Kunci Jawaban Kehidupan Nelayan Indonesia Kelas 5 Terbaru

Halo Sobat bloggers, pada pembelajaran sebelumnya Kalian sudah belajar tentang kehidupan nelayan pemburu paus, festival mane’e, dan juga kewajiban warga negara Indonesia. Kali ini, kita akan mulai mempelajari materi Kelas 5 Tema 6 subtema 2 pembelajaran 4 tentang Kehidupan Nelayan Indonesia. Bagaimana kisah menarik dari Kehidupan Nelayan Indonesia? Yuk kita simak materinya bersama-sama.

Kehidupan Nelayan Indonesia Kelas 5 Tema 6 Halaman 105

Ayo Mengamati

Masih ingatkah kamu, peristiwa terjadinya angin laut dan angin darat yang dimanfaatkan oleh para nelayan untuk melakukan kegiatan mereka? Perhatikanlah gambar di atas. Para nelayan Panti Ngrenehan, Gunung Kidul, Yogyakarta, kembali ke pantai ketika matahari telah naik pada siang hari. Mereka berangkat melaut pada malam dan dini hari, melaut ke tengah laut, dan menebarkan jala mereka untuk menangkap ikan. Ketika mereka telah menyentuh bibir pantai pada siang hari, mereka akan disambut oleh para nelayan lain untuk membantu menggeser perahu mereka ke daratan. Beberapa rekan nelayan lainnya, akan membantu nelayan penangkap ikan itu untuk menurunkan hasil tangkapannya, sedangkan nelayan yang lain membereskan peralatan menangkap ikan. Begitulah keseharian kegiatan para nelayan yang biasanya hidup berkelompok dalam sebuah perkampungan atau desa nelayan. Lalu, ke manakah hasil tangkapan ikan itu mereka bawa? Simaklah bacaan berikut ini dengan saksama.

Baca Juga  Pengamalan Sila Kelima Pancasila Kelas 6 Tema 1

Kehidupan Nelayan Indonesia Kelas 5 Tema 6 Halaman 106

Ayo Membaca

Kehidupan Nelayan Indonesia

Perhatikanlah gambar di atas. Para nelayan dan pedagang ikan bertemu di sebuah tempat pelelangan ikan di salah satu tempat di Banda Aceh, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam. Tempat pelelangan ikan merupakan tempat bertemunya para pembeli ikan dan para nelayan yang telah menangkap ikan. Para pembeli di pelelangan ikan, biasanya adalah para pedagang. Mereka akan menjual kembali hasil tangkapan para nelayan ini, kepada para konsumennya.

Tempat pelelangan ikan ramai setiap hari pada musim tangkap ikan. Akan tetapi, jika gelombang laut sedang besar dan cuaca buruk, tempat ini menjadi sepi. Para nelayan tidak dapat melaut, sehingga mereka tidak punya hasil tangkapan yang bisa dijual. Begitulah kehidupan para nelayan.

Para nelayan juga harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. Mereka tidak menggunakan zat berbahaya seperti racun dan bom ikan yang akan memusnahkan isi laut. Mereka menggunakan peralatan sederhana, seperti jala ikan biasa dan menggunakan perahu nelayan tradisional. Ketika perahu mereka telah penuh dengan muatan ikan, mereka akan kembali ke pantai untuk menjual tangkapan mereka. Mereka harus memastikan laut mereka tidak tercemar oleh zat-zat berbahaya yang dapat mengancam kehidupan biota laut dan kehidupan mereka sendiri.

Kehidupan para nelayan pun diwarnai dengan serangkaian kegiatan yang telah diturunkan dari nenek moyang mereka. Beberapa kegiatan seperti Perayaan Petik Laut dilakukan untuk memberikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini pun dimaksudkan agar mereka terlindung dari bahaya dan laut menghasilkan banyak ikan untuk ditangkap.

Baca Juga : Kewajiban Warga Negara Indonesia Kelas 5 Tema 6

Kehidupan Nelayan Indonesia Kelas 5 Tema 6 Halaman 107

Ayo Menulis

Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya.

Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.

Baca Juga  Perpindahan panas secara konveksi jawaban kelas 5

Jawaban:

ParagrafHal-Hal Penting dari Bacaan
Pertama– Tempat pelelangan ikan merupakan tempat bertemunya para pembeli ikan dan para nelayan yang telah menangkap ikan. – Para pembeli di pelelangan ikan, biasanya adalah para pedagang yang menjual ikan kepada para konsumennya.
Kedua-Tempat pelelangan ikan ramai setiap hari pada musim tangkap ikan. – Jika gelombang laut sedang besar dan cuaca buruk, tempat pelelangan ikan menjadi sepi.
Ketiga– Para nelayan juga harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. – Para nelayan tidak menggunakan zat berbahaya seperti racun dan bom ikan yang akan memusnahkan isi laut. – Para nelayan menggunakan peralatan sederhana, seperti jala ikan biasa dan menggunakan perahu nelayan tradisional. – Ketika perahu mereka penuh dengan muatan ikan, para nelayan akan kembali ke pantai untuk menjual tangkapan mereka.
Keempat– Kegiatan Perayaan Petik Laut dilakukan untuk memberikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. – Acara Perayaan Petik Laut dimaksudkan agar mereka terlindung dari bahaya dan laut menghasilkan banyak ikan untuk ditangkap.  

Lalu, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan isi bacaan di setiap paragraf, seperti yang telah dicontohkan pada pembelajaran kedua.

Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan.

Buatlah garis dari judul bacaan yang mewakili pokok pikiran dari bacaan ke arah pokok pikiran dari masing-masing paragraf. Berilah keterangan hubungan antara isi bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.

Jawaban:

Pokok Pikiran

Paragraf Kesatu: Para nelayan dan pedagang bertemu di tempat pelelangan ikan.

Paragraf Kedua: Tempat pelelangan ikan ramai saat musim tangkap ikan, kecuali saat cuaca buruk.

Baca Juga  Sistem Tanam Paksa Pemerintah Kolonial Belanda

Paragraf Ketiga: Para nelayan harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan.

Paragraf Keempat: Kehidupan nelayan diwarnai dengan kegiatan warisan nenek moyang mereka.

Garisbawahi pokok pikiran di setiap paragraf dari bacaan di atas. Lalu buatlah pertanyaan dengan menggunakan kata tanya yang sesuai.

Kamu dapat menggunakan kata tanya: apa, siapa, mengapa, kapan, bagaimana, dan di mana. Tuliskanlah pertanyaan dan jawabannya pada tempat yang tersedia berikut ini.

Pertanyaan: Di mana para nelayan dan pedagang bertemu?

Jawaban: Para nelayan dan pedagang bertemu di tempat pelelangan ikan.

Pertanyaan: Kapan tempat pelelangan ikan ramai oleh para nelayan dan pembeli?

Jawaban: Tempat pelelangan ikan ramai saat musim tangkap ikan, kecuali saat cuaca buruk.

Pertanyaan: Apa kewajiban para nelayan terhadap laut tempat mereka mencari ikan?

Jawaban: Para nelayan harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan.

Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam tulisan satu paragraf berikut.

Jawaban: Para nelayan dan pedagang bertemu di tempat pelelangan ikan. Tempat pelelangan ikan ramai saat musim tangkap ikan, kecuali saat cuaca buruk. Para nelayan harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. Kehidupan nelayan diwarnai dengan kegiatan warisan nenek moyang mereka, seperti Perayaan Petik Laut.

Jelaskanlah diagram yang kamu buat dengan menjelaskan hubungan setiap pokok pikiran yang kamu temukan di dalam bacaan tersebut di dalam kelompok kecil. Bandingkanlah hasil pekerjaanmu dengan hasil pekerjaan temanmu yang lain. Lakukanlah diskusi jika ada pertanyaan di dalam kelompokmu.

Baca Juga : Jawaban Bacaan Kegiatan Pelelangan Ikan Kelas 5 Tema 6

Kesimpulan

Demikian pembahasan materi kita pada Artikel Bacaan Kehidupan Nelayan Indonesia yang dapat kalian temukan pada Buku Siswa Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 4. Bagaimana kisah tentang Kehidupan Nelayan Indonesia Sobat bloggers, menarik bukan? Selanjutnya, kita akan mempelajari materi dari sebuah bacaan yang berjudul Kegiatan Pelelangan Ikan. Persiapkan diri kalian mempelajari materi pembelajaran berikutnya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.