Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Siapakah Dia?

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Siapakah Dia?

Daftar Isi

Halo Sobat Bloggers, kali ini kita akan membahas Jawaban Bacaan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Materi ini bisa kalian temukan pada Buku Siswa Kelas 4 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 3. Setelah mengetahui perjuangan para pahlawan, sikap apakah yang dapat kamu tiru dari mereka? Apakah sikap kepahlawanan itu hanya ditunjukkan pada masa perjuangan melawan penjajah saja? Adakah tokoh-tokoh pada masa sekarang yang tindakan mencerminkan sikap kepahlawanan? Mari kita cari tahu bersama!

Setelah mengetahui perjuangan para pahlawan, sikap apakah yang dapat kamu tiru dari mereka? Apakah sikap kepahlawanan itu hanya ditunjukkan pada masa perjuangan melawan penjajah saja? Adakah tokoh-tokoh pada masa sekarang yang Tindakan mencerminkan sikap kepahlawanan? Mari kita cari tahu bersama!

Pahlawan Tanpa Tanda JasaHalaman 110

Sebelum belajar tentang sikap kepemimpinan, kamu akan belajar bersama guru olah ragamu. Kamu sudah belajar tentang memar, luka, dan lepuh. Kamu juga sudah paham cara mengobati memar, luka, dan lepuh. Sekarang, kamu bersama teman-temanmu akan mempraktikkan lagi cara menangani ketiga jenis cedera tersebut.

Setelah selesai berpraktik, kamu dan gurumu dapat melakukan refleksi bersama.

Langkah mana yang sudah dapat kamu lakukan dengan baik?

Jawaban: Langkah awal sudah dapat saya lakukan dengan baik

Langkah mana yang belum dapat kamu lakukan dengan baik?

Jawaban: langkah inti masih belum bisa saya lakukan dengna baik

Tuliskan rencanamu untuk lebih meningkatkan keterampilanmu dalam mengobati memar, cedera luka dan lepuh.

Jawaban: terus belajar dan berlatih agar semakin terampil dalam menangani memar, cedera luka dan lepuh

Masih ingatkah kamu dengan perjuangan para tokoh pada masa kerajaan Hindu, Buddha, Islam, dan masa penjajahan? Bagaimana sikap kepahlawanan yang mereka miliki? Bagaimana pengaruh sikap kepahlawanan mereka terhadap masyarakat disekitarmu?

Baca Juga  Menyanyi Lagu Menanam Jagung Kelas 4

Ayo, kita buat urutan atau lini masa perjuangan dan sikap kepahlawananmereka!

Masa Hindu

RajaPurnawarman
Sikapkepahlawanan:
Mencintairakyat
Berani melawanperompak

Apa yang dapat kamu temukan tentang sikap kepahlawanan dari masa kemasa?

Jawaban: sikap kepahlawanan dari masa ke masa yakni memiliki persamaan

Apakah ada persamaan dan perbedaannya?

Jawaban: iya ada,

Persamaan: berani dan gigih dalam melawan penjajah sampai mengorbankan harta dan nyawa demi membela tanah air tercinta

Perbedaan: masing-masing pahlawan memiliki metode dan strategi yang berbeda-beda dalam melawan penjajah

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Halaman 112

Sikap kepahlawanan bisa kamu temukan di lingkunganmu. Kamu bisa belajar tentang sikap kepahlawanan dari kisah seorang penjaga pintu perlintasan kereta api.

Isilah tabel berikut.

Yang aku ketahui tentang sikap kepahlawanan dari penjaga pintu perlintasan kereta api

Jawaban: menyelamatkan nyawa orang, menjaga ketertiban pintu perlintasan kereta api agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, bertanggung jawab dalam pekerjaannya, pekerja keras

Yang ingin aku ketahui lebih lanjut tentang sikap kepahlawanan dari penjaga pintu perlintasan kereta api

Jawaban: kesungguhannya dalam bekerja

Diskusikanlah tabelmu dengan teman kelompokmu. Untuk menambah pengetahuanmu tentang sikap kepahlawanan dari penjaga pintu kereta api, bacalah teks berikut dalam hati!

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Gimin tinggal di Desa Lemah Abang, Karawang. Pekerjaannya sangat mulia. Banyak orang yang telah ia selamatkan. Namun demikian, banyak orang yang tidak peduli terhadap pekerjaan yang ia lakukan. Tidak ada ucapan terima kasih yang diberikan kepadanya. Pendapatannya sangat kecil dan tentunya kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Jam istirahatnya tidak menentu. Bahkan suatu saat, ia tidak bisa menikmati makan siangnya karena tiba-tiba ada pekerjaan yang harus ia lakukan. Hari raya pun terkadang ia harus masuk bekerja. Namun, Gimin tetap berusaha untuk bekerja sepenuh hati. Gimin sangat mencintai pekerjaannya. Ia sudah melakukan pekerjaannya hampir 30 tahun lamanya. Apa sebenarnya pekerjaan Gimin? Mengapa ia sangat senang dengan pekerjaannya?

Baca Juga  Jawaban Bacaan Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia

Gimin adalah seorang penjaga pintu perlintasan kereta api. Ia sangat bangga dengan pekerjaan yang ia lakukan karena ia bisa menyelamatkan banyak orang, mulai dari pejalan kaki, pengguna sepeda motor, penumpang mobil atau pengguna kendaraan lainnya. Panas terik atau guyuran air hujan tidak pernah ia pedulikan. Begitu juga dengan suara bising kendaraan. Ia tidak pernah terganggu dengan semua itu. Bahkan, umpatan dari mereka yang marah karena Gimin menutup pintu rel pun ia abaikan. Di dalam pikirannya yang ada hanyalah usaha untuk menyelamatkan orang-orang.

Menjadi penjaga pintu perlintasan kereta api yang bertanggung jawab adalah salah satu cerminan sikap kepahlawanan. Jawablah rasa ingin tahumu pada kolom sebelah kanan tabel.

Kamu dapat mengisinya berdasarkan teks yang sudah kamu baca atau berdasarkan hasil diskusimu dengan teman kelompokmu serta jawaban dari gurumu.

Tulislah semua informasi yang ada pada tempat yang sudah disediakan.

Jawaban:

  1. Gimin adalah seorang penjaga pintu perlintasan kereta api, dengan pekerjaannya gimin bisa menyelamatkan banyak orang seperti pejalan kaki, pengguna sepeda motor dan pengguna kendaraan lainnya.
  2. Sikap kepahlawanan yang ditunjukkan Gimin yakni melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh, pekerja keras dan bertanggung jawab meskipun banyak orang memandang rendah pekerjaannya.
  3. Kita sebagai sesama manusia harus saling menghormati apapun pekerjaan orang lain, karena apa yang dikerjakan mereka juga untuk memudahkan aktivitas dan pekerjaan kita.

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Halaman 113

Sikap kepahlawanan pun dimiliki oleh mereka yang bekerja di kapal selam. Mereka menjaga perairan Indonesia tetap terjaga dari gangguan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Biasanya kapal selam menggunakan sebuah ‘jendela’ yang membantunya melihat keadaan sekeliling. Jendela ini berfungsi seperti mata pengintip.

‘Jendela’ pada kapal selam ini disebut periskop. Periskop bisa kita buat secara sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang ada. Kamu juga bisa berkreasi untuk menghias periskop yang kamu buat.

Ayo, membuat periskop bersama teman dan gurumu!

Alat dan bahan:

Kardus bekas
Cermin datar 2 buah dengan ukuran yang sama
Lem/selotip
Busur derajat
Gunting
Kertas biasa atau kertas koran atau kertas pembungkus kado.

Prosedur Pembuatan

Bentuklah kardus bekas menjadi sebuah balok dengan ukuran:

• Tinggi antara 30-50 cm
• Panjang dan lebar masing

Buatlah lubang pada bagian sisi bidang AB dan lubang lain pada sisi bidang EF, dengan ukuran lubang yang disesuaikan dengan besarnya cermin.

Rekatkan cermin masing-masing dengan posisi seperti pada gambar. Pastikan cermin saling berhadapan (posisi cermin dengan kemiringan masing-masing 450 ).

Baca Juga  Jawaban Bacaan Pangeran Diponegoro Kelas 4

Amati gambar cara kerja priskop berikut ini

Setelah melakukan percobaan membuat perioskop, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1.      Apa yang kamu temukan dalam percobaan ini?

Jawaban: Setelah mengamati cara kerja periskop, saya menemukan sifat cahaya berupa pemantulan. Cahaya dari atas objek ditangkap oleh cermin kemudian dipantulkan menuju mata pengamat.

2.      Bagaimana bayangan yang dihasilkan periskop?

Jawaban: Bayangan yang dihasilkan periskop yakni bersifat maya, sama besar dan tegak lurus.

3.      Apa kesimpulan yang kamu peroleh tentang percobaan ini?

Jawaban: Cara kerja periskop yakni melakukan pemantulan pada kedua cermin datar yang dipasang sejajar dan diposisikan miring agar mengarah ke mata pengamat yang mana pemantulan tersebut diteruskan ke pengamat. Hal ini dilakukan untuk membentuk bayangan

4.      Di manakah prinsip kerja periskop ini kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari?

Jawaban: kita dapat menemukanya pada teropong kapal selam dan tank tentara

Buatlah laporan percobaanmu.

Laporan Kegiatan Percobaan

Nama percobaan:

Jawaban: Percobaan Periskop Sederhana

Tujuan percobaan:

Jawaban: untuk membuktikan bahwa sifat cahaya yakni dapat dipantulkan

Alat-alat:

Jawaban: kardus bekas, cermin datar 2 buah, lem/selotip, busur derajat, gunting, kertas biasa atau Koran

Langkah kerja:

Jawaban:

  1. Bagi kardus bekas menjadi lima bagian
  2. Empat bagian sama besar dengan ukuran masing-masing 30 cm x 6 cm. Satu bagian lagi berukuran 30 cm x 2 cm.
  3. Buat dua lubang persegi panjang pada bagian B dan D
  4. Buat kotak berukuran  6 cm x 6 cm pada setiap ujung bagian A danC, gunakanlah pensil untuk menggambarnya. Setelah itu, buat garis diagonal pada dua kotak tersebut, potonglah persegi panjang kecil membentuk sudut 45 derajat pada dua sisi yang lain.
  5. Selipkan cermin datar pada celah bersudut dan rekatkan dengan selotip. Salah satu cermin menghadap ke atas dan yang lainnya menghadap ke bawah. Gunakan periskopmu untuk melihat benda-benda disekitarmu

Kesimpulan:

Jawaban: Cara kerja periskop yakni melakukan pemantulan pada kedua cermin datar yang dipasang sejajar dan diposisikan miring agar mengarah ke mata pengamat yang mana pemantulan tersebut diteruskan ke pengamat. Hal ini dilakukan untuk membentuk bayangan

Udin sangat senang bisa membuat periskop. Udin sangat berterima kasih kepada gurunya. Udin menyebut gurunya sebagai Pahlawan.

Kesimpulan

Bacaan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Materi ini bisa kalian temukan pada Buku Siswa Kelas 4 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 3. Dirumah, Ceritakan kepada orang tuamu ciri-ciri memar, cedera luka, dan lepuh serta penanganannya. Kamu bisa mempraktikkan cara-cara mengobati memar, luka, dan lepuh bersama mereka. Ceritakan hasil praktik bersama orang tuamu kepada temanmu di sekolah!

Pencarian Populer : Mengetahui Para Pahlawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page