Ayo Bernyanyi Halo Halo Bandung Kelas 5 Tema 4 Subtema 1 Pembelajaran 6
Ayo Bernyanyi Halo Halo Bandung Kelas 5 Tema 4 Subtema 1 Pembelajaran 6

Ayo Bernyanyi Halo Halo Bandung Kelas 5

Bloggers.id – Halo sobat bloggers, dalam siuasi pandemi coronavirus kita harus belajar secara daring. Mari belajar bersama bloggers.id, hari ini kita akan belajar apa saja tanggung jawab sebagai warga sekolah. Selain itu kita akan berkreasi membuat pantun dan makna dari pantun jenaka, pantun nasihat, pantun teka-teki, dan pantuan kiasan. Sebagai penyemangat kita juga akan bernyanyi Halo halo Bandung, dengan memahami tangga nada mayor dan tangga nada minor. Belajar kali ini sesuai dengan buku siswa tema 4 subtema 1 pembelajaran 6 ( tema sehat itu penting, subtema peredaran darahku sehat, pembelajaran 6 ). Mari kita simak pembahasan materi kali ini, semangat belajar !!!

Bernyanyi Halo Halo Bandung halaman 43

Dayu, Lani, dan Udin melaksanakan tugas piket kelas. Piket kelas bertujuan supaya tempat belajar menjadi bersih dan terjaga kesehatannya. Dengan tempat bersih, belajar pun menjadi nyaman. Dayu dan teman-teman bekerja sama dengan baik. Dayu menyapu lantai, Lani membersihkan meja dengan kemoceng, dan Udin menghapus tulisan di papan tulis. Mereka datang lebih awal sehingga kelas sudah bersih sebelum bel tanda masuk berbunyi. Mereka menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Di mana pun kamu berada, kamu harus menunjukkan sikap tanggung jawab. Sikap tanggung jawab telah ditunjukkan oleh Dayu, Lani, dan Udin dalam melaksanakan tugas piket kelas. Banyak tanggung jawab yang kamu emban sebagai warga sekolah. Apa sajakah itu? Sudahkah kamu melaksanakan tanggung jawab tersebut?

Ayo Menulis

Tuliskan tanggung jawabmu sebagai warga sekolah!

Coba kamu ingat apakah kamu sudah melaksanakan tanggung jawabmu tersebut? Tuliskan bentuk tanggung jawabmu sebagai warga sekolah dan beri penjelasan tanggung jawab yang sudah kamu laksanakan! Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut!

NoBentuk Tanggung JawabPelaksanaan Tanggung Jawab
1.Menjaga kebersihanMembersihkan kelasKerjabakti membersihkan halaman sekolah
2.Menaati tata tertibDatang ke sekolah tepat waktuMenggunakan seragam sekolahMenjaga ketenangan saat kegiatan belajar
3.Belajar mandiriMengerjakan PRAktif belajar kelompokMembuat tugas keterampilan sendiri
4.EkstrakurikulerBerangkat setiap ada kegiatan ekstraMengikuti semua kegiatan

Baca Juga: Mengenal Lagu Bertangga Nada Mayor dan Minor

Baca Juga  Bocah Terkuat di Dunia Pecahkan Rekor Kelas 5 Tema 1

Bernyanyi Halo Halo Bandung halaman 44

Setelah selesai melaksanakan tugas piket kelas, Dayu dan teman-temannya mencuci tangan. Selanjutnya, mereka bergabung dengan teman satu kelasnya untuk mengikuti pelajaran. Ibu Guru masuk kelas. Seperti biasa Ibu Guru mengucapkan salam. Semua anak menjawab salam bu guru.

Tiba-tiba Ibu Guru berpantun. Inilah pantun yang diucapkan Ibu Guru di depan kelas.

pantun

Semua anak menjawab, “kabar baik, bu.” Sontak Ibu Guru tersenyum. Selanjutnya, Ibu Guru mengulas kembali materi tentang pantun. Inilah ulasan singkat tentang pantun yang disampaikan Ibu Guru. Pantun merupakan karya yang dapat menghibur sekaligus menegur. Pantun merupakan ungkapan perasaan dan pikiran karena ungkapan tersebut disusun dengan kata-kata sedemikian rupa sehingga menarik untuk didengar atau dibaca. Pantun menunjukkan bahwa Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dalam mendidik dan menyampaikan hal-hal yang bermanfaat. Pantun memiliki dua bagian, yaitu sampiran (baris pertama dan kedua) dan isi (bait ketiga dan keempat).

Pantun banyak macamnya dan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Berdasarkan siklus kehidupan (usia), pantun dibedakan menjadi tiga.

  • Pantun anak-anak, yaitu pantun yang memiliki kaitan dengan masa kanak-kanak yang menggambarkan makna suka cita maupun duka cita.
  • Pantun orang muda, yaitu pantun mengenai kehidupan masa muda yang berisi atau bermakna perkenalan, hubungan asmara dan rumah tangga, perasaan (kasih sayang, iba, iri), dan nasib.
  • Pantun orang tua, yaitu pantun mengenai orang tua mengenai adat budaya, agama, dan nasihat.

2. Berdasarkan isinya, pantun dibedakan sebagai berikut.

  • Pantun jenaka adalah pantun yang berisi hal-hal lucu dan menarik
  • Pantun nasihat adalah pantun yang berisi nasihat dengan tujuan mendidik dan memberikan nasihat moral, budi perkerti, dan lainnya.
  • Pantun teka-teki adalah pantun yang berisikan teka teki dan pendengar atau pembaca diberi kesempatan untuk menjawab atau membalas teka-teki pantun tersebut.
  • Pantun kiasan adalah pantun yang berisi perumpamaan atau ibarat, biasa digunakan untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat.

Baca Juga: Belajar Kelompok Membuat Pantun di Kelas 5

Bernyanyi Halo Halo Bandung halaman 45

Ayo Berkreasi

Kamu telah memahami macam-macam pantun berdasarkan isinya. Sekarang, buatlah contoh dari keempat pantun tersebut! Tuliskan makna dari pantun yang kamu buat. Kemudian, bacalah di depan teman-teman dan gurumu!

Baca Juga  Bacaan Berkunjung ke Rumah Kakek

1. Pantun Jenaka dan maknanya :

Kapal berlayar di laut Jawa
Nahkoda mengacungkan jempol
Adik Menangis lalu tertawa
Melihat kakak masih mengompol

Makna : Anak kecil yang tadinya sedang menangis menjadi tertawa karena melihat kakaknya mengompol.

2. Pantun Nasihat dan maknanya :

Merah muda baju si bibi
Di tangan ada bayam seikat
Masalah warga datang bertubi
Berkumpulah untuk mufakat

Makna : Setiap manusia hendaknya menyisakan waktunya untuk berkumpul bersama warga kampungnya. Berkumpul untuk membicarakan masalah bersama sehingga mencapai mufakat.

3. Pantun Teka – Teki dan maknanya :

Ari menari sampur melebar
Tersenyum ceria semua terhibur
Berbadan besar telinganya lebar
Hidungnya panjang suka menyembur ?

Makna : Binatang berbadan besar, telinga lebar, hidung panjang, suka menyembur adalah gajah.

4. Pantun Kiasan dan maknanya :

Diam lisan banyak merenung
Lompat tinggi anak tupai
Hendak hati memeluk gunung
Apa daya tangan tak sampai

Makna : Memiliki keinginan yang sangat besar, namun sangat mustahil tercapai.

Baca Juga: Bacaan Kerja Bakti Membuat Jalan Setapak

Bernyanyi Halo Halo Bandung halaman 47

Halo Halo Bandung Kelas 5

Setelah menjelaskan kembali tentang pantun, Bu Guru mengajak murid-murid menyanyi bersama. Lagu yang dinyanyikan bertangga nada mayor sehingga bisa membangkitkan semangat Siti dan teman-temannya. Inilah lagu yang dinyanyikan bersama Bu Guru.

lagu Halo-Halo Bandung

Halo-Halo Bandung merupakan lagu bertangga nada mayor. Pada dasarnya, tangga nada dibedakan menjadi tangga nada mayor dan tangga nada minor. Kamu tentu masih ingat tentang tangga nada mayor dan minor, bukan? Tidak ada salahnya kamu ingat kembali tentang tangga nada berikut ini.

Tangga nada merupakan susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada. Tangga nada dimulai dari salah satu nada dasar sampai dengan nada oktafnya, misalnya do, re, mi, fa, so, la, si, do.

Tangga nada dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Tangga Nada Mayor

Sebagai contoh, tangga nada A mayor adalah C, D, E, F, G, A, B, C’

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Bersifat riang gembira.
  • Bersemangat.
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do.
  • Memiliki pola interval : 1 , 1 , ½, 1 , 1 , 1, ½.

Dalam teori musik, skala mayor atau tangga nada mayor adalah salah satu tangga nada diatonik. Skala ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam skala mayor adalah: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½.

2. Tangga Nada Minor

Dalam teori musik, tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonik. Tangga nada ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam tangga nada minor (asli) adalah: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1. Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah A, B, C, D, E, F, G, A’.

Baca Juga  Link Twibbon Galungan dan Kuningan Tahun 2021

Tangga nada minor dapat dilihat sebagai mode musik ke-enam dalam tangga nada mayor. Tangga nada minor kadangkala dianggap mempunyai bunyi yang cenderung lebih sedih dibandingkan dengan tangga nada mayor.

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Bersifat sedih.
  • Kurang bersemangat.
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A.
  • Mempunyai pola interval : 1, ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1.

Tangga nada minor menggunakan tanda mula yang sama dengan tangga nada mayor yaitu c’ == Tanda mula tangga nada minor ==. Tanda mula yang sesuai dengan pola interval suatu tangga nada minor alami dianggap sebagai tanda mula untuk tangga nada minor tersebut. Tangga nada mayor dan minor yang memiliki tanda mula sama disebut sebagai relatif. Jadi, tangga nada C mayor merupakan mayor relatif dari tangga nada A minor, dan tangga nada C minor adalah minor relatif dari tangga nada A mayor.

Tangga nada mayor relatif dari suatu tangga nada minor, ditentukan dengan menaikkan nada tonika tangga nada minor tersebut sebanyak satu nada dan satu seminada (tiga setengah langkah), yaitu dengan interval terts minor. Jika tanda mula suatu tangga nada, misalnya G mayor, terdiri atas satu kres, maka tangga nada minor relatifnya, E minor, juga memiliki satu kres sebagai tanda mula.

Baca Juga: Jawaban Bacaan Beni Berlatih Bela Diri

Bernyanyi Halo Halo Bandung halaman 50

Ayo Berkreasi

Buatlah tangga nada mayor dan minor !

Buatlah tangga nada tersebut dalam kotak berikut.

tangga nada C Minor
tangga nada C Mayor
tangga nada G Minor
tangga nada G Mayor

Ayo Renungkan

Memiliki kemampuan memahami teori musik sangat menyenangkan. Bagaimana seandainya kamu memiliki kemampuan tersebut? Apa yang akan kamu lakukan atas kemampuanmu tersebut? Tuliskan hasil renunganmu.

Jawab : Jika aku memiliki kemampuan memahami musik, aku akan membuat lagu untuk ayah dan ibu yang sudah melahirkan dan merawatku dengan baik. Lagu yang indah dan akan menyanyikannya dengan baik di depan orang tuaku.

Kesimpulan

Sobat bloggers sudah belajar banyak hal hari ini sesuai buku siswa tema 4 subtema 1 pembelajaran 6. Kita sudah belajar mengenai pelaksanaan tanggung jawab sebagai siswa, kita juga sudah belajar membuat pantun beserta maknanya, dan kita belajar memahami teori tangga nada mayor dan minor. Setelah belajar hari ini, kita jadi tahu bagaimana kemampuan kita dalam berpantun dan menyanyi yang ternyata menyenangkan. Jika hal tersebut menyenangkan dan baik, dapat dijadikan sebagai sebuah hobi.

Kamu misalnya memiliki hobi. Akan tetapi, kamu tidak tahu caranya untuk menyalurkan hobi tersebut. Coba kamu diskusikan dengan orang tuamu mengenai hobimu. Upayakan hingga  tercapai kata sepakat mengenai upaya penyaluran hobimu tersebut! Tuliskan hasil diskusimu. [Bloggers.id]

Baca Juga: Sistem Peredaran Darah Manusia Kelas 5 Tema 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *