang Anda miliki untuk memulai bisnis ternak bebek. Selain jenis dan ukuran, yang perlu diperhatikan dalam membuat kandang bebek adalah suhunya. Pastikan kandang ini memiliki suhu Ideal yaitu 27-30 derajat celcius. Anda dapat menjaga suhu ini dengan menutup sebagian sisi kandang dengan terpal.

Baca Juga : Kelebihan Dan Kekurangan Google Classroom

Yang tepenting adalah kandang yang dibuat mudah dibersihkan, memiliki sirkulasi udaranya lancar dan bersih, serta mendapatkan sinar matahari yang cukup. Anda dapat  memanfaatkan bahan bahan yang ada sebelunya seperti bambu atau kayu bekas untuk lantai dan dinding kandang.

Baca Juga  Modal Minimal Untung Maksimal Coba Usaha Telur Gulung Kekinian

4# Memilih bibit bebek

Setelah mempersiapkan lahan serta membuat kandang, langkah selanjutnya adalah memilih bibit bebek. Hal ini sangat penting untuk memilih jenis telur bebek yang dihasilkan. Istilah bibit bebek disebut dengan Day-Old Duck (DOD). Anda dapat membeli DOD dengan usia 1-10 hari setelah menetas. Anda perlu memilih bebek yang sehat dengan ciri-ciri memiliki bobot 38-40 gram, gerakan lincah dan agresif, tidak ada kecacatan fisik, paruh mengkilap, suara bagus, dan bulu halus.

Untuk peternak pemula, seleksi bibit dapat dilakukan dengan membeli bibit kecil yang masih berumur sekitar 2 minggu. Setelah itu Anda dapat memeliharanya sampai dewasa dan siap bertelur. Anda dapat memilih bebek kecil atau bahkan bebek yang siap bertelur, namun yang terpenting adalah kualitas bebek itu sendiri. Bebek dengan kualitas unggul biasanya memiliki harga yang relative lebih mahal, namun itu tidak menjadi masalah karena hasilnyapun akan berkualitas juga untuk bisnis ternak bebek Anda.

6# Perawatan bebek dan Pemilihan pakan

Untuk menghasilkan telur yang berkualitas, Anda perlu merawat bebek dengan baik dan mencukupi mereka dengan pakan yang  berkualitas. Pakan bebek sendiri harus memenuhi kebutuhan protein, energi, dan mineral. Anda dapat dengan mudah mendapatkannya di toko pakan dengan bentuk konsentrat. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan dan menambahkan bahan alami lain seperti sayur, biji-bijian, keong, ikan, atau campuran lainnya. Pemberian pakan pada ternak bebek dilakukan dalam 3 kali sehari yakni pada pagi, siang, dan malam hari dengan komposisi pakan, porsi, serta cara yang tepat, yang disesuaikan dengan usia bebek.

Baca Juga : Apa arti SEO Lokal ? Begitu pentingkah Bagi Bisnis?

Agar lebih irit, biasanya para peternak meracik sendiri pakannya dari biji-bijian, dan sayuran sebagai campuran pada konsentrat pabrikan. Rasio pakan yang digunakan biasanya adalah 70 % konsentrat dan bahan tambahan serta 30 % dedak padi sebagai bahan pokok.

Baca Juga  Gunakan 5 Cara ini agar bisnis online ramai konsumen

Dalam usaha ternak bebek Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Memastikan suhu ideal agar bebek terhindar dari penyakit yang berbahaya.
  • Mengelompokkan bebek berdasarkan ukuran, hal ini diperlukan untuk mencegah bebek besar menyakiti bebek yang lebih kecil
  • Membersihkan kandang secara rutin.
  • Memastikan bahwa bebek tidak kekurangan makanan dan minuman.
  • Memisahkan dan mengobati bebek yang terkena penyakit walaupun pada umumya jarang ditemukan penyakit dalam usaha ternak bebek.
  • Memberikan vitamin untuk merangsang nafsu makan atau nutrisi tambahan untuk membantu perkembangan bebek.

7# Panen dan Strategi Pemasaran

Ini adalah tahap yang pastinya Anda nantikan. Umumnya bebek akan mulai bertelur pada usia 5 sampai 7 bulan. Pada masa awal  jumlah telur yang dihasilkan mungkin belum stabil. Namun nantinya, bebek akan bertelur setiap hari.

Ada banyak cara untuk memasarkan telur hasil bisnis ternak bebek Anda misalnya dengan menawarkan pada tetangga, teman atau menitipkan di warung-warung yang ada di sekitar Anda. Selain itu, Anda juga dapat menjalin kerjasama dengan pihak restoran, hotel, kantor, pabrik dan lain-lain. Bahkan dengan memanfaatkan teknologi dan sosial media Anda dapat menawaarkan produk telur Anda dengan mudah.

Baca Juga : Konektor Masker Rajut DIY By Arqarina Craft

Telur bebek memiliki nutrisi yang lebih tinggi dari telur ayam. Selain ukurannya lebih besar, nutrisi yang dimilikinya juga jauh lebih unggul. Telur bebek memenuhi 90% asupan harian vitamin B12 sementara telur ayam hanya memenuhi 23% asupan harian. Selain itu, kandungan selenium, zat besi, vitamin D, dan kolin pada telur bebek juga lebih tinggi dari telur ayam. Nah, apakah Anda tertarik untuk mencoba usaha ternak bebek ini? Lakukan riset yang mendalam dan pahami setiap langkah yang Anda lakukan dalam mengelolanya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *