Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie

bloggers.id– Siapa yang tidak mengenal tokoh Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau adalah Presiden ketiga RI yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Mari kita simak Ayo, kita belajar dari Pak Habibie! Kali ini bloggers akan membahas jawaban Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie Kelas 6 Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 1. Yuk kita simak pembahasannya!

Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie

Ayo, Menjadi Penemu

Kita sudah mempelajari tokoh-tokoh dunia dengan penemuannya. Lalu, sikap-sikap seperti apakah yang harus dimiliki untuk menjadi seorang penemu? Ayo, kita belajar dari Pak Habibie!

Baca dengan teliti teks biografi tentang perjalanan hidup Bapak Habibie, berikut ini:

Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie

Disiplin dan Kerja Keras Awal dari Sebuah Inovasi yang Cemerlang

Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie

Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie adalah Presiden ketiga RI yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, tanggal 25 Juni 1936.

Masa Kecil

Masa kecil Habibie dilalui di Pare-Pare. Sikap hidup disiplin dan kerja keras telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Ia memiliki semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia melanjutkan SMA di Bandung dan prestasinya selalu menonjol terutama pada pelajaran IPA dan Matematika.

Perjuangan Keras di Perantauan

Didukung oleh kemauan keras untuk belajar, selepas SMA beliau masuk di ITB (Institut Teknologi Bandung) kemudian mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Jerman jurusan Konstruksi Pesawat Terbang. Ia bertekad bulat untuk bekerja keras dan harus sukses. Habibie selalu menggunakan musim liburannya dengan bekerja mencari uang untuk membeli buku sebagai pendukung sekolahnya.

Baca Juga  Download Soal PTS/UTS I Kelas 6 dan Jawaban Lengkap

Tahun 1960, Habibie mendapat gelar Diploma Ing di Jerman dengan nilai sempurna. Ia bekerja di industri kereta api Jerman dan berhasil menemukan cara untuk membuat 1.000 wagon kereta api berkekuatan tinggi. Di pagi buta, Habibie harus berjalan kaki cepat ke tempat kerja yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidup, kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya. Tahun 1965 Habibie mendapat gelar Dr. Ingenieur dengan nilai sangat sempurna.

Buah dari Kerja Keras

Habibie kemudian bekerja di industri pesawat terbang Jerman. Karena sikap disiplin dan kerja keras, karirnya terus naik hingga dipercaya menjadi Vice President sekaligus Direktur dan Penasihat Senior bidang teknologi. Ia menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan bergengsi di perusahaan pesawat terbang Jerman.

Kecintaan pada Tanah Air

Tahun 1968, Habibie mengundang 40 insinyur Indonesia untuk bekerja di Jerman guna mempersiapkan keterampilan dan pengalaman mereka dalam membuat produk industri dirgantara, maritim, dan darat di tanah air. Tahun 1974, Habibie diminta pulang ke tanah air dan menjadi penasihat pemerintah di bidang teknologi pesawat terbang. Ia menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi hingga menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI ke-3.

Prestasi Cemerlang Buah dari Disiplin dan Kerja Keras

Habibie menyumbang berbagai penemuan dan sejumlah teori di bidang konstruksi pesawat terbang, seperti “Habibie Factor“, Habibie Theorem” dan “Habibie Method“ yang dipakai oleh universitas di seluruh dunia. Ia dijuluki sebagai “Mr. Crack” karena menemukan rumus untuk menghitung cacat badan pesawat terbang. Ia juga menerima banyak penghargaan dan prestasinya diakui berbagai lembaga internasional seperti di Jerman, Inggris, Swedia, Prancis, dan Amerika Serikat serta menerima penghargaan yang hamper setara dengan Hadiah Nobel.

Habibie: Bapak Teknologi Indonesia

Tahun 1976, Habibie mendirikan industri pesawat terbang pertama di kawasan Asia Tenggara yaitu PT Nurtonio dan industri strategis lainnya. Industri binaannya berhasil memproduksi pesawat terbang, helikopter, senjata, amunisi, kapal, tank, panser, watercannon, kendaraan RPP-M, kendaraan tempur dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer. Ditingkat dunia, Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker, pesawat angkut militer, jet eksekutif, Airbus, pesawat angkut dengan teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal, CN-235, dan CN-250. Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain helikopter, pesawat tempur multifungsi, beberapa peluru kendali dan satelit di tingkat dunia.

Baca Juga  Jawaban Buku Tema 3 Kelas 5 halaman 2, 4, 5, 6

Disarikan dari berbagai sumber

Jawab pertanyaan Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie

1.Apa topik masalah dari teks tersebut?

Jawab : Topik masalah dari teks diatas adalah kisah perjalanan hidup Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie

2. Apakah teks tersebut adalah jenis teks eksplanasi ilmiah? Jelaskan dan berikan contoh!

Jawab : bukan, karena teks eksplanasi biasanya menjelaskan tentang suatu kejadian dengan fakta-fakta yang ada, dan teks diatas lebih ke biografi tokoh.

3. Apa pesan yang ingin disampaikan penulis melalui teks tersebut?

Jawab : pesan yang ada pada teks adalah kisah perjalanan hidup seorang Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie yang menjalani hidup dengan penuh semangat, kerja keras dan ketekunan yang membuahkan pencapaian dalam hidup.

Diskusikan pertanyaan tersebut bersama teman, dan tuliskan jawabannya.

Cermati kembali teks eksplanasi “Pensil, si Kecil yang Amat Penting”, pada pembelajaran sebelumnya. Perhatikan kata bercetak miring yang terdapat pada teks tersebut. Diskusikan pertanyaan berikut bersama teman:

1. Apakah kosakata tersebut telah sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)? Jelaskan alasannya!

Jawab : Belum karena bukan kata-kata baku.

2. Di mana dan kapan biasanya kamu menemukan penggunaan kosakata tersebut?

Jawab : Pada percakapan sehari-hari dan pada novel-novel fiksi.

3. Kapan saat-saat kita dapat menggunakan kosakata tersebut? Dan saat kapan kita sebaiknya tidak menggunakan kata-kata tersebut? Jelaskan alasannya!

Jawab : Sebaiknya kita mengguakannya pada saat percakapan sehari-hari dan tidak menggunakannya pada acara-acra resmi atau tulisan-tulisan ilmiah.

Cermati hasil diskusimu, sesuaikan dengan pernyataan berikut ini:

Kosakata baku adalah kosakata yang penulisannya telah sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Sebaliknya, kosakata non-baku adalah kosakata yang penulisannya tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Kosakata baku wajib digunakan dalam tulisan, atau percakapan pada acara-acara formal. Kosakata non baku boleh digunakan dalam bahasa percakapan pada acara non-formal, seperti saat berbicara kepada teman dalam kehidupan sehari-hari. Cermati kosakata non-baku pada teks eksplanasi “Pensil, si Kecil yang Amat Penting” dalam tabel berikut.

Tuliskan arti kata tersebut dan temukan padanan kosakata bakunya.

No.Kosakata Non BakuArti KataKosakata Baku
1.gimana sihKata Tanya untuk menanyakan caraBagaimana
2.bikinMenciptakan sesuatuMembuat
3.moderenSesuatu yang baru /terkiniModern
4.Jaman jangka waktu yang panjang atau pendek yang menandai sesuatuZaman
5.dipakeMemanfaatkan sesuatuDipakai
6.gampang tidak memerlukan banyak tenaga atau pikiran dalam mengerjakanMudah
7.TerusSesuatu yang terjadi belakangankemudian
8.dibikindiciptakanDibuat
9.ngembangkanMeningkatkan kualitasMengembangkan
10.buatMenunjukan tujuanUntuk
11.hancurkanMembuat dari kondisi utuh menjadi serpihan kecilMenghancurkan
12.sama serupa (halnya, keadaannya, dan sebagainya)Dengan
13.bangetLebih dari biasanyaSekali
14.Kalo gak adaMenunjukkan kemungkinan yang akan terjadiKalau tidak ada
15.bakalSesuatu yang akan terjadiAkan
16.waktu lagiMenunjukkan sedang melakukan perbuatanSaat sedang
17.gak bisa bikinTidak bisa menciptakanTidak bisa membuat

Buatlah kalimat dengan menggunakan kosakata baku tersebut.

Perhatikan penggunaan kalimat efektif pada kalimat yang kamu buat.

  • Bagaimana cara membudidayakan ikan gurame?
  • Andi sedang bertanya cara membuat laying-layang dengan pak Udin.
  • Teknologi pertania saat ini sudah semakin modern.
  • Zaman dahulu delman menjadi alat transportasi yang digemari masyarakat.
  • Selain digunakan untuk saluran air, pipa juga sering dipakai untuk pot tanaman.
  • Membuat kerajinan montase ternyata mudah.
  • Setelah pulang sekolah, Erik kemudian tidur.
  • Banyak makanan yag bisa dibuat dari singkong.
  • Bu Bekti terus mengembangkan bisnis restorannya sampai sekarang.
  • Rani membeli baju untuk kedua adiknya.
  • Bom itu mampu menghancurkan seluruh gedung.
  • Lani pergi ke pantai dengan keluarganya.
  • Pemandangan sunset di pantai indah sekali.
  • Belajar akan terasa sulit kalau tidak ada buku.
  • Tumbuhan akan mati jika tidak disiram.
  • Jangan bergurau saat sedang belajar di kelas
  • Walaupun memiliki kekayaan yang melimpah, hal itu tidak bisa membuat Anto bahagia.

Habibie dengan penemuannya telah memberikan manfaat yang cukup besar terhadap dunia transportasi, khususnya pada transportasi udara. Bagaimana pengaruh alat transportasi terhadap kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia?

Baca Juga  Jawaban Bacaan Kami Berbeda namun Kami Bekerja Sama Kelas 6

Ayo Berdiskusi Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie

Amati proses distribusi dalam kegiatan ekonomi berikut ini:

kegiatan ekonomi

Diskusikan pertanyaan berikut:

1. Bagaimana pengaruh alat transportasi modern terhadap penyebaran barang-barang hasil produksi pertanian, perikanan, dan industri? Berikan beberapa contohnya!

Jawab : Alat transportasi modern sangat membantu proses dan mempercepat penyebaran barang-barang hasil produksi. Contohnya sekarang orang yang akan mengirimkan barang ke luar pulau harus menunggu lama Karen menggunakan kapal laut. Sekarang suda ada pesawat terbang yang mempercepat proses pengangkutan barang.

2. Apa yang akan terjadi pada kehidupan masyarakat, jika tidak terdapat beragam alat transportasi modern, seperti pesawat terbang, kapal laut, kereta api, dan truk kargo?

Jawab : pengiriman barang-barang akan membutuhkan waktu yang sedikit lama karena seua menggunakan cara tradisional.

Tuliskan hasil diskusimu pada diagram berikut:

trannsportasi dan kegiatan ekonomi

Amati kehidupan ekonomi di lingkungan sekitar sekolahmu.

Buatlah cerita proses perjalanan satu benda yang dijual di lingkungan sekitar sekolah, yaitu dari benda tersebut dihasilkan, disebarkan hingga sampai pada dirimu. Ceritamu dapat dalam bentuk tulisan atau gambar. Buatlah dengan jelas, rapi, dan menarik. Kamu dapat memajang hasil karyamu di kelas sebagai bahan belajar teman yang lain.

Jawab : jawaban sesuai kreativitas siswa

Ayo Mengamati

Amati rangkaian seri dan rangkaian paralel yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. Diskusikan bersama teman untuk menemukan persamaan dan perbedaannya.

Tuliskan dalam Diagram Venn berikut:

Kesimpulan

Demikian pembahasan Bacaan Mengenal Tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie Kelas 6 Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 1. Dari artikel ini kita jadi tahu tentang kisah hidup BJ Habibie, semoga dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak semua dalam kehidupan sehari-hari. Demikan pembahasan yang dapat disampaikan semoga bermanfaat bagi sobat semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *