Mengambil Keputusan dengan Musyawarah Kelas 5 Tema 2 subtema 2 pembelajaran 6 halaman 85 terbaru
Mengambil Keputusan dengan Musyawarah Kelas 5 Tema 2 subtema 2 pembelajaran 6 halaman 85 terbaru

Mengambil Keputusan dengan Musyawarah Kelas 5 Tema 2

Bloggers.id – Hai Sobat bloggers, Mengambil Keputusan dengan Musyawarah adalah materi yang terdapat pada kelas 5 tema 2 subtema 2 pembelajaran 6. Materi tersebut akan kita bahas dan jawab secara lengkap kali ini ya Sobat. Sobat bloggers tentu sudah tahu ya bahwa mengambil keputusan dengan musyawarah adalah penerapan nilai Pancasila sila keempat. Selanjutnya, kita akan mempelajari bagaimana cara bermusyawarah yang baik serta mengambil keputusan yang baik dalam sebuah musyawarah. Supaya lebih dapat memahami, Yuk, kita simak materinya bersama-sama di bawah ini.

Edo dan teman-teman sekelasnya bermusyawarah. Mereka membicarakan tentang rencana peragaan tari. Sebelum musyawarah dilakukan mereka sepakat bahwa musyawarah akan dipimpin oleh Edo. Selain itu mereka juga sepakat bahwa Siti sebagai penulis yang akan mencatat jalannya musyawarah dan mencatat hasil musyawarah.

Apa yang dimaksud musyawarah? Apa yang harus kita lakukan sebagai peserta musyawarah? Nilai-nilai apa yang terkandung dalam kegiatan musyawarah? Ayo, bacalah uraian berikut.

Mengambil Keputusan dengan Musyawarah Kelas 5 Buku Siswa Tema 2 Halaman 85

Ayo Membaca

Mengambil Keputusan dengan Musyawarah

Setiap warga masyarakat mempunyai tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama. Keputusan bersama adalah suatu keputusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, pemikiran, dan pembahasan yang matang. Keputusan bersama haruslah mewakili kepentingan seluruh anggota atau seluruh peserta rapat. Keputusan bersama juga merupakan keputusan yang harus dilaksanakan dengan rasa penuh tanggung jawab.

Oleh karena itu, sebuah keputusan bersama harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua peserta rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan. Dalam pengambilan keputusan kita tidak boleh memaksakan kehendak. Hasil dari keputusan yang diambil juga tidak boleh hanya menguntungkan satu pihak, tetapi semua pihak haruslah merasa diuntungkan. Karena keputusan bersama harus menampilkan rasa keadilan, dan semua peserta rapat mempunyaikedudukan yang sama.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Menunggangi Gajah Kelas 2

Pengambilan keputusan harus didasarkan pada beberapa nilai penting agar semua pihak yang terlibat merasakan keadilan. Nilai yang mendasar tersebut di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Nilai Kebersamaan

Pengambilan keputusan harus dilakukan secara bersama-sama duduk dalam suatu tempat dengan tujuan yang sama demi kebaikan bersama. Walaupun setiap peserta rapat berasal dari latar belakang yang berbeda namun harus tetap mendahulukan kepentingan umum dan mengesampingkan kepentingan pribadi.

2. Nilai Kebebasan Mengemukakan Pendapat

Bebas artinya tidak mendapat paksaan dari orang lain, semua peserta rapat boleh mengutarakan pendapatnya. Pendapat yang diberikan harus logis dan masuk di akal, tidak menimbulkan perpecahan, sesuai dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

3. Nilai Menghargai Pendapat Orang Lain

Setiap peserta rapat haruslah mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat. Bila tidak setuju dengan pendapat yang dikemukakan peserta lain, boleh menanggapinya tetapi dengan cara yang sopan agar tidak menimbulkan permasalahan.

4. Nilai Jiwa Besar Serta Lapang Dada Melaksanakan Hasil Keputusan Dengan Rasa Penuh Tanggung Jawab

Nilai persamaan hak, ialah seluruh peserta rapat diberi hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya. Mereka diberikan kebebasan untuk mengungkapkan ide atau gagasan.

Baca Juga: Pengamalan Pancasila Sila Keempat Kelas 6 Tema 1

Musyawarah mufakat merupakan salah satu bentuk upaya pengambilan keputusan bersama yang sesuai dengan nilai budaya bangsa Indonesia yang demokratis. Musyawarah berarti membicarakan dan menyelesaikan  bersama suatu persoalan dengan maksud untuk mencapai mufakat atau kesepakatan. Dengan kata lain, musyawarah adalah pembahasan bersama suatu masalah guna mencapai keputusan. Sedangkan, mufakat artinya kesepakatan untuk melaksanakan hasil musyawarah. Jadi, yang dimaksud musyawarah mufakat adalah perundingan bersama untuk memecahkan masalah, sehingga tercapai keputusan bulat yang akan dilaksanakan bersama. Kita mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan golongan atau pribadi.

Dalam proses musyawarah kita pasti akan mendengar pendapat dari peserta musyawarah. Pendapat tersebut bisa saja berbeda-beda bahkan saling bertentangan. Apabila kesepakatan telah diambil, maka kesepakatan itu sudah bukan lagi milik dari pihak yang mengusulkan namun telah menjadi milik bersama. Keputusan tersebut harus dipatuhi dan dilaksanakan bersama dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Mengambil Keputusan dengan Musyawarah

Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain sebagai berikut.

Baca Juga  Download Soal Tes Seleksi PPPK Guru Geografi SMA SMK Tahun 2021

1. Sesuai dengan kepentingan bersama.

2. Usul atau pendapat yang disampaikan mudah dipahami dan tidak memberatkan.

3. Dalam musyawarah, pertimbangan moral lebih diutamakan dan bersumber dari hati nurani yang jujur.

4. Pembicaraan harus dapat diterima dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani.

Prinsip-prinsip dan aturan musyawarah antara lain sebagai berikut.

1. Musyawarah dilandasi dengan akal sehat dan hati nurani yang luhur.

2. Musyawarah dilandasi semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan.

3. Mengutamakan kepentingan umum.

4. Menghargai pendapat orang lain.

5. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.

6. Melaksanakan keputusan bersama dengan dilandasi itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab.

Tata cara dan persyaratan musyawarah antara lain sebagai berikut.

1. Peserta musyawarah harus hadir sebelum musyawarah dimulai.

2. Musyawarah dimulai jika peserta musyawarah telah mencapai kuorum.

Kuorum adalah penetapan jumlah minimum anggota yang harus hadir pada saat musyawarah.

3. Ada susunan kepanitiaan yang minimal terdiri dari: ketua, notulis, dan peserta musyawarah.

4. Setiap peserta musyawarah berhak menyampaikan pendapat.

5. Setiap peserta musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.

6. Pendapat yang disampaikan harus dapat diterima akal sehat, tidak untuk kepentingan pribadi atau golongan, tidak menimbulkan perpecahan, sesuai dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

Cara-cara mengeluarkan pendapat antara lain sebagai berikut.

1. Mengacungkan tangan sebagai tanda izin bicara.

2. Berbicara setelah dipersilakan.

3. Kalau ada yang berbicara menunggu sampai pembicaraan selesai.

4. Bersikap sopan.

5. Suara cukup jelas.

Sikap dalam musyawarah antara lain sebagai berikut.

1. Menghargai/menghormati pendapat orang lain.

2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

3. Tidak boleh mencela pendapat orang lain.

4. Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.

Baca Juga: Penyakit pada Sistem Pernapasan Kelas 5 Tema 2

Jawaban Mengambil Keputusan dengan Musyawarah Kelas 5 Buku Siswa Tema 2 Halaman 88

Ayo Berlatih

Dari bacaan tentang musyawarah di atas, buatlah daftar pertanyaan dan jawaban menggunakan kata tanya apa, siapa, di mana, bagaimana, dan mengapa. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti di bawah, kemudian gunakan untuk bertanya jawab dengan teman-temanmu dari kelompok lain.

daftar pertanyaan dan jawaban bacaan Mengambil Keputusan dengan Musyawarah

Jawaban:

1. Apa

– Apa yang dimaksud dengan keputusan bersama? (Pertanyaan)

– Keputusan bersama adalah suatu keputusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, pemikiran, dan pembahasan yang matang. (Jawaban)

2. Siapa

– Siapa yang harus mematuhi dan melaksanakan keputusan bersama dalam sebuah musyawarah? (Pertanyaan)

– Yang harus mematuhi dan melaksanakan keputusan bersama adalah semua peserta rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan. (Jawaban)

3. Di mana

– Di mana kita dapat membuat sebuah keputusan bersama? (Pertanyaan)

– Di dalam sebuah forum musyawarah atau rapat. (Jawaban)

4. Bagaimana

– Bagaimana cara melaksanakan musyawarah untuk mencapai mufakat? (Pertanyaan)

– Pelaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat harus berpedoman pada prinsip-prinsip dan aturan musyawarah. (Jawaban)

5. Mengapa

– Mengapa harus bersikap sopan dalam menanggapi pendapat orang lain? (Pertanyaan)

– Bersikap sopan dalam menanggapi pendapat orang lain agar tidak menyinggung orang lain dan tidak menimbulkan permasalahan. (Jawaban)

Baca Juga: Pengaruh Kegiatan Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Baca Juga  Aneka Wujud Benda sebagai Anugerah Tuhan

Jawaban Mengambil Keputusan dengan Musyawarah Kelas 5 Buku Siswa Tema 2 Halaman 89

Ayo Berdiskusi

Diskusikanlah hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai peserta musyawarah. Tulislah hasil diskusi dengan jelas dan singkat.

Jawaban:

Hak Peserta Musyawarah: Mendapat kesempatan untuk mengemukakan pendapat.

Kewajiban Peserta Musyawarah: Mendengar orang lain saat berpendapat dan menghargai pendapat orang lain.

Tanggung Jawab Peserta Musyawarah: Melaksanakan musywarah sesuai dengan aturan dan tata cara yang berlaku dan telah disepakati.

Baca Juga: Hak Kewajiban dan Tanggung Jawab sebagai Warga Masyarakat

Kesimpulan

Demikian pembahasan materi kita tentang Mengambil Keputusan dengan Musyawarah yang dapat kalian temukan pada Buku Siswa Kelas 5 Tema 2 Subtema 2 Pembelajaran 6. Bagaimana sobat bloggers, menarik bukan materi belajar kita kali ini? Supaya Sobat dapat lebih memahami materi ini, Kalian dapat bertanya dan berdiskusi dengan orang tua tercinta Kalian di rumah ya. Dan jangan lupa, tuliskan hasilnya pada buku tulis kalian ya! Terima kasih, semoga bermanfaat. [ Bloggers.id ]

Baca Juga: Jawaban Penyebab Penyakit Asma Kakek Husin

Pencarian Populer : dalam bermusyawarah keputusan yang diambil haruslah keputusan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *