Pentingnya Budaya Tegur Sapa Kelas 4 Tema 4

Daftar Isi

bloggers.id – Tahukah kamu pekerjaan kepala seorang kepala desa? Hal-hal baik apa yang bisa kita contoh dari mereka? Kali ini bloggers akan membahas Jawaban Pentingnya Budaya Tegur Sapa Kelas 4 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4. Yuk langsung kita simak pembahasannya !

Pentingnya Budaya Tegur Sapa

Pak Tulus bekerja sebagai kepala desa di Desa Sereh Wangi. Pak Tulus ingin warga desanya mempunyai rasa persatuan dan kesatuan. Ayo kita cari tahu cerita Pak Tulus.

Baca Juga  Kisah Ali Si Biji Energi Kelas 4 Tema 2

Pentingnya Budaya Tegur Sapa

Senangnya tinggal di Desa Sereh Wangi. Kedekatan hubungan antarwarga membuat mereka saling menjaga.

Tidak semua warga Desa Sereh Wangi merupakan penduduk asli. Sebagian warga merupakan pendatang, mereka masuk ketika kampung ini dibuka sebagai wilayah transmigrasi. Walau demikian, perbedaan asal usul tidak merenggangkan kedekatan mereka.

Kedekatan antarwarga dimulai dengan kebiasaan saling tegur sapa. Ketika berpapasan di lorong antarrumah, di jalan, atau di pasar tak pernah terlewat untuk saling menegur. Sekadar mengucap “Selamat pagi, selamat siang, selamat sore” sampai bertukar kabar atau berbincang sejenak. Semua saling kenal, semua saling peduli.

Di ujung jalan, tinggal Nenek Ijah seorang diri. Ia penghuni tertua di sini. Walau begitu ia masih mandiri melakukan kesibukan di rumahnya. Kadang ia terlihat menyapu pelan daun-daun di halaman rumah. Lai waktu ia duduk beristirahat di beranda. Pak Tulus, sang kepala desa, rajin menyapa Nenek Ijah. Pagi hari, sambil berangkat kerja, ia kerap mampir untuk sekedar mengantarkan ubi atau singkong rebus. Sore hari ia lewat lagi seraya melambai pada Nenek Ijah yang duduk di beranda.

Pada suatu pagi, Pak Tulus tidak menjumpai Nenek Ijah di halamannya. Sore harinya beranda rumah nenek Ijah masih tetap sepi. Pak Tulus menyempatkan untuk singgah. Pak Tulus mengetuk pintu, tetapi tak dijawab. Pak Tulus membuka pintu dan melangkah masuk. Betapa terkejut beliau menjumpai Nenek Ijah terkulai lemas di depan ruang tengahnya. Diraba dahinya, terasa agak hangat. Rupanya Nenek Ijah sakit. Pak Tulus menyesal tidak menyempatkan mampir tadi pagi namun, belum terlambat. Pak Tulus mengajak beberapa warga membawa Nenek Ijah ke dokter terdekat. Pak Tulus mengatur jadwal warga yang akan bergantian menjaga Nenek Ijah sampai pulih. Tidak ada warga yang menolak. Semua sukarela membantu. Mereka tahu, kelak suatu ketika mereka dalam kesulitan, pasti akan dibantu.

Budaya tegur sapa menjadi perekat warga. Budaya tegur sapa membangun kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga  Siti Membantu Ibu Berbelanja Bacaan Buku Siswa Kelas 2

Berdasarkan cerita di atas, buatlah peta pikiran!

peta pikiran cerita Pentingnya Budaya Tegur Sapa

Berdasarkan cerita di atas, tulislah hal-hal baik yang bisa dicontoh dari Pak Tulus!

Jawab :

  • Pak Tulus orang yang ramah, selalu menyapa warganya
  • Pak Tulus juga orang yang suka berbagi
  • Pak Tulus sangat memperhatikan tetangganya

Apakah Pak Tulus sudah mengamalkan sila ketiga Pancasila? Jelaskan!

Jawab : Ya tentu saja sudah karena bersikap baik terhadap orang lain dan bekerja sama dengan warga untuk membantu orang lain sudah merupakan pengamalan Pancasila sila ke 3

Berdasarkan cerita di atas, tulislah hal-hal baik yang bisa dicontoh dari warga Desa Sereh Wangi!

Jawab :

  • warga yang ramah dan saling bertegur sapa ketika bertemu
  • Warga yang saling bantu dalam menolong sesamanya
  • Rela menunggu Nek Ijah tanpa pamrih

Jawaban Pentingnya Budaya Tegur Sapa Kelas 4

Apakah warga Desa Sereh Wangi sudah mengamalkan sila ketiga Pancasila? Jelaskan!

Jawab : Ya, karena mereka sudah bekerja sama untuk menolong orang lain dan bersikap ramah dengan sesama warga serta rela berbuat sesuatu tanpa pamrih yang menjadikan warga hidup rukun dan saling bersatu.

Meskipun kamu bukan warga Desa Sereh Wangi, hal apa yang kamu lakukan melihat kondisi Nenek Ijah? Jelaskan alasanmu!

Jawab : Saya akan langsung menolongnya, karena dengan kita menolong orang lain sudah membantu mereka di dalam kesusahan.

Sikap-sikap baik apa yang bisa kamu contoh dari warga Desa Sereh Wangi?

Jawab : Warga yang ramah, Peduli terhadap sesama, Saling tolong menolong, tanpa pamrih

Dalam kehidupan sehari-hari, apa lagi yang bisa kamu lakukan untuk mengamalkan sila ketiga Pancasila?

Jawab :

  • Cinta tanah air
  • Bersikap ramah dengan tetangga
  • Menolong orang tanpa pamrih
  • Saling bekerja sama

Sama dengan warga Desa Sereh Wangi, Dayu dan teman-temannya juga memiliki rasa persatuan dan kesatuan.

Kali ini Dayu dan teman-teman akan membuat acara perlombaan untuk 17 Agustus. Dayu dan teman-temannya perlu menyiapkan bendera berbentuk segitiga untuk lomba.

Kebetulan Ibu Dayu adalah seorang penjahit. Mereka meminta bantuan Ibu Dayu.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Kisah Sukses Mengatasi Kegagalan kelas 4

Berikut adalah contoh bendera yang ingin Dayu buat.

Dayu ingin menghias benderanya dengan pita di bagian pinggirnya, menurutmu berapa panjang pita yang dibutuhkan?

Panjang pita yang dibutuhkan untuk seluruh sisi segitiga sama dengan keliling segitiga. Cara menghitung keliling adalah dengan menghitung jumlah ukuran sisi-sisinya. Cobalah kamu hitung!

K = keliling, a, b, dan c adalah ukuran sisi-sisinya, maka K = 50 + 40 + 30 = 120 cm

Dayu akan membuat 8 bendera. Berapakah luas kain yang dibutuhkan. Berapakah panjang pita yang dibutuhkan?

Jawab :

Luas  segitiga = ½ x alas x tinggi
= ½ x 50 x 30
= kita coret ½ dengan 50 dengan membagi 2
= 25 x 30 = 750 cm2  
jadi luas kain yang dibutuhkan = 750 x 8 = 6000 cm2 = 0,6 m2
Keliling segitiga = 50 + 40 + 30 = 120 cm  
Jadi Panjang pita yang dibutuhkan = 120 cm x 8 = 960 cm atau 9,6 m

Ibu Dayu akan membuat 8 ikat kepala yang berbentuk segitiga siku-siku. Panjang sisi-sisinya adalah 60 cm, 80 cm, dan 100 cm.

a. Hitunglah luas kain yang dibutuhkan untuk setiap ikat kepala!

Jawab :

  • Luas  segitiga = ½ x alas x tinggi
  • = ½ x 60 x 80 =
  • Kita coret ½ dengan 60 dengan membagi 2
  • = 30 x 80 = 2400 cm2 = 0,24 m2

b. Berapakah luas seluruh kain yang dibutuhkan?

Jawab : luas seluruh kain yang dibutuhkan = 0,24 m2 x 8 = 1,92 m2

c. Harga kain adalah Rp50.000,00/m2, berapakah uang yang harus dikeluarkan untuk membeli seluruh kain?

Jawab :

  • 1,92 m2 dibulatka menjadi 2 m2
  • Jadi uang yang harus dikeluarkan adalah 2 x Rp.50.000,00 = Rp.100.000,00

d. Di pinggir setiap selendang akan diberi renda. Berapakah panjang renda yang dibutuhkan untuk satu selendang?

Jawab :

  • Keliling ikat kepala = 60 + 80 + 100 = 240 cm = 2,4 m
  • Jadi panjang renda yang dibutuhkan adalah 2,4 m x 8 = 19,2 m

e. Harga renda adalah Rp15.000/m, berapakah harga seluruh renda?

Jawab :

  • 19,2 m dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 20 m
  • harga seluruh renda = 20 m x Rp. 15.000,00 = Rp. 300.000,00

f. Berapa total biaya yang harus ibu keluarkan untuk membeli kain dan renda?

Jawab : 

  • Total Biaya yang harus dikeluarkan ibu =
  • Biaya kain + biaya renda
  • 100.000 + 300.000 = Rp. 400.000,00

Kesimpulan

Demikian tadi pembahasan Jawaban Pentingnya Budaya Tegur Sapa Kelas 4 Tema 4 Subtema 3 Pembelajaran 4. Semoga dapat membantu sobat semua dalam menjawab pertanyaan yang ada pada buku siswa. Tetap nantikan pembahasan-pembahasan lainnya di bloggers.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page