Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo

bloggers.id – Halo Sobat bloggers, pada materi sebelumnya Kalian sudah belajar tentang kehidupan nelayan pemburu paus. Selanjutnya, kita akan mempelajari tentang sebuah perayaan atau festival laut yang bernama Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo. Materi ini masih merupakan materi Kelas 5 Tema 6 subtema 2 pembelajaran 3. Bagaimana kisah unik dari Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo? Apakah Sobat semua masih semangat? Yuk kita simak materinya bersama-sama.

Festival Mane’e Tradisi Nelayan di Pantai Malo Halaman 96

Ayo Membaca

Luasnya lautan dan samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia, memengaruhi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat nelayan setempat. Interaksi masyarakat nelayan dengan lingkungannya sangatlah erat. Keterikatan antara masyarakat nelayan dengan lingkungannya terwujud salah satunya melalui kegiatan upacara tradisi nelayan. Setiap masyarakat nelayan di Indonesia memiliki kegiatan yang berbeda sebagai bagian dari upacara tradisi. Salah satunya adalah masyarakat nelayan Pantai Malo, Kokorotan, Sumatra Utara.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Hyena Hewan Paling Pintar di Dunia

Baca Juga : Jawaban Kehidupan Nelayan Pemburu Paus Kelas 5 Terbaru

Bacalah artikel berikut ini dengan saksama.

Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo

Festival Mane’e, merupakan tradisi adat untuk penangkapan ikan.Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi Utara. Ritual ini biasa disebut dengan ritual menangkap ikan dengan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Mereka berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak, dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.

Penangkapan ikan dimulai dengan berkumpulnya para pemuka adat bersama perwakilan pemerintah setempat. Mereka bermusyawarah untuk menentukan tanggal yang tepat untuk melakukan ritual mane’e. Selanjutnya, para pemuka adat ini akan memanjatkan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Sementara, masyarakat lainnya mengumpulkan tali dan janur (daun kelapa yang masih muda) untuk dibuat jarring yang disebut dengan sammy.

Tibalah hari yang ditentukan untuk melaksanakan ritual mane’e. Para pemuka adat dan pemerintah setempat, membawa sammy ke Pantai Malo. Beramai-ramai mereka menariknya sepanjang mungkin ke arah laut hingga membentuk sebuah kolam. Ketika ikan-ikan telah banyak terperangkap ke dalam sammy, masyarakat pun mulai menangkapnya. Hasil tangkapan ikan ini akan disantap bersama dalam pesta rakyat yang digelar saat itu. Ada hal yang menarik sepanjang ritual hingga pesta rakyat ini, yaitu masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan.

Ritual seperti ini masih dilaksanakan hingga kini. Masyarakat meyakini ritual ini sebagai ucapan syukur dan permohonan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kegiatan ini mengandung nilai-nilai kebersamaan antar anggota masyarakat dan kepedulian untuk memelihara laut sebagai sumber kehidupan masyarakat. Nilai-nilai kerja sama, persatuan dan kesatuan pun, sangat bisa dirasakan sepanjang persiapan hingga dilaksanakannya ritual ini.

Baca Juga  Bacaan Thomas Alfa Edison Penemu Bola Lampu

Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini!

1. Apakah tujuan dilaksanakannya Festival Mane’e tersebut?

Jawaban: Agar nelayan mendapat tangkapan yang banyak dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.

2. Siapa saja yang berperan penting dalam upacara tersebut?

Jawaban: Pemuka adat beserta masyarakat setempat.

3. Menurutmu, apa manfaat kegiatan upacara tradisi nelayan terhadap kesejahteraan nelayan dan kehidupan masyarakat nelayan setempat?

Jawaban: Sangat bermanfaat dengan kegiatan tersebut, dengan begitu masyarakat setempat dapat memperoleh tangkapan ikan secara lebih mudah dan pastinya mendapat penghasilan lebih banyak.

4. Adakah hal menarik yang kamu dapatkan dari kegiatan upacara nelayan tersebut?

Jawaban: Masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan.

5. Adakah kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat nelayan yang berada paling dekat dari tempat tinggalmu? Jika ada, ceritakanlah!

Jawaban: sesuaikan dengan tempat tinggalmu

Baca Juga : Jawaban Perpindahan Panas Secara Konduksi Kelas 5

Festival Mane’e Tradisi Nelayan di Pantai Malo Halaman 98

Ayo Mengamati

Kegiatan nelayan di pantai dan laut tidak hanya untuk pembangunan ekonomi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial budaya masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk meneruskan budaya kehidupan masyarakat nelayan yang telah dilakukan bertahun-tahun. Kegiatan masyarakat nelayan di satu tempat dan tempat lain tidaklah sama. Hal ini dipengaruhi juga oleh kehidupan sosial masyarakatnya.

Kehidupan masyarakat di sekitarmu mungkin juga memiliki keunikan sendiri. Oleh karenanya, lakukanlah kegiatan pengamatan sebagai berikut:

1. Bekerjalah bersama dengan temanmu yang tinggal di daerah yang sama atau berdekatan.

2. Amatilah kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu.

3. Identifikasi kegiatan masyarakat untuk membangun ekonominya, misalnya ada yang berdagang, bertani atau menangkap ikan.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Pertempuran Ambarawa Kelas 6 Tema 2

4. Identifikasi kegiatan kemasyarakatan yang terjadi di daerah tempat tinggalmu. Misalnya, kegiatan bersama yang dilakukan anggota masyarakat.

5. Tuliskanlah hasil pengamatanmu ke dalam bentuk laporan singkat dengan menggunakan format “Laporan Hasil Pengamatan” seperti contoh di bawah ini!

Jawaban:

Tempat pengamatan: pasar tradisional

Hasil pengamatan: – Terjadi interaksi jual beli antara penjual dengan pembeli

– Dengan membeli produk lokak di pasar tradional dapat membantu pembangunan perekonomian

Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari kegiatan ini? Tuliskanlah kesimpulanmu di bawah ini!

Kesimpulanku: Pembangunan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Bacaan Tanggung Jawab Warga Negara Kelas 5

Kesimpulan

Demikian pembahasan materi kita pada Artikel Bacaan Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo yang dapat kalian temukan pada Buku Siswa Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3. Bagaimana Sobat bloggers, unik bukan  Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo? Apakah di tempat tinggal juga terdapat festival yang serupa? Kalau belum tahu, coba Sobat tanyakan kepada orang tua tentang perayaan atau festival apa saja yang terdapat di tempat tinggalmu. Kemudian, jangan lupa untuk menuliskan hasilnya pada buku tulis kalian ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.