Bacaan Kerukunan di Kampung Wonorejo Papua

bloggers.id – Bacaan Kerukunan di Kampung Wonorejo Papua Kelas 6 Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 3- Jika kemarin kita sudah mempelajari tentang bacaan Kampung Rajawati. Kali ini kita akan berpetualang ke ujung timur Indonesia nih sobat bloggers. Kali ini kita akan belajar tentang kerukunan di kampung Wonorejo dari sahabat-sahabat kita yang ada di Papua. Mereka dapat hidup secara rukun walaupun ada ditengah perbedaan. Sunggu sangat hebat dan perlu kita contoh dalam kehidupan kita bermsyarakat. Yuk Kita simak pembahasannya.

Kerukunan di Kampung Wonorejo Halaman 13

Ayo Membaca

Kemerdekaan yang  telah dicapai bangsa Indonesia merupakan sarana mewujudkan  masyarakat  Indonesia  yang    sejahtera.  Upaya membangun masyarakat  Indonesia yang   sejahtera di  antaranya  dengan  meningkatkan taraf  kehidupan  bangsa,  meningkatkan taraf  kecerdasan  bangsa,  dan mengembangkan  segala  potensi  yang    dimiliki untuk  kemajuan  bangsa Indonesia. Hingga saat ini  upaya-upaya tersebut masih terus dilaksanakan meskipun  Indonesia  sudah  merdeka  cukup lama.  Dukungan  masyarakat yang  peduli lingkungan sangat diperlukan dalam upaya-upaya bangsa untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.

Gambar-gambar di atas menunjukkan pelajar-pelajar Indonesia sedang belajar dengan  bersungguh-sungguh.  Mereka sedang  melaksanakan  kewajibannya sebagai  warga  negara.  Mengikuti pendidikan  yang   diselenggarakan  oleh

pemerintah merupakan kewajiban bagi semua warga negara.  Semua warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar. Kewajiban mengikuti pendidikan dasar bagi setiap warga negara Indonesia ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pasal 31  ayat (2).    Bunyi  pasal 31  ayat (2) Undang-Undang  Dasar Negara Republik Indonesia Tahun  1945  yaitu  “Setiap warga  negara  wajib mengikuti pendidikan  dasar  dan  pemerintah  wajib membiayainya”.

Mewajibkan warga  negara  untuk  mengikuti  pendidikan  dasar  9   tahun merupakan satu di antara upaya pemerintah untuk memperbaiki pendidikan di  negara  kita.   Pemerintah  menginginkan  tingkat  kecerdasan  bangsa  ini semakin meningkat. Upaya pemerintah yang  lain sebagai contoh memperbaiki fasilitas  pendidikan  misalnya  memperbaiki  gedung-gedung   sekolah  yang rusak, memberikan bantuan buku  gratis, dan menyediakan pengajar-pengajar atau guru yang  profesional.

Apa yang  bisa kamu lakukan terkait dengan upaya pemerintah meningkatkan kecerdasan  bangsa?  Apakah masyarakat  di  lingkungan tempat  tinggalmu peduli dengan pendidikan warganya? Amatilah gambar berikut!

Baca Juga  Sikap yang Mencerminkan Nilai-Nilai Pancasila Kelas 6

Kerukunan di Kampung Wonorejo Halaman 14

Ayo Mengamati

Amatilah gambar di atas. Kemudian, tuliskan hasil pengamatanmu mengenai gambar pada kolom  berikut!

Jawaban:  Gambar diatas menunjukan seorang yang anak sedang belajar. Hal itu menunjukan dia bertanggung jawab pada kewajibannya yaitu belajar. Dan dia mematuhi peraturan yang ada di lingkungan dnegan mematuhi jam belajar bagi warga pukul 18.30 – 21.00

Program pemerintah untuk meningkatkan tingkat kecerdasan bangsa sangat membutuhkan peran serta atau  dukungan dari   warga masyarakat. Tanpa adanya dukungan dari  warga masyarakat pemerintah akan sulit  mewujudkan programnya. Menggalakkan jam  belajar masyarakat merupakan bentuk dukungan warga masyarakat dalam meningkatkan kecerdasan bangsa.

Kewajibanmu dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya mengikuti pendidikan dasar. Masih banyak kewajibanmu lainnya seperti mematuhi nasihat orang tua dan guru,  mematuhi peraturan di rumah dan di sekolah, serta melaksanakan tugas piket kelas sesuai pembagian.  Masih banyak contoh kewajiban lainnya. Coba  kamu diskusikan dengan temanmu.

Baca Juga : Link Twibbon Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M

Ayo Berdiskusi

Bersama seorang temanmu, diskusikan tentang hal  berikut!

1.         Apakah yang  dimaksud dengan kewajiban?

Jawaban : Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.

2.         Apa  kewajibanmu sebagai  seorang  siswa, baik   di  lingkungan  sekolah maupun di lingkungan rumahmu?

Jawaban : Kewajiban saya addalah belajar dengan giat, mematuhi peraturan yang ada, menghorati orang tua dan guru serta menghargai sesame teman.

3.        Bagaimanakah sikapmu terhadap kewajiban yang  kamu miliki?

Jawaban :  Sikap saya adalah melaksanakan kewajiban saya dengan penuh tanggung jawab.

4.         Mengapa kamu harus bersikap seperti jawabanmu pada soal  nomor 3?

Jawaban : Karena dengan melaksanakan kewajiban, saya akan mendapatkan hak yang saya milki.

Tuliskan hasil diskusi pada kolom  berikut.

Kerukunan di Kampung Wonorejo Halaman 15

Kamu  telah mengetahui contoh-contoh kewajiban seorang siswa. Setiap siswa mempunyai kewajiban yang  harus dilakukan begitu juga warga masyarakat. Dengan  melaksanakan  kewajiban  berarti  kamu  telah  berperilaku positif. Berperilaku positif di  masyarakat merupakan perwujudan dari  sikap dalam memaknai proklamasi kemerdekaan Indonesia. Perilaku positif berarti perilaku yang   susuai dengan norma-norma dan aturan dalam masyarakat. Perilaku positif bukan berarti perilaku yang  penurut, namun lebih  dari  pada itu,  yaitu kreatif,  kritis,   mandiri, dan  berani  membela kebenaran  serta  menjunjung tinggi prinsip-prinsip, asas-asas,  dan tujuan yang  disepakati bersama. Oleh karenanya, perilaku positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan adalah perilaku kreatif,  kritis,  mandiri, berani membela kebenaran, dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip, asas-asas serta tujuan hidup bernegara sebagaimana telah  dikumandangkannya  Proklamasi Kemerdekaan  dan asas  kerohanian Pancasila serta  nilai-nilai yang   terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Bangsa Indonesia harus menyadari betapa mulia dan terpujinya perjuangan para pahlawan. Para pahlawan dengan gigih memperjuangkan kemerdekaan untuk lepas dari   belenggu penjajah. Pengorbanan diri  sebagai  pahlawan bangsa dalam mencapai suatu ke- merdekaan       merupakan       wujud tekad  yang   kuat dalam menentang

penjajahan di muka bumi ini.  Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri. Oleh karena itu, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan tidak boleh disia-siakan. Kemerdekaan harus dipertahankan serta diwujudkan dalam tindakan nyata guna mencapai tujuan nasional.

Perilaku positif terhadap makna Proklamasi Kemerdekaan berarti menghargai perjuangan para  pahlawan bangsa.  Penghargaan  terhadap  para  pejuang bangsa  serta  para  pahlawan bangsa  dapat  ditunjukkan dengan  berbagai upaya untuk mengisi kemerdekaan guna tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia.

Baca Juga  Link Download Logo Hari Lahir Pancasila 2022 Format PNG

Kerukunan di Kampung Wonorejo Halaman 16

Ayo Berlatih

Apa upaya yang  dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan? Tuliskan dalam tabel berikut!

NoUpaya  Untuk Mengisi Kemerdekaan
1.Rajin beribadah sesuai agama
2.Mentaati Peraturan Yang Berlaku
3.Belajar Dengan Rajin
4.Menghargai Sesama
5.Menghormati sesama warga negara
6.Mengikuti upacara HUT Kemerdekaan Indonesia
7.Aktif dalam kegiatan Masyarakat
8.Aktif dalam kegiatan poskamling
9.Mengutamakan kepentingan bersama
10.Tidak merusak fasilitas umum

Baca Juga : Twibbon Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala ke-62 Tahun 2022

Kerukunan di Kampung Wonorejo Halaman 17

Ayo Membaca

Kerukunan di Kampung Wonorejo,  Papua

Kampung Wonorejo, Arso Timur, Papua adalah salah satu kampung transmigran.   Warganya  berasal  dari   berbagai  daerah  padat  penduduk di Pulau Jawa. Kondisi  tersebut membuat warga di kampung Wonorejo memiliki perbedaan suku,  agama, dan budaya.

Di Kampung Wonorejo, posisi rumah warga bersebelahan. Semua warga akrab tak  terkecuali anak-anak. Setiap hari anak-anak di Kampung Wonorejo pergi ke  sekolah bersama. Itu  sebabnya mereka sangat akrab. Mereka suka bermain bersama dan sering menghabiskan waktu di rumah satu sama lain.

Meskipun berbeda suku,  kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian  mereka.  Setiap  akhir  minggu  anak-anak   Kampung Wonorejo berkumpul di balai utama kampung. Biasanya, mereka olahraga bersama atau sekadar bermain-main. Bagi  anak-anak yang   menginjak usia remaja akan mendapat penyuluhan tentang menjaga kebersihan diri  saat pubertas dari tenaga kesehatan. Kadang-kadang mereka juga membantu orang tua yang sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan.

Semua warga di Kampung Wonorejo hidup rukun. Mereka menyadari bahwa para  pahlawan telah  meraih kemerdekaan dengan  semangat  perjuangan tinggi. Dalam meraih  kemerdekaan, para  pejuang  tidak memandang  per- bedaan daerah, agama, dan suku bangsa.  Mereka bersatu padu untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari  tangan penjajah. Oleh  sebab itu,  semua warga Kampung Wonorejo ingin menjaga persatuan di daerah mereka sebagai wujud menjaga kesatuan NKRI. Mereka hidup rukun dalam perbedaan.

Potret Kampung Wonorejo, Arso Timur,  menunjukkan kepada kita  tentang kerukunan dalam keragaman. Semua warga kampung hidup rukun walaupun berbeda asal usul  suku bangsa, agama, dan budaya. Keragaman suku bangsa menjadi modal sosial dalam pembangunan.

Keberadaan berbagai suku bangsa yang  ada di Kampung Wonorejo ini tidak lepas dari  kebijakan pemerintah tentang transmigrasi. Program transmigrasi di  mulai sejak pemerintahan  Orde  Baru  pada tahun 1961. Pemerintah Orde Baru  menggalakkan program transmigrasi sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera. Melalui program ini membuktikan bahwa setelah mengikuti transmigrasi, masyarakat memiliki rumah, lahan pertanian, dan keterampilan sebagai bekal hidup di lokasi transmigrasi.  Program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini berlandaskan pada hak  setiap warga negara untuk mendapat penghidupan dan pendidikan yang layak  dari  negara.

Saat ini  latar belakang kehidupan warga di  Kampung  Wonorejo sudah mengalami percampuran budaya dan agama. Sebagian warga Kampung Wonorejo sudah  melakukan  pernikahan   antarsuku.  Bagi   warga  Kampung Wonorejo, keragaman adalah kekayaan mereka.

Dalam perkembangannya, ada beberapa yang  harus diperhatikan antara Kampung Wonorejo dan kampung-kampung  sekitarnya, misalnya Kampung Kibay.  Penduduk asli  Kibay  terdiri atas 121  kepala keluarga. Sebagian dari mereka tersebar di Distrik  Arso. Wilayah Kibay memiliki potensi sumber daya alam seperti hutan  dan hasil pertanian.  Warga di Kampung Kibay menanam sayur dan umbi-umbian untuk dikonsumsi sebagai makanan pengganti beras. Para wanita di kampung ini juga terampil menganyam noken dari  kulit pohon. Sebagian warga bekerja serabutan  penebang kayu,  tukang bangunan, dan buruh harian di perkebunan sawit.

Baca Juga  Bagaimana Membuat Layang layang Kelas 4 Tema 2

Potret  Kampung Kibay  memberi gambaran  kepada  kita   tentang mata pencaharian  sebagian  besar penduduk asli   Papua dan  para transmigran, seperti di Kampung Wonorejo. Di Kampung Wonorejo, kehidupan masyarakat cukup harmonis. Mereka hidup berdampingan dengan penduduk asli  Papua. Apabila terjadi  peristiwa  yang   menyangkut hukum, seperti pencurian atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akan diproses secara hukum. Akan   tetapi,  sebelumnya mereka  harus  menyelesaikan masalah  tersebut melalui paguyuban adat. Jika  ada kerusuhan di  Kampung, paguyuban selalu berperan penting dalam proses penyelesaian masalah.

Para perempuan di  Kampung Wonorejo dan  Kampung Kibay  juga saling bertukar pengetahuan antara perempuan Papua dan perempuan transmigrasi yang  berasal dari  Jawa. Para perempuan Jawa  mengajarkan perempuan Papua cara membuat kue  dari  bahan tepung singkong dan cara membuat sayur dari batang  pohon pisang. Sebelumnya orang Papua, selalu membuang batang pohon pisang   yang   sudah ditebang. Berkat pengetahuan  dari   perempuan Jawa,  kini mereka memanfaatkan batang pisang menjadi sayur yang  lezat.

Penduduk asli  Papua dan warga transmigran saling bertoleransi. Mereka saling menghormati perbedaan agama maupun budaya. Mereka menganggap bahwa perbedaan budaya dan agama merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang  harus dijaga. Para penduduk bisa hidup rukun berdampingan sebagai satu bangsa yaitu  bangsa Indonesia.

Warga Kampung Kibay dan Kampung Wonorejo tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menjaga persatuan dan kesatuan serta selalu menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam segala perbedaan yang  ada. Mereka memiliki jati  diri  sebagai bangsa Indonesia yang  beretika dan santun, serta mempunyai jiwa  gotong royong, dan toleransi tinggi. Mereka ingin menciptakan kehidupan di bumi Indonesia yang  damai, tenteram, hidup rukun berdampingan.

Oleh:   Nirwasita Diolah  dari: http://www.kompasiana.com/spiritofpapua/migrasi-dan-perempuan-dalam-keragaman-kampung-won orejo_56990c2ff67e61f40a27f392

Kerukunan di Kampung Wonorejo Halaman 19

Ayo Berlatih

A.  Jawablah pertanyaan di bawah ini secara lisan!

1.   Apa judul  bacaan di atas?

Jawaban : Judul bacaan diatas adalah Kerukunan di Kampung Wonorejo,  Papua

2.   Apa kata kunci  pada judul  bacaan di atas?

Jawaban : Kampung Wonorejo Papua dan Kerukunan

3.Apakah informasi dari  bacaan berdasarkan kata kunci  pada judul?

Jawaban : Meskipun berbeda suku,  kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian  mereka. Masyarakat kampung Wonorejo hidup dengan damai walaupun ada di tengah perbedaan yang ada.

B.  Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan menuliskan pada kolom tersedia!

1. Apa yang  dapat kamu lakukan sebagai warga masyarakat dalam memaknai kemerdekaan?

Jawaban :  Saya dapat melakukan banyak hal yang berguna bagi Nusa dan Bangsa salah satunya adalah dengan mengisi kemerdekaan Indonesia dengan beragam kegiatan positif yang ada.

2.  Bagaimana pelaksanaan kewajibanmu sebagai warga masyarakat?

Jawaban : Saya melaksanakan kewajiban saya sebagai warga masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga : Link Twibbon HUT Kimia Farma Apotek ke-19 Tahun 2022

Kesimpulan

Nah, sobat bloggers, itulah materi kita kali ini pada bacaan Kerukunan di Kampung Wonorejo. Materi ini dapat kalian temukan pada buku siswa kelas 6 tema 6 subtema 1 pembelajaran 3. Dan agar kalian dapat lebih memahami materi, jawablah pertanyaan berikut ini. Apa makna kemerdekaan bagimu dan keluargamu? Lalu coba  diskusikan bersama orang tuamu. Kemudian, jangan lupa tulis jawaban kalian pada buku tugas ya! Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.