Jawaban Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman Kelas 4
Jawaban Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman Kelas 4

Jawaban Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman Kelas 4

Bloggers.id – Hai Sobat bloggers, jawaban bacaan bekerja sama dalam keberagaman adalah materi yang terdapat pada pembelajaran 1, subtema 2, tema 1 kelas 4. Materi tersebut akan kita bahas dan jawab secara lengkap kali ini ya Sobat. Yuk, kita simak materinya bersama-sama di bawah ini.

bekerja sama dalam keberagaman

Jawaban Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman Kelas 4 Tema 1 Subtema 2 Pembelajaran 1 Halaman 75

Ayo Membaca

Suku, budaya, dan agama yang berbeda tidak menghalangi Udin, Siti, Dayu, Beni, Lani, dan Edo menjalani kebersamaan. Mereka berbagi cerita tentang budaya masing-masing dan saling belajar. Hari-hari mereka penuh keceriaan dalam kebersamaan. Hari ini mereka berkumpul bersama untuk bekerja sama.

Bacalah teks berikut dalam hati!

Bekerja Sama dalam Keberagaman

Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman

Edo dan kelima temannya mendapat tugas untuk  melakukan percobaan tentang bunyi. Sepulang sekolah, mereka berkumpul di rumahnya. Setiap orang sudah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Lani dan Siti membawa beberapa kaleng yang sudah dilubangi. Udin dan Beni membawa benang kasur. Mereka berkumpul di halaman depan rumah. Keenam sekawan siap bekerja sama melakukan percobaan.

Saat percobaan akan dimulai, tiba-tiba terdengar adzan. Siti dan Udin meminta izin teman-temannya untuk shalat. Teman-temannya mengizinkan mereka untuk melakukan ibadah. Edo meminjamkan ruang makannya untuk digunakan Siti dan Udin Shalat. Meskipun Edo beragama Katolik, ia tidak keberatan rumahnya dipakai untuk shalat. Beni yang beragama Kristen, Dayu yang beragama Hindu, dan Lani yang beragama Buddha menunggu dengan sabar temannya beribadah. Keenam sahabat selalu menghargai satu dengan yang lain.

Tiba saatnya keenam sekawan melakukan percobaan. Setiap orang menunjukkan tanggung jawabnya dalam bekerja. Tidak ada satu pun di antara mereka yang duduk diam atau memberi perintah saja. Semuanya ikut bagian dalam percobaan. Saat Dayu membutuhkan pertolongan memotong benang, Udin datang membawakan gunting. Saat Edo kesulitan menalikan benang di kaleng, Siti ikut membantu. Keenam sahabat bekerja sama dengan semangat. Mereka hidup rukun, saling membantu meskipun berbeda agama.

Baca juga: Bacaan Wedang Jahe Buatan Ibu Kelas 4

Bacalah setiap paragraf dan tulislah gagasan pokok dan gagasan pendukungnya pada diagram yang telah disediakan.

Bacalah paragraf pertama dan isi diagram berikutnya!

Gagasan pokok dan gagasan pendukung paragraf 1 bacaan bekerja sama dalam keberagaman

Jawaban: (Paragraf 1)

Gagasan pokok: Tugas melakukan percobaan tentang bunyi.

Gagasan pendukung:

1. Sepulang sekolah, Edo dan kelima temannya berkumpul di rumahnya.

Baca Juga  Link Twibbon Hari Dokter Indonesia Tahun 2021

2. Setiap orang sudah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.

3. Lani dan Siti membawa beberapa kaleng yang sudah dilubangi.

4. Udin dan Beni membawa benang kasur.

5. Mereka berkumpul di halaman depan rumah.

6. Keenam sekawan siap bekerja sama melakukan percobaan.

Diskusikan dengan temanmu diagram yang kamu hasilkan. Perhatikan perbaikan yang diberikan oleh guru agar kamu bisa lebih baik lagi dalam memahami bacaan.

Baca Juga: Link Twibbon HUT RI ke-76 Tahun 2021 Keren dan Gratis, Download Disini!

Bacalah paragraf ke dua dan isi diagram berikutnya!

Gagasan pokok dan gagasan pendukung paragraf 2 bacaan bekerja sama dalam keberagaman

Jawaban: (Paragraf 2)

Gagasan pokok: Terdengar adzan saat akan memulai percobaan.

Gagasan pendukung:

1.  Siti dan Udin meminta izin teman-temannya untuk shalat.

2. Teman-temannya mengizinkan mereka untuk melakukan ibadah.

3. Edo meminjamkan ruang makannya untuk digunakan Siti dan Udin Shalat.

4. Meskipun Edo beragama Katolik, ia tidak keberatan rumahnya dipakai untuk shalat.

5. Beni yang beragama Kristen, Dayu yang beragama Hindu, dan Lani yang beragama Buddha menunggu dengan sabar temannya beribadah.

6. Keenam sahabat selalu menghargai satu dengan yang lain.

Tukarkan hasil pekerjaanmu dengan teman di sebelahmu. Apakah ada yang berbeda? Diskusikanlah!

Sekarang kamu harus membaca paragraf ketiga. Isilah diagram berikut dan sampaikan hasilnya kepada gurumu!

Gagasan pokok dan gagasan pendukung paragraf 3 bacaan bekerja sama dalam keberagaman

Jawaban: (Paragraf 3)

Gagasan pokok: Keenam sekawan melakukan percobaan.

Gagasan pendukung:

1. Setiap orang menunjukkan tanggung jawabnya dalam bekerja.

2.Tidak ada satu pun di antara mereka yang duduk diam atau memberi perintah saja.

3. Semuanya ikut bagian dalam percobaan.

4. Saat Dayu membutuhkan pertolongan memotong benang, Udin datang membawakan gunting.

5. Saat Edo kesulitan menalikan benang di kaleng, Siti ikut membantu.

6. Keenam sahabat bekerja sama dengan semangat.

7. Mereka hidup rukun, saling membantu meskipun berbeda agama.

Setelah melakukan percobaan tentang perambatan bunyi, Edo dan sahabatnya juga belajar bersama tentang sumber bunyi. Mereka membaca buku yang menyatakan bahwa telinga bisa mengetahui sumber bunyi.

Baca juga: Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa

Jawaban Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman Kelas 4 Tema 1 Subtema 2 Pembelajaran 1 Halaman 80

Ayo Mencoba

Ayo, kita membuktikannya dengan melakukan percobaan (Di manakah bunyi?).

percobaan (Di manakah bunyi?).
Laporan Kegiatan Percobaan Di Manakah Bunyi kelas 4 tema 1 subtema 2 pembelajaran 1.

Jawaban:

Laporan Kegiatan Percobaan (Di Manakah Bunyi?)

Nama Percobaan: Di Manakah Bunyi?

Tujuan Percobaan: Mengidentifikasi sumber dan tempat bunyi berasal.

Alat dan Bahan: Alat musik tradisional setempat (misalnya angklung)

Langkah Kerja: 1. Duduklah di kursi dan tutup matamu dengan kain. Mintalah temanmu untuk memainkan alat musik tradisional (misalnya angklung) di sekitarmu.

2. Tunjuklah tempat yang kamu anggap sebagai asal bunyi. Berapa kalikah kamu menebak dengan tepat?

Hasil Percobaan: Kita dapat menebak letak atau arah sumber bunyi dengan mengamati bunyi alat musik secara seksama.

Kesimpulan: Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara dan ditangkap oleh telinga kita sebagai bentuk bunyi.

Baca Juga: 36 Link Twibbon Hari Pramuka Kwarcab Se-Jateng 2021, Download Disini!

Indra Pendengar (Telinga)

Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah menciptakan bentuk tubuh yang paling sempurna. Salah satunya adalah kita diberi indra pendengar (telinga). Dengan menggunakan indra ini, kita bisa mendengar berbagai suara, seperti kicauan burung, suara air mengalir, dan musik. Apa saja bagian dan fungsi indera pendengar?

Baca Juga  Bacaan Thomas Alfa Edison Penemu Bola Lampu

Hal apa yang perlu kita lakukan untuk merawatnya? Mari kita pelajari lebih jauh.

Bagaimana telinga merasakan getaran?

Bagaimana telinga merasakan getaran?

Semua bunyi membuat udara bergetar. Getaran bunyi mengenai gendang telinga yang berupa selembar kulit tipis. Saat itulah gendang telingamu juga mulai bergetar. Getaran dari gendang telingamu menjadi lebih besar di telinga tengahmu dan diubah menjadi pesan-pesan listrik di telinga dalammu.

Apakah kamu pernah mengalami gangguan indra pendengar? Ceritakan!

Jawaban: Jawab pernah jika kamu pernah mengalami sakit pada telinga, dan jawab belum jika belum pernah mengalami sakit telinga. Jika kamu pernah mengalami, ceritakan nama penyakitnya. Kemudian jelaskan apa yang kamu lihat dan rasakan saat sakit telinga.

Baca juga: Bacaan Pemantulan dan Penyerapan Bunyi Kelas 4

keanekaragaman bunyi

Bacaan Belajar dari Cerita Kelas 4 Tema 1 Subtema 2 Pembelajaran 1 Halaman 83

Ayo Berdiskusi

Indonesia terdiri atas beragam agama. Perbedaan yang ada membutuhkan toleransi di antara pemeluknya.

Pahamilah teks berikut dan diskusikan isinya dengan temanmu.

Belajar dari Cerita

Pak Burhan selalu memulai kegiatan di kelas dengan berbagi cerita. Bukan Pak Burhan yang bercerita, tetapi anak-anak di kelas yang bergantian bercerita. Berbagi cerita selalu dinantikan oleh anak-anak. Semua ingin memperoleh kesempatan bercerita.

Pagi ini, Pak Burhan mengajak anak-anak berbagi cerita seputar hari  raya. “Sehari sebelum hari Natal, yaitu di tanggal 24 Desember, aku dan keluarga berkumpul di rumah Opa.” ujar Edo. “Di hari itu, Oma pasti memasak makanan spesial yang jarang dimasaknya di hari lain. Papeda juga menjadi makanan spesial yang terhidang di malam Natal. Kami sekeluarga berkumpul hingga larut malam, dan mengakhiri malam dengan berdoa. “Nah, kalau di hari Natal, pada tanggal 25 Desember, kami sekeluarga pergi beribadah Natal di gereja.

“Wah, ternyata hampir sama seperti hari raya Idul Fitri ya” ujar Siti. “Kami pun di hari Idul Fitri selalu berkumpul dan saling memohon maaf dengan kerabat dan saudara setelah ibadah di Masjid,” tambahnya.

“Iya ya, sama seperti Edo pada hari Natal, saat Idul Fitri juga selalu ada makanan spesial, yaitu ketupat dan opor ayam.” Udin menambahkan komentar Siti.

“Di Bali, menjelang hari raya Galungan seluruh kampung selalu ramai dihiasi oleh penjor atau janur yang tinggi. Kami sekeluarga lebih sering pulang ke Bali menjelang hari raya Galungan agar bisa berkumpul dengan sanak saudara di sana. Sebelum merayakan bersama, keluarga melakukan kegiatan ibadah di Pura pada pagi hari,” kata Dayu.

“Ah, semua sudah bercerita. Aku juga mau bercerita, Pak. Boleh ya, hari ini banyak yang berbagi cerita.” pinta Lani.

Pak Burhan dan teman-teman sekelas tertawa.

“Tentu saja boleh, Lani. Ayo, sekarang giliranmu bercerita.” ujar Pak Burhan.

“Nah, kamu pasti belum pernah mendengar cerita tentang kebiasaan keluargaku di hari raya Waisak. Sebenarnya sih tidak banyak berbeda. Ibu dan nenekku biasanya juga membuat masakan spesial menjelang hari raya Waisak. Saat ini nenekku yang paling tua, jadi semua keluarga akan datang ke rumahku untuk berkumpul pada hari Waisak. Selain menyediakan makan untuk keluarga, pada hari tersebut biasanya kami pun berbuat kebaikan bagi orang lain yang membutuhkan. Vihara, rumah ibadah kami pun dipenuhi cahaya lilin dari umat yang hadir ntuk menjalankan ritual ibadah di sana,” Lani mengakhiri ceritanya.

Baca Juga  Link Twibbon Idul Adha 2021, Download Disini!

“Berbagi cerita memang selalu menyenangkan. Kita bisa belajar dari banyak cerita, juga belajar dari teman yang berbeda,” ujar Pak Burhan menutup kegiatan pagi ini.

Baca juga: Jawaban Bacaan Mozaik Kreasi Bersama

Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut!

1. Apakah perbedaan yang dimiliki oleh enam sekawan menghalangi mereka untuk berteman dan bekerja sama? Jelaskan!

Jawaban: Perbedaan yang dimiliki oleh enam sekawan sama sekali tidak menghalangi mereka untuk berteman dan bekerja sama. Justru mereka dapat berteman dan bekerja sama dengan baik. Mereka memahami satu sama lain karena mampu melihat indahnya perbedaan yang ada.

2. Bagaimana sikapmu jika kamu bermain dengan teman yang berbeda agama?

Jawaban: Sikap saya jika bermain dengan teman yang berbeda agama adalah mau bermain dengan senang hati dan tidak pilih-pilih teman karena berbeda agama.

3. Ceritakan pengalamanmu memiliki teman yang berbeda agama. Perbedaan apa yang kamu ketahui? Bagaimana sikapmu terhadap perbedaan tersebut?

Jawaban: Saya memiliki teman yang berbeda agama. Dia adalah tetangga saya dan kami sering bermain Bersama. Kami berbeda agama, saya beragama Islam, sedangkan dia beragama Budha. Saya beribadah di masjid, sedangkan dia beribadah di wihara. Walaupun berbeda agama, tapi kami saling menghormati satu sama lain. Terlebih saat waktu beribadah tiba, tidak lupa kami berhenti bermain dan saling mengingatkan teman untuk beribadah.

Baca juga: Jawaban Bacaan Pawai Budaya Kelas 4 Tema 1

Jawaban Bacaan Bekerja Sama dalam Keberagaman Kelas 4 Tema 1 Subtema 2 Pembelajaran 1 Halaman 85

Ayo Renungkan

•• Apa yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini?

Jawaban:

Bekerjasama antar pemeluk agama: Sikap saling menghargai dan bekerjasama antar pemeluk agama yang berbeda menjadi modal dasar untuk menjaga keutuhan NKRI.

Bunyi: Beragam bunyi berasal dari benda yang bergetar. Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

•• Apa manfaatnya bagi kehidupanmu sehari-hari?

Jawaban:

Bekerjasama antar pemeluk agama: manfaat Kerjasama dengan siapapun dan tanpa membedakan membuat saya mempunyai banyak teman.

Bunyi: Saya menjadi bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa dengan dianugerahkannya indera telinga.

•• Bagaimana cara kamu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa?

Jawaban: Merawat telinga dan menggunakannya secara benar adalah bentuk dari rasa syukur tersebut.

Kesimpulan

Demikian pembahasan materi kita tentang jawaban bacaan bekerja sama dalam keberagaman yang dapat kalian temukan pada Buku Siswa Kelas 4 Tema 1 Subtema 2 Pembelajaran 1. Bagaimana sobat bloggers, menarik bukan materi belajar kita kali ini? Supaya Sobat dapat lebih memahami materi ini, Kalian dapat bertanya dan berdiskusi dengan orang tua tercinta Kalian di rumah ya. Dan jangan lupa, tuliskan hasilnya pada buku tulis kalian ya! Terima kasih, semoga bermanfaat. [ Bloggers.id ]

Baca juga:

Bacaan Sigap Membantu Sesama Kelas 4

36 Link Twibbon Hari Pramuka Kwarcab Se-Jateng 2021, Download Disini!

Pencarian Populer : Contoh gagasan pendukung adalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *