Mendengarkan Bacaan Gagak Sang Pembohong Kelas 2 Tema 3 Subtema 4 Pembelajaran 3
Mendengarkan Bacaan Gagak Sang Pembohong Kelas 2 Tema 3 Subtema 4 Pembelajaran 3

Mendengarkan Bacaan Gagak Sang Pembohong

Bloggers.id – halo sobat bloggers yang pintar dan baik hati, Apakah kalian ingat cerita tentang ulat dan semut? Mereka bekerjasama untuk mengusir anak yang akan memakan apel mereka. Pada bacaan gagak sang pembohong yang akan dibacakan oleh bapak atau ibu guru, kalian akan mempelajari apa ya? Hmmm yuk kita bahas bersama-sama.

Gagak Sang Pembohong Halaman 128

Ayo Bercerita

Gurumu akan membacakan dongeng “Gagak Sang Pembohong”.

Ayo, dengarkan dengan saksama!

Gagak Sang Pembohong

Gagak Sang Pembohong Halaman 128

Oleh : Marfiah Astuti

Aku adalah burung gagak. Makananku daging bangkai hewan lain, bulu dan paruhku berwarna hitam, suaraku berkoak membuat merinding siapapun yang mendengarnya. Walaupun aku makan daging tapi aku juga suka menyantap telur burung lain. Ini adalah sepenggal kisahku.

Di pagi yang cerah, empat burung pipit sedang bercanda penuh keakraban. Beberapa saat kemudian, pandangan mereka tertuju ke arah dahan yang lebih tinggi. Di atasnya, seekor burung bertengger memandangi mereka. Ia layaknya seorang raja yang bijaksana. Warna hitam yang membalut tubuhnya, semakin membuatnya tampak berwibawa.

Baca Juga  Kunci Jawaban Bacaan Sahabat Tak Terpisahkan

“Hai … burung kecil yang lucu. Aku adalah burung yang sedang tersesat. Aku meninggalkan wilayahku karena di sana banyak pemburu yang mengincar kami. Bolehkah untuk beberapa hari ini aku tinggal bersama kalian? Aku akan menjadi sahabat terbaik dan siap membantu kalian”. “Tentu … !” teriak burung pipit riang.

Burung pipit senang. Ia langsung mengutarakan masalah yang sering menimpa mereka. Tampaknya mereka sangat percaya kepada Gagak yang siap membantu. “Kami sedih sekali, setiap kali kami pergi mencari makan, telur-telur kami selalu dicuri oleh ular,” ungkap pipit.

Gagak mendengarkan dengan penuh saksama, sambil ia berpikir untuk melaksanakan niat jahatnya. “Baiklah, serahkan saja urusanmu padaku. Silakan kau cari makan dan aku akan berjaga agar telur-telurmu tidak dicuri lagi. Dasar burung ceroboh! Mereka sama sekali tidak berhati-hati. Padahal, aku baru saja dikenalnya. Sekarang saatnya aku menikmati telur-telur ini.

“krrch..pyar.. lezat sekali telur ini … hm….!!

Gagak merasa lapar lagi. Tanpa keraguan… krcch …pyar… telur-telur itu disantapnya. Saking lahapnya, tidak  memedulikan sekitarnya. Tanpa disadari, seekor cecak mengawasi perbuatannya.

Hari mulai sore, saatnya burung-burung pipit beristirahat dan kembali ke sarang. Apa yang terjadi ketika mereka tiba? Pipit sungguh terkejut dengan apa yang dilihatnya.

Telur-telurnya pecah berserakan. “Siapakah pelakunya? Ular tak pernah meninggalkan cangkang seperti ini.

“Hai … burung pipit, aku sangat kasihan melihatmu. Aku tahu pelakunya adalah Gagak yang licik. Aku melihatnya sendiri,” kata cecak.

Keesokan harinya, gagak menghampiri mereka. Ia tampak bersedih.

 “Maafkan aku burung-burung kecil yang lucu. Saat aku menjaga telurmu ada burung elang mau mendatangi telurmu, lalu aku mengusirnya. Aku sangat kaget, ketika aku kembali, telur-telurmu sudah pecah. Aku berjanji hal itu tidak akan terjadi lagi” ungkap gagak tampak penuh penyesalan.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Bermain Perosotan Kelas 2

Keempat burung pipit pergi agak jauh dari sarangnya. Mereka bermusyawah di dekat rumah penduduk. “Kita harus memberi pelajaran kepada Gagak. Agar dia tahu kesalahannya”.

Oke kita bagi tugas, ada yang menyiapkan tempat, dan ada yang mematuk dahan pohon nangka agar getahnya keluar. Ayo, kumpulkan getah sebanyak-banyaknya, lalu kita taruh di sekeliling sarang”. Mereka bergotong royong.

Keesokan harinya, gagak melaksanakan tugasnya menjaga telur. Di balik semak-semak, burung-burung pipit memperhatikan dengan saksama. “Hei lihat, gagak itu mulai mendatangi telur-telurmu”. Bisik pipit.

Belum sampai gagak di telur itu, tiba-tiba kakinya terasa lengket dan tidak bisa bergerak.

“Gagak, perbuatanmu sudah terungkap. Kamu tidak perlu mengelak. Jika benar ular yang memakan telur-telurku, pastilah dia akan menelannya dengan kulitnya. Kalaupun dimuntahkan, kulitnya pasti remuk. Cecak juga menjadi saksi atas perbuatanmu yang tidak terpuji itu. “ kata burung pipit.

“Maafkan aku burung pipit, selama ini aku telah membohongi kalian. Aku telah memanfaatkan kepercayaan dengan memakan telur-telur kalian” kata burung gagak.

“Baiklah kami maafkan, tapi kau harus berjanji untuk tidak mengulangi perbuatanmu lagi.“ Kata burung pipit.

Setelah kamu mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh ibu guru,

jawablah pertanyaan berikut!

1.       Apa yang dilakukan Sang Gagak?

Jawaban : Gagak memakan telur-telur milik burung pipit

2.       Apa yang dilakukan burung pipit untuk menjebak Sang Gagak?

Jawaban : Menjebak gagak dengan getah pohon

3.       Apakah yang kamu peroleh pada kisah di dongeng “Gagak Sang Pembohong”?

Jawaban : Gagak mengingkari janjinya untuk menjaga telur-telur burung pipit dan berbohong kepada burung pipit jika telur mereka dimakan oleh ular

Gagak Sang Pembohong Halaman 129

Kemarin, Siti dan teman-teman bermain bersama. Mereka membentuk kelompok putra dan putri.

Baca Juga  Mengapa Persatuan dan Kesatuan Penting Untuk Kesejahteraan Umum?

Ayo Berlatih

Isilah petak-petak di bawah!

Mendatar adalah siswa perempuan. Menurun adalah siswa laki-laki.

mengisi petak-petak halaman 130

Ayo Berdiskusi

Diskusikan dengan temanmu, bagaimana sebaiknya sikapmu kepada teman yang berbeda jenis kelamin!

Jawaban : Kita tidak boleh membeda bedakan teman walaupun berbeda jenis kelamin. Dan juga kita harus saling menghormati satu sama lain

Sampaikan hasil diskusimu di depan kelas! Lakukan dengan percaya diri!

Gagak Sang Pembohong Halaman 131

Hari ini, ibu guru memberikan pengumuman. Besok, sekolah Siti akan mengadakan upacara. Upacara tersebut dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Upacara akan dihadiri oleh perangkat desa dan masyarakat. Setelah upacara, akan diadakan bakti sosial.

Bakti sosial tujuannya memberi bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu. Siti dan teman-teman juga menyiapkan bingkisan. Mereka membelikan buku, penghapus, pensil, dan alat tulis lain.

Berikut barang-barang yang akan mereka sumbangkan.

Gagak Sang Pembohong Halaman 131 barang disumbangkan

Ayo Berlatih

Perhatikan harga barang-barang tersebut!

Siti dan teman-teman ingin membeli barang di atas sesuai dengan uangnya!

1. Siti memiliki uang Rp5.000,.

Kira-kira barang apa yang dapat ia beli?
Nama BarangJumlahHargaJumlah Harga
Buku120002000
Pensil1500500
Penghapus1500500
Penggaris210002000
  TOTAL5000

2. Edo memiliki 2 keping uang lima ratusan dan 2 lembar uang seribuan.

Barang apa yang dapat ia beli?
Nama BarangJumlahHargaJumlah Harga
Penggaris220002000
Pensil1500500
Penghapus1500500
  TOTAL3000

3. Beni memiliki 1 lembar uang dua ribuan dan 2 keping uang seribuan.

Barang apa yang dapat ia beli?
Nama BarangJumlahHargaJumlah Harga
Tipe eks120002000
Pensil1500500
Penghapus1500500
Penggaris110001000
  TOTAL4000

4. Leni memiliki 10 keping uang dua ratusan dan 1 lembar uang dua ribuan.

Barang apa yang dapat ia beli?
Nama BarangJumlahHargaJumlah Harga
Buku120002000
Pensil1500500
Penghapus1500500
Penggaris110001000
  TOTAL4000

Kesimpulan

Demikianlah pemjelasan materi tentang Bacaan Gagak Sang Pembohong. Materi ini dapat sobat temukan pada Buku Siswa Kelas 2 Tema 3 Subtema 4 Pembelajaran 3. Agar sobat dapat lebih memahami materi, sobat dapat meminta bantuan orang tua untuk belajar menghitung belanja. [Bloggers.id]

Baca Juga:

Bacaan Bermain di dalam kelompok Kelas 2

Bacaan Si Ulat dan Si Semut Kelas 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *