Memang terkadang pekerjaan terlihat mudah

Memang terkadang pekerjaan terlihat mudah

Memang terkadang pekerjaan terlihat mudah – Sedikit cerita pengalaman saya disela-sela pembahasan bisnis internet, mungkin karena saya masih belum berani untuk menulis di media sosial sehingga saya putuskan untuk menuliskannya disini. Cerita ini adalah sedikit pengalaman suka dan duka yang kadang saya alami dalam kehidupan.

Saya ingin bercerita sedikit tentang obrolan saya dengan senior saya kemarin. Seperti biasa, karena ada proyek yang memang kami kerjakan, secara rutin kami membahas proyek tersebut. Namun ada hal yang sangat menarik dari pembicaraan kami kemarin, mengenai terkadang pekerjaan terlihat mudah. “Terlihat” Mudah. 

Mengapa?

Terlihat mudah bukan berarti mudah. Mengapa? Yah tenyata kami sering sekali berhadapan dengan situasi yang “awkward”. Dimana kami harus berhadapan dengan kawan yang kami bilang abu abu. Abu abu disini bisa dibilang tidak jelas antara klien atau kawan. Mereka meminta bantuan kami untuk mengerjakan hal hal tertentu yang mereka anggap sepele dan bisa dikerjakan dengan mudah. 

Baca Juga : Cara menautkan blog ke Google Analitik

Sebagai contoh pernah saya diminta untuk membantu membuat audio yang tidak terdengar pada rekaman dan menghilangkan noise. Terlihat sepele bukan? Ya memang benar sangat sepele. Hanya membuka aplikasi AVS audio editor, drag and drop file rekaman tadi. Mengamplify audio, setelah itu menyesuaikan bass dan treble sehingga tidak terdengat berat ataupun “cempreng”. Mencari sample noise yang akan dihilangkan dan menerapkanya. Mendengarkan keseluruhan rekaman dan mencari hal hal yang terlewat. Setelah dirasakan cukup dan pas tinggal kita ekspor menjadi file mp3. Membuka laptop, menuju halaman web whatsapp dan voila kita kirimkan file jadi tersebut pada kawan. Sesimpel itu saja sebenarnya. 

Baca Juga  5 Tren bisnis Online terbaru boleh dicoba dirumah

Namun, sebagai profesional tentunya kami memiliki skill yang memang kami kuasai dengan baik. Hal itu karena kami belajar baik pada orang lain, pada ahli di bidang tertentu ataupun berusaha belajar secara otodidak. Kenapa? Ya, kenapa harus belajar? Tentunya tidak munafik jikalau kami belajar demi tujuan tujuan yang jngin kami capai. Entah itu kebanggaan, memuaskan hasrat keingintahuan pada hal tertentu atau menghasilkan uang dengan menawarkan jasa. 

Baca Juga : Review Tentang MIFX Perusahaan Forex

Dan uniknya, di sekitar kita masih banyak kita jumpai, orang (termasuk saya sendiri) yang menyepelkan sebuah pekerjaan. Bukan karena apa apa, hanya karena terlihat sepele. Contohnya, membuat artikel, mendesain logo, dan hal hal sepele lainnya. Benarkah hal tersebut sepele? Jika ada yang bertanya kepada saya, maka saya jawab TIDAK! 

Tidak ada hal yang sepele. Buktinya ada yang hanya meminta softcopy, meminta bantuan dan sebagainya. Seperti yang saya katakan sebelumnya, memang pekerjaan terlihat sepele, hal itu karena orang yang mengerjakan mempunyai skill atau kemampuan sehingga pekerjaan itu “terlihat” mudah. Hal itu karena kami melalui proses belajar. Yang tidak disadari adalah kita cenderung melihat hasilnya saja. Tanpa melihat proses dari sebuah pekerjaan. Dan yang utama adalah kita tidak merasakan perjuangan yang dilakukan seseorang untuk menguasai suatu hal sehingga mereka melakukannya dengan “mudah dan sepele”. Jika memang sepele kenapa kita tidak mengerjakannya sendiri? 

Baca Juga : Cara Menautkan sitemap blog pada google Search Console

Nah, poinnya adalah kita memang diharuskan menghargai sebuah pekerjaan. Saya sendiri sangat percaya pada prinsip take and give. Artinya saya percaya saya harus memberikan sesuatu sebagai ganti apa yang saya dapatkan. Kasarnya adalah imbalan. Dan imbalan itu sendiri bukan melulu masalah uang. Kita bisa memberikan sesuatu yang memang kita kuasai, namun setidaknya jika kita akan meminta bantuan pada orang lain siapkanlah sesuatu sebagai imbalan. Minimal ikut mempromosikan skill atau produk yang teman kita miliki. 

Baca Juga  Tips Jitu Memilih Jasa Cleaning Service dengan Layanan Profesional

Sebelumnya saya meminta maaf jika tulisan ini kurang berkenan dihati. Percayalah tulisan ini tidak bermaksud untuk menghakimi atau menyinggung perasaan seseorang. Saya menulis ini hanya sebagai pengingat bagi diri sendiri dan edukasi bahwa sebagai bangsa yang berperikemanusian yang adil dan beradab, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu antar sesama apalagi kawan kita sendiri.

Ada hal hal yang membuat terkadang pekerjaan terlihat mudah dan seringkali kita anggap sepele karena kita hanya melihat hasil akhirnya saja tanpa ikut merasakan prosesnya. Akan lebih baik lagi jika kita mencoba mempelajari hal-hal sepele tersebut, membuat forum diskusi dengan teman dan siapa tahu akan menjadi proyek bersama yang dapat menghasilkan penghasilan tambahan dari proses tersebut sembari mengasah skill yang dipelajari.

Baca Juga : Cara Membuat Halaman Statis dan Menempatkan pada Blogspot

Penelusuran terkait : Memang terkadang pekerjaan terlihat mudah. jadikan pekerjaan sebagai hobi kata kata, kata bijak mensyukuri pekerjaan, caption semangat kerja, quotes pekerja muda, pekerjaan yang mudah, kata bijak mario teguh tentang pekerjaan, quote kerja lucu, quotes wanita pekerja keras

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *