Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia kelas 5

Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia kelas 5

Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia kelas 5- Hai Sobat bloggers, kali ini kita akan membahas mengenai Penjelasan Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Kelas 5 Tema 1 Yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 5 Tema 1 Subtema 2 pembelajaran 3. Yuk simak bersama-sama pembahasannya. Indonesia merupakan bangsa yang dikaruniai Tuhan dengan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Mulai dari Keragaman potensi alamnya, sampai keadaan penduduknya. Sudahkah semua itu dimanfaatkan secara bertanggung jawab?

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Halaman 76

Di sela-sela istirahat, Pak Anto dan Beni memerhatikan lingkungan alam sekitar. Di sebelah timur mengalir sungai dengan aliran airnya yang jernih dan deras. Di sebelah barat terbentang luas ladang sayur. Di sebelah utara berbaris perbukitan yang ditumbuhi berbagai pohon. Adapun di sebelah selatan berdiri tegak gunung tempat hidup berbagai tumbuhan dan satwa.

“Pak, saya merasa sangat beruntung lahir dan hidup di Indonesia. Tanahnya subur dan alamnya sangat kaya,” kata Beni

“Beni, kekayaan dan keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia tidak sebatas sumber daya alamnya saja. Namun, juga kondisi kependudukannya. Jumlah penduduk Indonesia sekarang ini sekitar 254 juta jiwa. Penduduk tersebut tersebar hampir di 13.466 ribu pulau yang ada (menurut kepala Badan Informasi Geospasial), dari Sabang sampai Merauke. Masing-masing pulau atau wilayah memiliki beragam suku, adat, budaya, ras, agama, dan golongan. Dari sekian banyak  enduduk tersebut juga terdiri atas beragam latar belakang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya,” jelas Pak Anto.

“Wah, saya makin bangga jadi anak Indonesia,” sahut Beni.

Baca Juga  Gerabah dari Pulau Madura Kelas 5 Tema 1

Baca Juga : Bacaan Penyandang Cacat yang Sukses Kelas 5

Ayo Mengamati

Amatilah peta persebaran kepadatan penduduk di Indonesia berikut.

Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia peta persebaran kepadatan penduduk di Indonesia

Ayo Mencoba

Berdasarkan peta di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.

NoPertanyaanJawaban
1Pulau manakah yang paling padat penduduknya di Indonesia?Pulau terpadat penduduknya adalah Pulau Jawa
2Pulau manakah yang paling sedikit penduduknya di Indonesia?Pulau yang paling sedikit penduduknya adalah pulau Papua
3Berapakah jumlah kepadatan penduduk Provinsi Lampung?Jumlah kepadatan penduduk Provinsi Lampung adalah 50 -100 orang per km²
4Berapakah jumlah kepadatan penduduk Provinsi Papua Barat?Jumlah kepadatan penduduk Provinsi Papua Barat adalah kurang dari 10 orang per km²
5Berapakah jumlah kepadatan penduduk Provinsi tempat tinggalmu?Jumlah kepadatan penduduk Provinsi Jawa Tengah adalah 900 – 1.000 per km²

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Halaman 78

Ayo Mengamati

Wilayah Indonesia yang sangat luas dan berupa kepulauan telah mengakibatkan keragaman penduduknya, salah satunya adalah keragaman suku.

Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia peta suku bangsa di Indonesia

Amatilah peta persebaran suku-suku bangsa yang ada di Indonesia.

Kamu telah mengamati dan memahami persebaran suku-suku bangsa di Indonesia melalui peta di atas. Sekarang sebutkan dan tunjukkan suku-suku yang mendiami pulau-pulau yang ada di Indonesia berikut.

Baca Juga : Jawaban Bacaan Bersepeda Kelas 5 Tema 1

Ayo Berlatih

Pasangkan antara pulau dengan suku bangsa yang tepat dengan menarik garis.

Pasangkan antara pulau dengan suku bangsa yang tepat dengan menarik garis

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Halaman 80

Ayo Berdiskusi

Selain keberagaman suku bangsa, Indonesia juga dianugerahi keberagaman agama. Saat ini ada 6 agama yang diakui oleh pemerintah untuk dianut oleh masyarakat, yakni Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Adapun Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbesar di Indonesia. Coba diskusikan dengan temanmu, daerah-daerah persebaran agama di Indonesia.

Berilah tanda-tanda seperti berikut pada daerah-daerah di peta sesuai persebaran agamanya.

Berilah tanda-tanda seperti berikut pada daerah-daerah di peta sesuai persebaran agamanya.

Ayo Mengamati

Wah, beragam sekali ya penduduk Indonesia. Untuk mengetahui keberagaman kondisi penduduk Indonesia bisa kamu mulai dengan mengamati lingkungan tempat tinggalmu.

Kamu dapat mengetahuinya dengan melakukan wawancara dengan orang tua, perangkat RT dan RW, Kepala Desa, ataupun tokoh masyarakat.

Baca Juga : Jawaban Bacaan Gerak Kupu-Kupu Kelas 5 Tema 1 ST 1

Lakukan wawancara dengan kelompok belajarmu.

Sebelum memulai wawancara lakukan dulu berbagai persiapan di antaranya:

1. tentukan tempat dan waktu wawancara,
2. tentukan korespondennya,
3. tentukan tugas masing-masing anggota,
4. tiapkan peralatan, dan
5. susunlah pertanyaan-pertanyaan dengan baik.

Tema wawancara:

Wilayah Tempat Tinggalku adalah Indonesia Kecil

Hal yang menjadi perhatian:

a. Agama penduduk
b. Suku penduduk
c. Tingkat ekonomi penduduk
d. Tingkat pendidikan penduduk

Tuliskan hasil wawancaramu pada kolom berikut. Desaku yang Kaya

1. FISIK

a. Luas : 3,2 km²

b. Batas : Sebelah Timur berbatasan dengan Kalilandak, Sebelah Selatan Berbatasan dengan sungai Gintung, Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Sukaramai, Sebelah Utara berbatasan dengan Kampung Duren

c. Kondisi Alam : Kondisi alam didesaku adalah dataran rendah, sebagian besar lahan adalah lahan pertanian karena desaku mengalir sungai Gintung yang cukup besar dan dimanfaatkan sebagai irigasi untuk pertanian

2. NON-FISIK

a. Agama penduduk : penduduk beragama Islam dan sebagian kecil beragama nasrani
b. Suku penduduk : Suku mayoritas di desaku adalah suku jawa
c. Tingkat ekonomi penduduk : Kebanyakan penduduk di desaku bekerja sebagai petani
d. Tingkat pendidikan penduduk : Tingkat penddikan di desaku sebagian besar lulusan smp dan sma

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Halaman 82

Beni ingin sekali menjadi anak yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Namun, Beni bingung ingin memulainya dari mana. Karena lingkungan tempat tinggalnya sangat beragam, baik dari sosial, budaya, agama, suku, profesi, maupun sumber daya alamnya. Walaupun demikian semua warga hidup dengan rukun. Mereka saling membantu, terutama dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan umum. Kepedulian mereka juga sangat tinggi apabila ada salah satu warga yang sedang mengalami kesusahan, seperti saat ada orang yang sakit, ada orang meninggal, dan lain-lain.

Baca Juga  Jawaban Bacaan Bersepeda Kelas 5 Tema 1

Baca Juga : Kunci Jawaban Bacaan Siput Bukanlah Hewan Lemah Kelas 5

Ayo Membaca

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Kerukunan umat beragama merupakan bentuk hubungan antar-manusia yang damai berkat adanya toleransi beragama. Toleransi beragama adalah suatu sikap saling mengerti dan menghargai tanpa adanya sikap membeda-bedakan dan mengecilkan umat agama lain.

Kerukunan umat beragama sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mencapai kesejahteraan hidup. seperti yang telah kita ketahui bahwa Indonesia memiliki keragaman yang begitu banyak, salah satunya adalah agama. Meskipun mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam, namun ada beberapa agama lain yang juga dianut, yakni Buddha, Hindu, Kristen, Katholik, dan Konghucu. Setiap agama tentunya memiliki aturan masing-masing dalam menjalankan ajaran agamanya. Namun, perbedaan ini bukanlah alasan menjadi pemecah belah, namun justru menjadi pemersatu dan memperkaya nilai-nilai dalam masyarakat. Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama, kita harus menjagakerukunan umat beragama agar bangsa dan negara kita tetap menjadi satu kesatuan yang utuh.

Tri Kerukunan Umat Beragama merupakan program yang dicanangkan pemerintah untuk menciptakan kehidupan beragama damai dan rukun. Program ini menghendaki adanya kerukunan antarumat beragama dalam satu agama (intern umat beragama), kerukunan antara umat beragamayang satu dengan agama lain, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah munculnya konflik dalam kehidupan beragama.

Baca Juga : Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan Kelas 5

Tri Kerukunan Umat Beragama bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa hidup dalam kebersamaan, meskipun banyak perbedaan. Program ini harus diwujudkan agar tidak terjadi pengekangan dan pengurangan hak-hak dalam menjalankan ajaran agama, seperti dalam pendirian rumah ibadah, pelaksanaan ibadah dan hari besar keagamaan, serta penyiaran agama.

Baca Juga  Bacaan Bagaimana Jagung Berkembang Biak Kelas 6

Tri Kerukunan Umat Beragama dimulai dengan kerukunan antar-umat beragama dalam satu agama. Perbedaan pandangan dalam satu agama dapat memicu terjadinya konflik dalam agama itu sendiri. Oleh karena itu pandangan-pandangan ini harus diupayakan agar tidak saling merasa bahwa pandangannya adalah yang paling benar.

Tri Kerukunan Umat Beragama selanjutnya adalah kerukunan antarumat beragama yang memiliki pengertian kehidupan yang rukunantar masyarakat meskipun berbeda agama dan keyakinan. Dalam hal ini tidak terjadi sikap saling curiga serta selalu memperhatikan agama masing-masing. Selain itu juga tidak saling bebas agama kepada orang lain.

The Tri Kerukunan Umat Beragama yang terakhir adalah kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah mengandung pengertian bahwa tiap-tiap umat beragama dapat bekerja sama dan baik dengan pemerintah dalam menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam hal ini para tokoh agama dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam mencari solusi yang baik tanpa merugikan pihak manapun.

Disarikan dari: www.fauzanazima.wordpress.com

Baca Juga : Jawaban Kondisi Geografis Pulau-Pulau Besar di Indonesia

Tentukan ide pokok dari masing-masing paragraf bacaan di atas.

ParagrafIde Pokok
1Kerukunan umat beragama merupakan bentuk hubungan antar-manusia yang damai berkat adanya toleransi beragama
2Kerukunan umat beragama sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mencapai kesejahteraan hidup.
3Tri Kerukunan Umat Beragama merupakan program yang dicanangkan pemerintah untuk menciptakan kehidupan beragama damai dan rukun.
4Tri Kerukunan Umat Beragama bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa hidup dalam kebersamaan, meskipun banyak perbedaan.
5Tri Kerukunan Umat Beragama dimulai dengan kerukunan antarumat beragama dalam satu agama (intern umat baragama).
6Tri Kerukunan Umat Beragama selanjutnya adalah kerukunan antarumat beragama yang memiliki pengertian kehidupan yang rukun antarmasyarakat meskipun berbeda agama dan keyakinan.
7Tri Kerukunan Umat Beragama yang terakhir adalah kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah mengandung pengertian bahwa tiap-tiap umat beragama dapat bekerja sama dan bermitra secara baik dengan pemerintah dalam menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Halaman 84

Menjaga kerukunan beragama merupakan perilaku yang baik yang harus dilakukan oleh siapa pun. Hal tersebut juga mencerminkan penerapan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila Pancasila, terutama Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Ayo Mencoba

Setiap sila dalam Pancasila memiliki nilai-nilai luhur yang berbeda satu sama lain. Sekarang bersama dengan temanmu

Bandingkan nilai-nilai luhur setiap sila dalam Pancasila.

SILA I Ketuhanan Yang Maha EsaBebas mememeluk agama dan menjalankan ibadah, rajin beribadah, tidak memaksakan agama kepada orang lain, menghormati orang lain yang sedang beribadah dan merayakan hari besar agamanya.
SILA II Kemanusiaan yang Adil dan BeradabBerteman tanpa membeda-bedakan latar belakangnya, tidak berpihak sebelah dalam menyelesaikan masalah, menjenguk orang yang sakit, membantu orang lain yang kesusahan.
SILA III Persatuan IndonesiaGotong royong, kerja kelompok, mempelajari kebudayaan dari daerah lain, mencintai kebudayaan asli daerahnya sendiri, mencintai produk-produk buatan dalam negeri.
SILA IV Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ PerwakilanPemilu, musyawarah untuk mufakat, pemilihan kepala desa, menghargai pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak dan pendapat kepada orang lain, melaksanakan keputusan bersama secara ikhlas dan bertanggung jawab.  
SILA V Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat IndonesiaMemiliki kedudukan yang sama di muka hukum, melaksanakan pembangunan dan menikmati hasil-hasil pembangunan nasional secara bertanggung jawab

Pancasila menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, maka dari itu perilaku dan sikap masyarakatnya haruslah mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila. Meskipun demikian, sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari perilaku orang-orang sekitar kita yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga : Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sila-Sila Pancasila

Berikut beberapa contoh perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

LingkunganPerilaku yang Tidak Sesuai dengan Nilai-Nilai Pancasila
SekolahMemilih teman hanya yang kaya sajaTidak mau meminjamkan peralatan sekolah kepada teman. MenyontekBerkelahiTidak mau mengikuti upacara benderaMengejek teman
RumahTidak melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanyaTidak mau berbagi makanan dengan anggota keluarga yang lainBermalas-malasanMembantah orang tuaMemaksakan kehendak kepada anggota keluargaBerbohong
Masyarakat  Tidak mau menjenguk tetangganya yang sakitMelarang orang lain melakukan peribadahan sesuai dengan agamanyaMinum-minuman keras dan berjudiTidak mau mengikuti kegiatan kerja bakti, ronda, dan rapat lingkunganSuka pamer kekayaanMencuriMenganiaya temanMelakukan kekerasan

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Halaman 86

Ayo Mengamati

Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Banyak faktor yang membuat bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang besar yang bisa disandingkan dengan bangsa-bangsa besar lainnya di dunia. Banyak faktor pula yang menjadikan kita semakin bangga menjadi warga negara Indonesia.

Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Nilai-nilai luhur yang hidup di tengah-tengah masyarakat.
2. Wilayahnya yang luas dan berupa kepulauan.
3. Letak geografis dan strategisnya.
4. Besarnya jumlah penduduk.
5. Beragamnya suku, agama, ras, dan golongan.
6. Beragamnya budaya, sosial, dan ekonomi.

Baca Juga : Jawaban Bacaan Gerak Ikan dalam Air Kelas 5 Tema 1

Keberragaman yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh luasnya wilayah Indonesia. Wilayah Indonesia berupa kepulauan yang terdiri atas pulau besar dan kecil baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Meskipun demikian, keragaman ini menjadi pemecah justru menjadi pemersatu bangsa dengan berlandaskan Pancasila.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan  mengenai Jawaban  Bacaan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Kelas 5 Tema 1 Yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 5 Tema 1 Subtema 2 pembelajaran 3. Mintalah pendapat orang tuamu mengenai perilaku-perilaku orang-orang di wilayah tempat tinggalmu. Adakah perilaku mereka yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *