Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa  – hai, sobat Bloggers, Kali ini kita akan membahas Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 4 tema 1 Subtema 3 Pembelajaran 5. Sebelum kamu melakukan penampilan tari Bungong Jeumpa, diskusikan secara berkelompok keterampilan yang harus dilakukan ketika menari.

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa Halaman 164

Tuliskan hasil diskusi pada kolom berikut!

Jawaban : Memiliki keterampilan teknis gerak , mencakup: kemampuan. menghafal urutan gerak, kemampuan olah tubuh, kemampuan. mentaati gaya tari dan kelenturan. Memiliki kepekaan musikal, yaitu kepekaan dalam. menyelaraskan ritme gerak tubuh dengan ritme musiknya. Mampu menghayati dan mengekpresikan karakter peran dari tarian yang ditampilkan

Baca Juga : Bacaan Sigap Membantu Sesama Kelas 4

Perhatikan penjelasan guru tentang kriteria penilaian. Ajukan pertanyaan jika ada hal yang belum kamu pahami dengan baik. Ketika kelompok lain tampil, kamu dapat membuat catatan sebagai bentuk apresiasi dengan tabel dan menjawab pertanyaan berikut.

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa

KelompokHal yang sudah dilakukan dengan baikHal yang masih perlu ditingkatkanSaran
    
    

Sobat bloggers dapat mengisi table berdasarkan penampilan kelompok lainnya pada saat menampilkan tarian.

Apresiasi seni adalah suatu penilaian terhadap suatu karya seni, mulai dari mengenali, menilai, dan menghargai makna atau nilai-nilai yang terkandung dalam karya seni tersebut. Pilih salah satu kelompok berdasarkan tabel di atas.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Kapitan Pattimura, Materi Kelas 4

Tulis apresiasimu atas penampilan tari dari kelompok tersebut dengan menjawab pertanyaan berikut.

1. Apa yang kamu ketahui tentang penampilan tari dari kelompok tersebut?
2. Bagaimana pendapatmu tentang penampilan mereka?
3. Menurutmu, bagian mana yang menarik dari penampilan kelompok tersebut? Mengapa?
4. Apa saran yang akan kamu sampaikan kepada kelompok tersebut agar mereka tampil lebih baik lagi?

Sobat bloggers dapat mengisi table berdasarkan penampilan kelompok lainnya pada saat menampilkan tarian.

Baca Juga : Bacaan Pemantulan dan Penyerapan Bunyi Kelas 4

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa Halaman 167

Kamu telah mengenal tentang keragaman sosial dan budaya pada pelajaran sebelumnya. Sekarang kamu akan menulis tentang keragaman sosial dan budaya yang ada di provinsimu. Sebelum menulis, kamu dapat melakukan wawancara kepada masyarakat sekitar (teman, guru, dan orang tua). Selain itu, kamu juga dapat melengkapi hasil wawancara kamu dari berbagai sumber bacaan, seperti buku perpustakaan, surat kabar, atau berbagai sumber dari internet.

Tulis informasi yang kamu peroleh pada kolom berikut.

Kebudayaan Jawa Tengah

Sumber : https://perpustakaan.id/budaya-jawa-tengah/

Suku yang ada di Jawa Tengah:
Jawa.Sunda.Tionghoa.Madura.Batak.Arab.Minangkabau.Betawi.Melayu.Bugis.Banjar.

Sebagian besar penduduk Jawa Tengah merupakan suku asli Jawa. Kebudayaan Jawa Tengah ini dikenal sebagai pusat budaya dimana terdapat kota Yogyakarta dan Surakarta terdapat pusat istana kerajaan Jawa yang masih ada hingga kini.

Bahasa yang digunakan
Indonesia.Jawa.

Terdapat sejumlah dialek Bahasa Jawa akan tetapi secara umum terdiri dari dua bagian yakni kulonan dan timuran.  Untuk bahasa kulonan dituturkan di bagian barat Jawa Tengah tang terdiri dari Dialek Banyumasan dan Dialek Tegal. Untuk dialek ini mempunyai pengucapan yang cukup berbeda dengan bahasa jawa Standar. Sementara untuk bahasa timuran dituturkan dibagian timur Jawa Tengah yang terdiri dari atas dialek Solo dan dialek Semarang.

Baca Juga : Jawaban Bacaan Mozaik Kreasi Bersama

Agama:
Islam.Kristen (Protestan dan Katolik).Hindu.Buddha.Kong Hu Cu.

Persebaran kebudayaan Jawa Tengah dalam agama mayoritas memeluk agama islam dan mayoritas masih mempertahankan tradisi kejawen yang dikenal dengan abangan. Selain agama islam, penduduk Jawa Tengah juga menganut agama Protestan, Katolik, Kong Hu Chu, Budha dan beberapa aliran kepercayaan lain.

Rumah Khas yang ada di Jawa Tengah
Joglo atau Tikelan.Tajug atau Tarub.Limasan.Kampung.Panggang Pe.

Mempunyai nama rumah khas yang biasa disebut dengan Joglo, bahkan Joglo ini tidak hanya dipunyai oleh Jawa Tengah saja melainkan juga Yogyakarta dan Jawa Timur. Mempunyai tiga bagian utama di dalam yaitu pendopo, pringgitan dan juga omah ndalem.

Baju khas Jawa Tengah
Jawi Jangkep.Kebaya.Kanigaran.Batik.Pangsi.Surjan dan Beskap.Basahan.

Kebudayaan Jawa Tengah untuk baju tradisional laki-laki disebut dengan beskap. Sebagai pelengkap di bagian kepala baisnaya terdapat blangkon atau kuluk. Sementara untuk bagian bawahnya menggunakan jarik yang diikat dengan menggunakan stagen. Di bagian belakang juga akan diselipkan senjata tradisional yang bernama keris.

Untuk perempuannya menggunakan kebaya. Bagian bawah menggunakan jarik yang juga diikat dengan memakai stagen. Umumnya, rambut juga akan ditata dengan cara disanggul dan dihiasi dengan aksesoris. Beberapa peninggalan kebudayaan Jawa Tengah yang masih ada hingga kini.

Baca Juga : Jawaban Bacaan Pawai Budaya Kelas 4 Tema 1

Baca Juga  Mari Menghemat Energi Listrik Kelas 4 Tema 2

Ciri Khas dan Peninggalan Kebudayaan Jawa Tengah:

1. Kesenian wayang

Pada bentuk aslinya yang muncul sebelum kebudayaan Hindu masuk ke Indonesia dan mulai berkembang di zaman Hindu Jawa. Pertunjukan wayang menjadi sisa-sisa acara keagamaan orang-orang Jawa yaitu sisa-sia kepercayaan animisnme dan dynamisme. Menurut kitab centini yang berisi tentang asal muasal wayang purwa disebutkan bahwa kesenian satu ini diciptakan oleh Raja jaya baya dari kerajaan menang atau Kediri.

2. Keris

Di kalangan masyarakat Jawa dilambangkan sebagai symbol kejantanan. Bahkan terkadang ada pula karena disebabkan oleh suatu hal apabila pengantin pria berhalangan hadir dalam acara temu pengantin maka dapat diwakilkan dengan sebilah keris.Keris ini merupakan kebudayaan Jawa Tengah yang menjadi lambang pusaka.

3. Ukiran Jepara

Para pengukir jepara ternyata pAndai menyesuaikan diri dengan gaya ukiran baru. Tak hanya membuat gaya ukiran yang khas Jepara saja, bahkan ukiran lain tidak kalah menarik. Meskipun beragam, sebaiknya ketika membuat ukiran tidak melupakan khas khas Jepara yang biasanya disebut dengan ukiran Jepara.

4. Kirab Apem Sewu

Kebudayaan Jawa Tengah yang merupakan acara ritual syukuran oleh masyarakat kampong Sewu yang biasanya digelar pada acara bulan Haji. Ritual ini diadakan guna mengenalkan kampong sewu sebagai sentra produksi apem pada seluruh masyarakat yang sekaligus dijadikan untuk menghargai para pembuat apem. Tak hanya itu saja, ritual ini juga sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan karena desa dan tempat tinggal mereka jau dari bencana.

5. Tidhek Siten.

Menjadi bagian dari kebudayaan Jawa Tengah yang masih berjalan hingga sekarang. Upacara ini diadakan untuk para bayi yang baru pertama kali belajar berjalan. Upacara ini diadakan ketika bayi berusia tujuh bulan dan mulai belajar duduk dna berjalan ditanah. Dan secara keseluruhan upacara ini diselenggarakan supaya kelak nantinya dirinya dapat mandiri di masa depan

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa Halaman 168

Baca Juga : Cara Menyinkronkan Google Drive di Linux dengan Insync

Baca Juga  Bacaan Kerja Bakti Membuat Jalan Setapak

Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa Halaman 168

Perhatikan kembali tangram yang telah kamu buat. Cermati bangun segiempat yang ada. Apakah kamu dapat memperkirakan besar sudut pada segiempat tersebut? Diskusikan dengan teman satu kelompok.

Perhatikan gambar segiempat berikut.

Perhatikan gambar segiempat berikut

1.      Apakah kamu dapat menemukan besar sudut yang belum diketahui dari segi empat di atas tanpa mengukur menggunakan busur? Jelaskan!

Jawaban :Sudut segiempat dapat ditemukan dengan cara mengurangkan jumlah besar sudut segiempat yaitu 360° dikurangi dengan jumlah sudut yang sudah ada.

2.      Bagaimana caramu menentukan besar sudut tersebut? Berikan contoh!

1.Bangun a= 360° – (115°+70°+70°)
= 360° – 255°
= 105°
2.Bangun  b= 360° – (90°+90°+125°)
= 360° – 305°
= 55°
3.Bangun  c= 360° – (72°+108°+72°)
= 360° – 252°
= 108°
4.Bangun  d= 360° – (46°+90°+102°)
= 360° – 238
= 122°
5Bangun  e= 360° – (55°+55°+125°)
= 360° – 235°
= 125°
6Bangun  f= 360° – (120°+86°+120°)
= 360° – 326°
= 34°

3.      Apa yang dapat kamu simpulkan tentang hubungan antarsudut pada bangun segi empat?

Jawaban :Jumlah besar sudut segiempat adalah 360°

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan Apresiasi Penampilan Tari Bungong Jeumpa yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 4 tema 1 Subtema 3 Pembelajaran 5. Sampaikan kepada orang tuamu tentang tari Bungong Jeumpa yang telah kamu tampilkan. Minta mereka menulis pendapat mereka tentang ceritamu. Sampaikan hasilnya kepada guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *