Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab

Daftar Isi

bloggers.id– Halo bloggers mania, Hari ini kita akan belajar apa itu makna amanat pantun, selain itu kita juga belajar mengenai tanggung jawab kita ( individu ) sebagai anggota masyarakat, dan memahami bentuk interaksi – interaksi sosial masyarakat yang kita lakukan dalam masyarakt termasuk dalam bidang apa. Apakah interaksi – interaksi yang kita lakukan sudah mampu meningkatkan pembangunan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat Indonesia. Agar kita segera memahaminya dan bisa langsung menerapkannya dalam masyarakat, mari simak pembelajaran hari ini yang juga terdapat pada buku siswa kelas 5 tema 4 subtema 3 pembelajaran 3.

Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab halaman 107

Dayu membacakan pantun buatannya di depan kelas. Pantun Dayu jenis pantun jenaka. Dayu berhasil membuat tertawa teman-temannya melalui pantunnya. Artinya, Dayu berhasil menyampaikan amanat dari pantun itu.

Apa makna amanat pantun?

Jawab :

Makna amanat pantun adalah tujuan atau inti dari pembuatan pantun, dapat berupa pelajaran yang dapat diambil dari pantun, serta pesan atau nasihat yang ingin disampaikan dalam pantun.  

Penjelasan Guru Pembuatan Pantun

Pagi ini Dayu dan teman satu kelasnya sedang mengikuti pelajaran tentang pantun.

Ibu Guru menjelaskan cara pembuatan pantun.

Ibu Guru menjelaskan bahwa membuat pantun harus memperhatikan sajak dalam pantun. Misalnya, akhiran baris pertama adalah n maka baris ketiganya juga harus n. Jika akhiran baris keduanya t, maka akhiran baris keempatnya juga harus t seperti contoh pantun berikut.

Jalan-jalan dekat pohon, (akhiran baris adalah n)
Tempat indah hijau rumput (akhir baris t)
Pada Tuhan kita memohon, (akhiran baris adalah n)
sesuai ajaran yang kita anut (akhir baris t)

Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab 108

Bu Guru juga menjelaskan, bahwa membuat pantun harus memperhatikan amanat atau pesan dan nasihat yang ingin disampaikan kepada pembaca. Bu Guru menyontohkan sebuah pantun yang mengandung amanat ajakan kepada masyarakat untuk ikut bergotong royong. Berikut contoh pantunnya.

Gotong royong merupakan salah satu jenis tanggung jawab warga masyarakat.

Apa sebenarnya gotong royong itu?

Mengapa gotong royong menjadi tanggung jawab warga masyarakat?

Jawab :

  1. Gotong royong adalah kerjasama dalam mengerjakan suatu kegiatan atau pekerjaan dengan tujuan mempercepat waktu penyelesaian, memperingan beban pekerjaan, dan menumbuhkan rasa kebersamaan.
  2. Gotong royong menjadi tanggung jawab masyarakat karena masyarakat merupakan sekumpulan manusia yang hidup bersama secara berdampingan, sehingga gotong royong tidak dapat lepas dari kehidupan masyarakat untuk saling tolong menolong. Karena masyarakat tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya sendiri.
Baca Juga  Pekarangan Rumah Bersih Sehingga Keluarga Sehat

Ayo Mengamati 108

Contoh bentuk kegiatan gotong royong. Berdasarkan gambar di atas, buatlah kesimpulan tentang

pengertian gotong royong

unsur-unsur gotong royong

manfaat gotong royong.

Ayo Menulis halaman 108

Jawab :

1. Gotong royong adalah melakukan suatu pekerjaan secara bersama-sama atau beramai-ramai agar pekerjaan tersebut cepat selesai atau bersama-sama melakukan pekerjaan agar pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan.

2. Unsur-unsur gotong royong adalah kesatuan, kebersamaan, kekeluargaan, kerukunan, tolong menolong, dan keikhlasan.

3. Manfaat gotong royong adalah meringankan pekerjaan, pekerjaan lebih cepat selesai, mempererat kerukunan, menjaga solidaritas dan kekompakan, memperingan biaya, meningkatkan kenyamanan lingkungan seperti keamanan dan kebersihan, serta meningkatkan kebahagiaan.

Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab halaman 109

Ayo Membaca halaman 109

Gotong royong memiliki arti penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama. Oleh karena itu, gotong royong menjadi tanggung jawab semua warga masyarakat. Apa makna tanggung jawab warga masyarakat itu?

Pada dasarnya, setiap orang tidak bisa hidup sendiri tanpa pertolongan orang lain. Sejak dalam kandungan sampai  mati, setiap orang membutuhkan pertolongan orang lain. Orang-orang yang saling membutuhkan dan mempunyai kepentingan yang sama dalam suatu tempat yang disebut masyarakat. Hidup bersama dalam masyarakat sangat penting karena Tuhan menciptakan manusia untuk saling melengkapi, saling membantu, dan saling menyayangi, serta saling menjaga hubungan baik dengan orang lain. Untuk menjaga hubungan baik dalam kehidupan masyarakat, maka setiap anggota masyarakat hendaknya sadar akan tanggung jawabnya sebagai warga masyarakat.

Tanggung jawab sebagai warga masyarakat, adalah menjalankan tugas dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai warga masyarakat, setiap individu hendaknya memperhatikan hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis.

Berikut jenis-jenis tanggung jawab warga masyarakat.

1. Memelihara Ketertiban dan Keamanan Hidup Bermasyarakat

Tanggung jawab warga masyarakat dalam memelihara ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat, dapat diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan peraturan-peraturan dalam masyarakat. Sebagai contoh peraturan jam belajar masyarakat dan kegiatan ronda malam yang dilaksanakan secara bergiliran. Pelaksanaan peraturan-peraturan dalam masyarakat tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab segenap warga masyarakat.

2. Menjaga dan Memelihara Rasa Persatuan dan Kesatuan Masyarakat

Untuk menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat dibutuhkan prinsip-prinsip dasar yang kuat, yaitu sebagai berikut.

a. Membina keserasian, keselarasan, dan keseimbangan dalam berbagai lingkungan kehidupan.

b.  Saling mengasihi, membina, dan memberi antarsesama.

c. Tidak menonjolkan perbedaan tetapi mencari kesamaan.

Dengan prinsip di atas, kamu hendaknya bisa menunjukkan perilaku yang mencerminkan sikap menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat, yaitu seperti berikut.

a.  Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat.

b.  Setiap warga masyarakat menyelesaikan masalah sosial secara bersama-sama.

c.  Bergaul dengan sesama warga masyarakat dengan tidak membedakan-bedakan suku, agama, ras, ataupun aliran.

d.  Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa.

e. Mengadakan bakti sosial di lingkungan masyarakat.

3. Meningkatkan Rasa Solidaritas Sosial terhadap Sesama Anggota Masyarakat

Rasa solidaritas sosial terhadap sesama anggota masyarakat mutlak diperlukan dalam mewujudkan keharmonisan hidup bermasyarakat. Rasa solidaritas sosial mengandung prinsip saling membantu, saling peduli, saling bekerja sama, dan saling berbagi dalam mendukung pembangunan masyarakat setempat, baik secara keuangan maupun tenaga. Salah satu bentuk upaya meningkatkan solidaritas sosial adalah membiasakan kerja sama atau gotong royong. Gotong royong sebagai bentuk kerja sama antarindividu, antara individu dan kelompok, dan antarkelompok, membentuk suatu norma saling percaya untuk melakukan kerja sama dalam menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama.

4. Menghapuskan Bentuk-Bentuk Tindakan Diskriminasi dalam Kehidupan Masyarakat untuk Menghindari Disintegrasi Masyarakat, Bangsa, dan Negara

Terjadinya disintegrasi atau perpecahan antarwarga masyarakat biasanya dipicu oleh adanya tindakan diskriminasi dalam kehidupan masyarakat. Arti diskriminasi di sini adalah memperlakukan orang atau kelompok (biasanya minoritas) secara berbeda berdasarkan karakteristik seperti asal, ras, asal negara, agama, keyakinan politik atau agama, kebiasaan sosial, jenis kelamin, orientasi seksual, bahasa, dan usia. Diskriminasi adalah prinsip yang mengatakan bahwa semua orang tidak sama. Tindakan-tindakan diskriminasi tersebut hendaknya kamu buang jauh dalam pergaulan hidup bermasyarakat demi persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat.

Baca Juga  Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa

Ayo Menulis halaman 111

Buatlah kesimpulan dari bacaan tentang tanggung jawab individu sebagai warga masyarakat

Tuliskan dalam kolom berikut!

Jawab :

Tanggung jawab individu sebagai warga masyarakat adalah sebagai berikut :

  1. Memelihara ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat dengan melaksanakan peraturan-peraturan dalam masyarakat seperti jadwal ronda malam atau jam belajar.
  2. Menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan masyarakat dengan menerapkan prinsip dasar antara lain 1) membina keserasian, keselarasan, dan keseimbangan dalam berbagai lingkungan kehidupan, 2) saling mengasihi, membina, dan memberi antarsesama, 3) tidak menonjolkan perbedaan tetapi mencari kesamaan.
  3. Meningkatkan rasa solidaritas sosial terhadap sesama anggota masyarakat dengan menerapkan prinsip saling membantu, saling peduli, saling bekerja sama, dan saling berbagi dalam mendukung pembangunan masyarakat setempat baik secara keuangan maupun tenaga.
  4. Menghapuskan bentuk-bentuk tindakan diskriminasi dalam kehidupan masyarakat untuk menghindari disintegrasi masyarakat, bangsa, dan negara.

Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab halaman 111

Prinsip utama dalam kehidupan bermasyarakat adalah mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi dan golongan. Prinsip ini dapat kamu wujudkan saat kamu bermusyawarah guna mengambil keputusan bersama dari seluruh warga masyarakat. Sudahkah masyarakat tempat tinggalmu melaksanakan prinsip mengutamakan kepentingan bersama dalam mengambil keputusan?

Ayo Mengamati halaman 111

Lakukan pengamatan terhadap pelaksanaan musyawarah dalam masyarakat di lingkungan tempat tinggalmu

Amati sikap warga masyarakat dalam menerima pendapat orang lain yang berbeda dengan pendapatnya

Amati pula sikap warga yang pendapatnya tidak diterima sebagai keputusan

Tuliskan hasil pengamatanmu dalam kolom berikut agar dinilai Bapak/Ibu Guru.

Jawab :

Hasil pengamatan : Musyawarah membahas peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Berjalannya musyawarah diisi dengan banyak pendapat dari peserta musyawarah, banyak pendapat yang berbeda, sehingga ada pendapat yang diterima dan ada pendapat yang ditolak dalam mengambil keputusan. Sikap warga yang berbeda pendapat saling menghargai sudut pandang dan cara berbikip masing-masing warga, tidak memaksakan kehendak agar orang lain menerima pendapat yang disampaikannya. Ketika keputusan musyawarah diambil, ada beberapa pendapat yang ditolak, warga yang pendapat dan masukannya ditolak menerima dengan lapangdada hasil keputusan bersama tersebut dan berkomitmen untuk menjalankan keputusan hasil musyawarah tersebut.

Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab halaman 112

Tanggung jawab seseorang sebagai warga msyarakat juga tecermin dari sikapnya dalam pergaulan di masyarakat.  Orang yang bertanggung akan selalu berinteraksi baik terhadap anggota masyarakat lain dalam lingkungannya. Interaksi tersebut memiliki pengaruh besar terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia. Bagaimanakah bentuk interaksi sosial yang dibutuhkan dalam pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia?

Ayo Membaca halaman 112

Interaksi sosial merupakan dasar bagi semua aktivitas manusia yang berhubungan dengan orang lain. Proses interaksi tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Proses interaksi ini dapat terjadi apabila ada pertemuan dua orang atau lebih. Selain itu, interaksi terjadi karena adanya kepentingan pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai bidang seperti berikut.

Bidang interaksi sosial masyarakat

1. Bidang Ekonomi

Kepentingan ekonomi adalah kepentingan seseorang yang saling bergantung satu sama lain. Hubungannya dalam perdagangan dan kebutuhan pemenuhan makan, sandang, dan papan. Interaksi dalam ekonomi dapat kita jumpai di pasar atau tempat perbelanjaan, di tempat terjadinya proses interaksi ekonomi.

Selain kepentingan ekonomi dalam bentuk barang, kepentingan ekonomi yang lain terlihat dalam bentuk jasa. Misalnya, banyaknya organisasi yang menawarkan jasa kepada masyarakat umum, seperti lembaga belajar, bank, rumah sakit, event organizer, jasa paket atau kurir, sampai jasa cuci. Semua produk jasa juga termasuk dalam interaksi ekonomi. Secara umum, interaksi ekonomi ditandai dengan adanya hubungan antara dua individu atau antara individu dengan lembaga yang menggunakan proses transaksi uang.

2. Bidang Politik

Jenis kepentingan ini digunakan oleh para anggota pemerintahan dan anggota partai politik untuk menjalankan kekuasaan negara. Di dalam kepentingan politik, terdapat juga kepentingan keamanan dan pertahanan. Kepentingan ini, secara umum ditandai dengan adanya proses transaksi politis dan kesepakatan untuk menjalankan negara.

Baca Juga  Paman Udin Seorang Petani kelas 4 Tema 2

3. Bidang Sosial dan Budaya

Dalam kepentingan sosial, seseorang selalu ingin mendapatkan tempat atau kedudukan dalam masyarakat. Kepentingan ini akan menimbulkan interaksi dalam masyarakat karena kedudukan seseorang ditentukan oleh pengakuan masyarakat sekitarnya. Jadi, mencari kedudukan tanpa pengakuan masyarakat sangat tidak mungkin terjadi.

Sementara itu, kepentingan bidang budaya berkaitan dengan pola-pola perilaku, bahasa, organisasi sosial, religi, dan seni yang telah menjadi kebiasaan turun-temurun dari leluhur. Warga masyarakat yang saling berinteraksi tidak menutup kemungkinan akan ikut berinteraksi pula dalam bidang budaya sehingga terjadi pengaruh budaya yang satu ke budaya yang lain.

4. Bidang Moral

Kepentingan moral, berarti kepentingan yang berangkat dari keprihatinan akan rendahnya situasi moralitas masyarakat di wilayah tertentu. Situasi yang demikian menggugah para pemerhati sosial untuk menggalang kegiatan moral agar mutu masyarakat meningkat. Contoh kepentingan moral, yaitu siar agama, pelatihan keterampilan masyarakat, dan pembinaan masyarakat oleh pemerintah. Tujuannya, agar kesadaran masyarakat di wilayah tersebut timbul untuk maju bersama dengan masyarakat di wilayah lain dalam membangun bangsa. Gotong royong memiliki arti penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama. Oleh karena itu, gotong royong menjadi tanggung jawab setiap warga masyarakat.

Interaksi dalam berbagai bidang tersebut. secara otomatis akan memengaruhi pembangunan di bidang-bidang yang bersangkutan, baik ekonomi, politik, sosial budaya, maupun moral. Tentu saja yang diharapkan interaksi tersebut dapat membawa pembangunan yang bersifat kemajuan daripada kemunduran.

Berdasarkan bacaan di atas, interaksi untuk memenuhi bidang apa yang pernah kamu lakukan? Sebagai contoh, kamu pernah ikut dalam kegiatan gotong royong di sekitar tempat tinggalmu. Dengan demikian kamu telah melakukan interaksi untuk memenuhi bidang moral.

Ayo Menulis halaman 114

Cobalah tuliskan bentuk interaksimu dalam kolom berikut.

Tuliskan bentuk interaksimu

Bentuk interaksi masyarakat

Jawab :

Bentuk interaksi yang pernah saya lakukan :

Bidang EkonomiBidang PolitikBidang Sosial BudayaBidang Moral
Potong rambutMemilih PresidenPentas seni kudalumpingGotong royong
Membeli jajanMemilih GubernurTakbir kelilingPelatihan IT
Laundry pakaianMemilih BupatiMengikuti tahlilanBakti sosial
FotokopiMemilih Ketua OSISAktif dalam organisasi pemuda desaProgram kali bersih
Mengisi BBMKerjasama politikMengikuti kegiatan masyarakatProgram masjid bersih

Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab halaman 114

Selesai menjelaskan tentang amanat pantun, Bu Guru menutup pertemuan dengan memberikan pesan kepada peserta didik untuk berhati-hati saat pulang sekolah. Bu Guru berpesan kepada peserta didik yang bersepeda seperti Siti agar tidak mengayuh sepeda dalam kecepatan tinggi karena jalanan ramai kendaraan besar.

Ayo Renungkan halaman 114

Setiap orang selalu melakukan interaksi dengan orang lain

Sekarang, coba kamu renungkan interaksi dalam bidang apa sajakah yang pernah kamu lakukan dengan orang lain ?

Coba kamu tuliskan pengalaman berinteraksimu dengan orang lain !

Apakah dalam berinteraksi kamu menghadapi masalah ?

Tuliskan dalam kolom berikut!

Jawab :

Saya sudah banyak melakukan interaksi, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial budaya, atau moral. Contoh interaksi yang saya lakukan adalah saat saya memotong rambut, karena memotong rambut tidak bisa dilakukan sendiri, jadi saya pergi ke salon. Setelah tukang cukur selesai memotong rambut saya memberikan sejumlah uang sebagai imbalan atas jasa yang telah ia lakukan. Interasksi saat saya potong rambut tersebut termasuk dalam bidang ekonomi. Contoh interaksi yang mengalami kendala adalah saat saya mengikuti musyawarah kelas dalam acara pemilihan pengurus kelas, pendapat saya ditolak, namun saya tetap lapang dada dan menerima keputusan bersama. Interaksi tersebut termasuk dalam interaksi sosial.

Kesimpulan

Nah kalian pasti sudah banyak melakukan interaksi baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial budaya, dan moral. Coba diskusikan permasalahan berikut ini bersama orang tuamu di rumah!

Pada era globalisasi seperti saat ini, interaksi budaya semakin terbuka lebar. Bahkan, budaya daerah bisa berinteraksi dengan budaya luar negeri. Bagaimanakah upaya yang dapat kamu lakukan, agar budaya daerah tidak tergantikan dengan budaya luar negeri yang belum tentu sesuai oleh pribadi bangsa Indonesia? Tuliskan hasil diskusimu bersama orang tua agar dinilai Bapak/Ibu Guru. Jika kamu belum begitu paham apa itu interaksi budaya, kamu bisa membaca kembali pembalajaran hari ini pada buku siswa kelas 5 tema 4 subtema 3 pembelajaran 3 atau tanyakan pada gurumu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *